
"Bentar lagi puasa, bersihkan hati putuskan pacarmu, lalu jadilah pacarku."
Kevin yang mendengarkan ucapan Asa lalu Kevin menghelahkan nafasnya. Kevin pun berusaha membujuk Asa supaya tidak menagis, setelah Asa berhenti menagis Kevin mengajak Asa untuk berbicara di cafe yang biasa mereka nongkrong di sana.
FlashOn...........
Kevin melihat Ry sedang meminum air dari gelas yang dia berikan. Ry merasa sudah cukup meminum air dari dalam gelas tersebut lalu Ry meletakkan gelas tersebut di atas meja. Ry kembali memakan nasi goreng yang berada di atas piring tersebut.
"Jangan lupa kamu cuci semuanya." Kevin berdiri dari kursi tersebut.
"Mase mau kemana?" Ry berhenti menyuapi nasi goreng tersebut ke dalam mulutnya, dia melihat Kevin yang berdiri dari kursi.
"Kamar mandi, kenapa kamu mau ikut?" Kevin yang sudah berdiri di samping kursi Ry.
"Ididih, siapa juga yang mau ikut." Ry kembali melanjutkan menyuapi nasi goreng tersebut ke arah mulut nya mengunakan sendok.
Setelah Kevin pergi barulah Ry menyadari bahwa dia belum mengucapkan terimakasih kepada Kevin. Nasi goreng yang berada di piring Ry sudah habis lalu Ry mengambil gelas yang berada di atas meja tersebut. Ry meminum air yang berada dalam gelas tersebut sampai habis.
Kevin yang sudah berada di dalam kamar mengambil kain sarung, peci dan sajadah. Kevin sudah memakai kain sarung dan peci lalu dia melakukan shalat tahajud. Kevin melakukan shalat tahajud dengan khusyuk.
Cklek........ Cklek
Pintu kamar terbuka Ry sudah berada di depan pintu mau berjalan masuk ke dalam kamar. Tetapi Ry tidak jadi melangkah masuk ke dalam kamar melihat Kevin yang sedang melakukan shalat tahajud. Ry berdiri di depan pintu kamar sambil menunggu Kevin selesai melakukan shalat tahajud.
Setelah Kevin selesai melakukan shalat tahajud, dia menadahkan kedua tangan berdo'a kepada Allah.
Ya Allah ampunkanlah segala dosa-dosa aku, serta dosa kedua orang tua aku, adek aku dan istri aku. Ya Allah berikanlah kami umur yang panjang serta kesehatan jasmani dan rohani. Ya Allah berikan kami rezeki yang berlimpah serta kebahagiaan dunia dan akhirat.
Ya Allah hamba bingung, engkau hadapankan hamba ini dengan dua orang perempuan. Seorang perempuan yang begitu hamba cinta karena dia merupakan cinta pertama hamba. Bahkan dia rela meninggalkan agama hanya demi hamba. Dan perempuan yang satunya lagi ialah perempuan yang telah hamba nikah secara sirih.
Walaupun hamba tidak memiliki rasa cinta untuk si perempuan tersebut tetapi setelah berjalan waktu hamba mulai mulai nyaman dengan kehadiran sebagi istri hamba. Hamba bingung ya Allah harus memilih siapa dari salah satu di antara mereka untuk hamba jadikan istri sah.
Ya Allah hamba mohon tolong berikanlah petunjuk mu kepada hamba agar hamba bisa memilih salah satu di antara mereka. Dan semoga setelah hamba memilih salah satu dari mereka, tidak ada yang terluka hatinya karena pilihan hamba.
__ADS_1
Esokan harinya hari sudah mulai sore ketua Bem membubarkan calon mahasiswa baru. Mereka semua bergegas meninggalkan halaman kampus. Ry berjalan terburu-buru untuk pergi meninggalkan halaman kampus. Ry yang berjalan terburu-buru sehingga menabrak seorang.
Bruk........ Bruk
"Kamu itu kalau jalan pakai mata." Seorang perempuan berdecak pinggang menatap Ry dengan tatapan tajam.
"Bukan jalan itu pakai kaki." Ry mengangkat kepala lalu dia menatap wajah seorang perempuan berdiri di hadapan sambil berdecak pinggang.
"Ah kamu benar-banar ya." Si perempuan tersebut kesal dengan Ry yang menjawab ucapan, lalu si perempuan tersebut mengangkat tangannya hendak mau menampar Ry.
Sepasang mata yang sedang melihat ke arah dua perempuan yang sedang ribut tersebut. Sepasang mata tersebut terus saja memperhatikan si perempuan yang Ry di tabrak oleh Ry, si perempuan tersebut mengangkat tangannya seperti ingin menampar Ry.
"Apa begini etika seorang anggota Bem?" Ry memegang tangan si perempuan tersebut, Ry menatap tajam ke arah si perempuan tersebut.
"Hei, lepaskan tangan aku." Si perempuan tersebut berusaha untuk melepaskan tangannya dari tangan Ry.
"Coba saja sendiri lepaskan." Ry menatang si perempuan tersebut untuk melepaskan tangannya sendiri. Ry memegang tangan si perempuan tersebut dengan kuat.
"Baiklah hari ini aku sedang berbaik hati melepaskan kamu, tapi lain kali jika kamu coba menyakiti aku maka aku tidak akan mengampuni kamu." Ry melepaskan tangannya dari tanggan si perempuan tersebut, lalu Ry tersenyum devil ke arah si perempuan tersebut.
Sesampainya Ry di depan rumah Kevin, Ry melihat pintu rumah Kevin yang tertutup. Ry mengetuk pintu rumah Kevin berkali-kali tetapi tidak ada jawaban. Akhirnya Ry menunggu sambil duduk di depan terasa rumah Kevin.
Ry yang merasa kelelahan akhir tertidur di kursi sambil menunggu Kevin, bunda dan Jojo pulang. Tetapi matahari sudah terbenam mereka belum juga pulang kerumah. Bahkan langit sudah berubah menjadi gelap sehingga di depan ruang Kevin terlihat gelap.
Terdengar suara adzan berkumandang sehingga Ry mulai membukak mata secara berlahan-lahan setelah mendengar suara adzan tersebut. Ry melihat suasana rumah Kevin yang terlihat gelap gulita. Ry mengeluarkan ponsel dari saku celana lalu Ry menghubungi nomor ponsel Kevin tetapi tidak di angkat oleh Kevin.
Ry kembali menghubungi nomor ponsel Kevin tetapi tidak di angkat oleh Kevin.
"Ah mereka kemana sih jam segini belum pulang." Ry mengerutu sambil kesal karena tidak bisa masuk ke dalam rumah.
Plak........ Plak
"Ah mana nyamuk banyak lagi." Ry memukul nyamuk yang mengigit lengan.
__ADS_1
"Aduh kalau gini bisa habis darah Ry. " Ry yang terus menepuk nyamuk yang mengigit lengan dan betis Ry.
Brum.............. Brum
Ry yang mendengar suara motor segera menoleh ke arah motor tersebut. Motor tersebut berhenti di halaman rumah.
"Assalamu'alaikum, kamu ngapain di situ?"Kevin turun dari motor lalu dia berjalan ke arah teras rumah.
"Walaikumsalam, nungguin mase pulang.Mase ada kunci rumah?" Ry berdiri kursi yang berada di teras rumahnya.
"Ada nih." Kevin menujukan kunci rumah kepada Ry lalu Kevin membuka pintu rumah dengan kunci tersebut.
Cklek............Cklek
Kevin membuka pintu rumah, setelah pintu rumah terbuka Ry berjalan masuk ke dalam rumah. Kevin berjalan mengikuti Ry dari belakang. Ry sudah berada di dapur segera membuka kulkas lalu Ry mengambil botol yang berada di dalam kulkas.
Ry segera meneguk air dalam botol tersebut sampai tidak tersisa dengan sekali teguk.
"Kamu haus?" Kevin yang sudah berada di dapur.
"Iya, tante ama Jojo mana?" Ry menutup pintu kulkas lalu Ry meletakkan botol kosong tersebut di westafel.
"Bunda lagi pergi ke rumah saudara," jawab Kevin.
"Jadi kita cuma berdua di rumah?" Ry membalikkan badan lalu Ry menoleh ke arah Kevin.
"Iya." Kevin berjalan ke kamar mandi.
...~ Bersambung ~...
Hai Guys sambil menunggu Ry Benci Pakpol Mampir kisah Perjuangan Ucup yg Ry angkat dr kisah nyata.
__ADS_1