Ry Benci PakPol

Ry Benci PakPol
Jojo


__ADS_3

"Jadilah seperti bawang merah, sering di sakiti, dipotong tapi gak pernah nangis, yang nangis malah yang nyakitin dan motong."


Dini hari Kevin membuka kedua matanya saat mendengar suara adzan yang berasal dari mesjid yang berada di dekat rumahnya. Kevin meraba kasur yang berada di sebelahnya dengan menggunakan tangannya. Saat Kevin meraba kasur yang berada di sebelahnya dia tidak menemukan Ry di sana.


Kevin yang tidak menemukan keberadaan Ry di kasur dia segera bangun dari tempat tidur. Kevin berjalan ke arah pintu kamarnya, Kevin sudah berdiri di depan pintu kamarnya lalu dia membuka pintu kamarnya.


Ceklek......... Ceklek


"Baru saja mau aku ketuk pintunya ternyata udah di buka dengan mas." Jojo yang sudah berdiri di depan pintu kamar dengan tangan yang hendak mengetuk pintu kamar.


"Kamu ngapain berdiri di depan pintu kamar aku?" Setelah pintu kamar di buka oleh Kevin, Kevin melihat Jojo yang sudah berdiri di depan pintu kamar.


"Aku cuma mau tanya gimana keadaan bunda?" tanya Jojo.


"Astagfirullah aku baru ingat bunda sakit." Setelah mengatakan itu Kevin segera berjalan ke arah kamar bunda.


Kevin sudah berada di depan pintu kamar bunda membuka pintu kamar bunda. Pintu kamar bunda terbuka Kevin berjalan masuk kedalam kamar bunda.

__ADS_1


"Bagaimana keadaan bunda?" Kevin sudah berdiri di hadapan Ry.


"Alhamdulillah panas tante sudah turun mase." Ry berbicara sambil menatap mata Kevin.


"Syukur kalau panas bunda sudah turun." Kevin meletakkan tangan di kening bunda, Kevin merasa panas di kening bunda sudah turun tidak seperti tadi malam.


"Iya mase." Ry berbicara sambil menguap.


"Chubby udah tidur?" Kevin melihat Ry yang menguap.


"Mendingan Chubby tidur dulu sana tuh lihat matanya udah kayak mata panda." Kevin memperhatikan di bawah mata Ry terdapat lingkaran hitam yang menandai bahwa tadi malam Ry sama sekali tidur karena merawat dan menjaga bunda.


"Terus bunda siapa yang jaga?" tanya Ry.


"Bunda biar aku saja menjaga." Jojo masuk kedalam kamar bunda, dia berjalan menghampiri Kevin dan Ry.


"Jojo." Ry menoleh ke arah sumber suara tersebut ternyata berasal dari Jojo.

__ADS_1


"Nah, sekarang mendingan Chubby tidur sana sebelum aku tidurin," kata Kevin.


"Emang Ry debay pakai di tidurin dengan mase," kata Ry.


"Chubby itu big baby aku." Kevin menangkupi wajah Ry dengan kedua tangan.


"Isisis, Ry gak big baby mase." Ry berbicara sambil bibir nya mengerucut.


"Ah, aku jadi games dengan big baby." Kevin yang melihat bibir Ry mengerucut, jadi gemes sehingga dia pun ingin mencium bibir Ry. Kevin menundukkan kepalanya lalu dia mendekati bibir ke arah bibir Ry.


"Hei, kalian kalau mau ciuman jangan di sini. Kalian menodai mata suci aku." Jojo sudah berdiri di samping Kevin, tetapi mereka sama sekali tidak memperdulikan keberadaan Jojo. Jojo yang melihat Kevin hendak mencium bibir Ry, dia segera menyadari Kevin bahwa dia berada di situ.


"Ah, ada bocil lagi." Kevin tersadar dengan keberadaan Jojo sehingga Kevin menarikan kepalanya supaya menjauh dari wajah Ry. Kevin melepaskan tangkupan tangan di wajah Ry.


"Ry ngatuk mau tidur dulu." Ry turun dari tempat tidur lalu dia berjalan terburu-buru meninggalkan kamar bunda, Ry merasa malu karena Kevin tadi mau mencium bibir tapi tidak jadi karena Jojo menyandari mereka tentang keberadaannya di dalam kamar bunda.


...~ Bersambung ~...

__ADS_1


__ADS_2