
"Kenapa air keringat rasanya asin? karena tidak ada perjuangan yang manis kayak Ry 😅."
"Ntah lah." Kevin menundukkan kepalanya untuk melihat selang air tersebut lebih dekat.
Byur........ Byur
Tiba-tiba saja air dari selang tersebut keluar membasahi wajah Kevin. Ry yang baru saja berjalan selangkah dari tempat tersebut terkejut saat mendengarkan suara dercikan air yang mengalir dari selang tersebut.
"Hahahaha." Ry menoleh ke arah Kevin yang wajahnya terkena air, Ry tertawa terpingkal-pingkal melihat wajah Kevin basah terkena air
"Kamu ngetawain aku?" Kevin mengangkat kepala nya lalu dia mengarahkan selang ke arah motor patroli. Sehingga air dari selang tersebut membasahi motor patroli.
"Iya," kata Ry.
"Kamu ngapin masih di situ cepatan? cepat lanjutkan mencuci motor yang ini." Kevin menoleh ke arah Ry, Kevin menyuruh Ry melanjutkan mencuci motor yang tadi.
"Iya nih mau Ry lanjutkan nyuci motornya." Ry segera berjalan ke arah motor tersebut. Ry kembali mencuci motor tersebut.
"Yang sana belum kamu kasih sabun itu." Kevin yang sudah selesai menyiram air di motor patroli sehingga terlihat bersih tidak ada lagi sabun. Setelah itu Kevin menoleh ke arah motor yang sedang Ry cuci.
"Iya ini mau Ry kasih sabun." Ry segera memberikan sabun di motor tersebut.
"Heleh alasan aja tuh untung tadi aku lihat, kamu kalau cuci motor itu yang benar. Semua di kasih sabun biar motor itu bersih," kata Kevin.
"Mana lagi yang belum Ry kasih sabun?" Ry memperhatikan semua bagian motor tersebut, agar tidak ada yang terlewatkan tanpa sabun.
"Udah semua." Kevin memperhatikan motor tersebut, setiap bagian motor tersebut sudah di beri sabun serta di gosok-gosok oleh Ry.
"Ya udah sekarang tinggal mase siram aja tuh motor." Ry menyuruh Kevin untuk menyirami motor tersebut mengunakan air yang ada di selang.
"Nih juga mau aku siram." Kevin menyirami motor tersebut dengan menggunakan air yang berada di selang tersebut. Setiap sabun yang menempel pada motor tersebut di siram oleh air yang berada di selang sehingga sabun tersebut habis tidak tersisa lagi. Kevin yang melihat sudah tidak ada lagi sabun yang menempel pada motor tersebut. Kevin melihat ke arah Ry yang berdiri didekat motor tersebut, sehingga terbesit pikiran Kevin.
"Mase kok Ry di siram sih." Ry berteriak kesal melihat wajahnya terkena air selang yang di siram oleh Kevin.
__ADS_1
"Ops, sorry aku gak sengaja." Kevin yang tersenyum mengejek ke arah Ry.
"Heleh, mana ada gak sengaja udah jelas mase itu emang sengaja kan tadi menyiram wajah Ry." Ry yang wajah terkenal siraman air selang tersebut merasa tidak terima. Ry segera berjalan mendekat ke arah Kevin.
"Aku benaran gak sengaja nyiram kamu, soalnya aku gak melihat kamu. " Kevin yang mengarahkan air dari selang tersebut ke tanaman yang ada di halaman rumah Kevin.
"Ckckckck, heleh alasan aja. Masak Ry yang sebesar ini gak kelihatan sih." Ry sudah berdiri di hadapan samping Kevin.
Kevin tidak menanggapi perkataan Ry, dia lebih fokus menyiram tanaman yang ada di halaman rumahnya.
"Sini biar Ry menyirami tanaman nya." Ry merebut selang air tersebut tangan Kevin.
"Gak usah biar aku saja." Kevin tidak membiarkan selang air tersebut di rebut oleh Ry. Sehingga terjadi tarik menarik merebutkan selang air tersebut.
"Gak mau biar Ry aja." Ry masih berusaha merebut selang air tersebut dari tangan Kevin. Sehingga terjadi perebutan selang air tersebut.
"Kamu ini benar-benar keras kepala." Kevin yang masih bersih keras hati bahwa dia tidak mau memberikan selang air tersebut kepada Ry.
"Kamu juga jadi laki-laki yang mau ngalah ama perempuan." Ry yang tidak terima di katai keras kepala oleh Kevin.
"Aww." Ry pun terpeleset karena tanah yang Ry pijak terkena air.
Kevin dengan sigap memegang pinggul Ry agar Ry tidak terjatuh ke tanah. Posisi mereka yang terlihat begitu intim sehingga membuat jantung Ry berdetak kencang.
Deg................. Deg
Kevin juga merasakan hal yang sama saat tangan memegang pinggul Ry. Jantung Kevin juga berdekat begitu kencang. Mereka sama-sama diam dan sibuk dengan pikiran mereka masing-masing. Seorang yang baru saja berjalan melewati pintu rumah. Seorang itu sudah berdiri di depan teras rumah.
Seorang itu melihat Kevin dan Ry yang masih dengan posisi yang intim. Seorang tersebut melihat Kevin dan Ry menatap dengan penuh tatapan cinta.
"Hm, kalian sedang apa?" seorang tersebut berdehem.
"Eh itu." Kevin menoleh ke arah suara tersebut lalu dia merasa bingung untuk menjawab pertanyaan tersebut.
__ADS_1
"Kita tadi lagi rebutan selang air, Iyakan mase?" Ry mengubah posisi berdiri sehingga sudah berdiri lurus dan sejajar dengan Kevin. Ry menoleh ke arah seorang itu yaitu Jojo.
"Iya Jojo." Kevin segera melepaskan tangannya dari pinggang Ry.
"Mas dan mbak kok ngajak Jojo sih? kan Jojo juga mau nyuci motor." Jojo berjalan mendekat ke arah Kevin dan Ry.
"Lagian udah siap juga cuci motornya," kata Kevin.
"Yang sayang banget." Jojo sudah berdiri di antara Kevin dan Ry dengan wajah yang sedih.
"Jojo gimana kalau kita main air aja?" Ry yang gak tega melihat wajah Jojo bersedih akhirnya mengajak Jojo untuk bermain air.
"Boleh boleh mbak Ry." Jojo bersemangat dengan ajakan Ry.
"Sini selang airnya." Ry mengambil selang air tangan Kevin lalu dia menyiram Jojo.
"Eh, kamu kok nyiram Jojo?" Kevin menatap tajam ke arah Ry yang menyiram Jojo sehingga pakaian Jojo basah
"Oh mase mau juga." Setelah itu menyiram air ke badan Kevin sehingga baju kaos yang Kevin pakai basah.
"Mas ambil selang airnya." Jojo menyuruh Kevin mengambil selang air dari tanah Ry.
"Nih uda ama mas." Kevin mengambil selang air dari tangan Ry sekarang gantian Kevin yang menyiram air di bagian badan Ry.
"Mas siniin selang airnya." Jojo meminta selang air tersebut kepada Kevin.
"Nih Jojo." Kevin memberikan selang air tersebut kepada Jojo.
"Jojo jangan Ry tapi siram aja mase." Ry meminta Jojo untuk tidak menyiramkan air kepada dirinya melainkan kepada Kevin.
"Makasih mas." Jojo mengambil selang air dari tangan Kevin.
"Jojo siram aja dia." Kevin menyuruh Jojo menyiram Ry.
__ADS_1
"Biar adil aku siram kalian berdua." Jojo menyiram air kepada Kevin dan Ry secara bergantian, dia terlihat senang melihat Kevin dan Ry yang sudah basah kuyup.
...~ Bersambung ~...