Ry Benci PakPol

Ry Benci PakPol
Pernikahan Siapa?


__ADS_3

"Nakal aku sudah selesai, main aku sudah bosan, sekarang waktunya aku memperbaiki diri."


Flashback...........


Setelah di putuskan oleh Kevin secara sepihak sehingga Asa sampai jatuh pingsan ketika sampai di rumahnya. Asa masih berharap kepada Kevin agar mengajak dirinya untuk CLBK. Tetapi keputusan Kevin sudah bulat untuk putus dari Asa.


Walaupun Kevin tahu gara-gara keputusan itu membuat Asa jatuh pingsan. Kevin merasa sedih dan bersalah telah membuat Asa jatuh pingsan tetapi Kevin tidak mempunyai pilihan lain selain putus dari Asa. Bagaimana pun Kevin dan Asa tidak akan pernah di takdirkan untuk bersama. Ada satu penghalang yang membuat mereka tidak mungkin bersama yaitu keyakinan mereka berbeda.


Dari awal Kevin dan Asa sudah salah menjalin hubungan pacaran dengan beda keyakinan. Tetapi mereka tetap bersikeras untuk tetap bersama karena mereka saling mencintai. Dan sekarang tiba-tiba saja Kevin memutuskan Asa secara sepihak dengan alasan beda keyakinan.


Sekarang jam sudah menujukan pukul 00.00 wib, tetapi Ada belum merasakan kantuk.Asa yang masih duduk sambil bersadar di besboard tempat tidur.


"Hiks hiks hiks." Asa yang menagis tersedu-sedu, mengingat ucapan Kevin yang tega sekali memutuskan hubungan mereka secara sepihak. Padahal setelah banyak hal yang Asa lakukan untuk Kevin dan keluarga Kevin.


"Kamu jahat mutusin aku secara sepihak." Asa mengambil ponselnya yang berada di atas tempat tidurnya letaknya di samping bantal. Asa melihat foto Kevin yang berada di galeri ponselnya.


Asa membuka aplikasi chat di ponselnya tetapi Asa tidak menemukan ada chat baru yang di kirimkan Kevin. Sehingga Asa merasa sedih, Asa merasa Kevin sudah tidak memperdulikan dia lagi. Padahal Kevin tahu bahwa keadaan Asa untuk saat ini sedang broken heart.


Esokan Harinya Asa yang sudah berganti shift dengan dokter lainnya segera keluar dari ruangan tersebut. Di jalan menuju koridor RS Asa berpikir untuk datang kerumah Kevin. Asa sudah lama tidak bertemu dengan bunda dan adek Kevin.


Asa juga berniat menceritakan kepada bunda bahwa Kevin memutuskannya secara sepihak. Asa merasa yakin kalau bunda Kevin mengetahui Kevin memutuskan Asa secara sepihak maka bunda akan memarahi Kevin. Bunda juga pasti akan menyuruh Kevin untuk CLBK dengan Asa.

__ADS_1


Asa yang membayangkan hal itu merasa senang, bunda Kevin lebih menyayangi Asa sebagai anaknya di bandingkan Kevin yang anak kandungan. Asa sudah banyak membantu bunda Kevin saat mengalami masalah keuangan ketika ayah Kevin meninggal dunia dan saat Kevin masuk pelatihan menjadi polisi.


Asa memberikan uang kepada bunda Kevin secara cuma-cuma. Hal itu Asa lakukan tanpa sepengetahuan keluarga nya. Asa hanya tidak ingin melihat bunda dan adeknya Kevin merasakan hidup susah sehingga Asa selalu membantu mereka. Bahkan saat Kevin sedang dalam pendidikan kepolisian maka Asa yang mengantikan tugas Kevin sebagai tulang punggung keluarga Kevin.


Asa begitu mencintai Kevin dan keluarganya, maka nya Asa selalu dengan suka rela membantu Kevin dan keluarganya. Saat Kevin sudah berhasil menjadi seorang polisi Asa adalah orang pertama yang begitu bahagia melihat keberhasilan sang kekasih. Asa tidak berpikir setelah sang kekasih berhasil menjadi polisi maka Kevin akan memutuskannya dengan alasan perbedaan keyakinan.


Asa sudah berada di parkir mobilnya lalu dia berjalan ke arah mobilnya. Asa mengeluarkan kunci mobil dari saku bajunya lalu dia menekan tombol untuk membuka kunci mobilnya. Asa membuka pintu mobilnya lalu dia segera masuk kedalam mobil tersebut.


Asa mengendarai mobil ke arah toko kue langganan nya. Asa ingin membelikan buah tangan untuk bunda Kevin terlebih dahulu baru setelah itu Asa ke rumah Kevin. Asa membelokan mobil yang dia kendarai ke arah kanan. Setelah itu Asa memikirkan mobilnya di depan toko kue tersebut.


Asa membuka pintu mobilnya lalu Asa turun dari mobilnya. Asa berjalan ke arah toko kue tersebut, Asa sudah berada di depan pintu toko kue tersebut lalu dia membuka pintu toko kue tersebut. Asa berjalan melewati pintu toko kue tersebut.


"Selamat datang kakak." Pelayanan menyambut ke datangan calon pembeli.


"Kakak mau pesan kue apa?" tanya si pelayanan yang berdiri di depan estalase tersebut.


"Aku pesan Red Velvet," jawab Asa.


"Kakak mau pesan berapa?" tanya si pelayanan yang berdiri di depan estalase tersebut.


"Satu," jawab Asa.

__ADS_1


"Tunggu sebentar kakak." Si pelayanan tersebut menyuruh Asa menunggu karena dia mau mengambil kue Red Velvet pesanan Asa.


Setelah Asa membayar kue tersebut di kasir maka kasir memberikan sebuah kantong plastik yang berisi kue Red Velvet ke arah Asa. Asa mengambil kantong plastik tersebut. Setelah itu kasir memberikan uang kembalian kepada Asa. Asa mengambil uang kembalian tersebut lalu dia berjalan sambil membawa kantong plastik di tangannya.


Asa mengendarai mobil ke arah jalan menuju rumah Kevin. Asa menyalakan musik di dalam mobilnya lalu dia bernyanyi sambil mengendarai mobilnya. Perasaan Asa merasa tidak enak sepanjang jalan menuju ke arah rumah Kevin. Asa merasa ketakutan bahwa rencana untuk bisa CLBK dengan Kevin tidak membuahkan hasilnya.


Sehingga kalau itu terjadi Asa harus bersiap- bersiap untuk merasakan patah hati. Asa sudah sampai di persimpangan rumah Kevin. Asa melihat ke arah pos polisi yang berada di samping persimpangan rumah Kevin tersebut tetapi Asa tidak melihat keberadaan Kevin.


Asa melajukan mobilnya ke arah rumah Kevin. Saat Asa sudah berada di dekat rumah Kevin dia melihat keadaan rumah Kevin. Asa melihat ke arah rumah Kevin yang terlihat begitu ramai seperti sedang ada acara di rumah Kevin. Asa keluar dari mobilnya lalu dia menutup pintu mobilnya.


Asa menekankan tombol untuk menguci mobilnya lalu Asa berjalan sambil membawa kantong plastik yang berisi kue Red Valvet. Asa sudah berada di depan rumah Kevin. Asa melihat ke arah pintu rumah Kevin yang penuh dengan ibuk-ibuk. Ibuk-ibuk tersebut berdiri di depan pintu rumah Kevin sambil melihat ke arah ruang tamu.


"Maaf ibuk sebernarnya ini ada acara apa?" Asa yang penasaran segera berjalan ke arah pintu rumah Kevin. Asa yang sudah berada di depan pintu rumah Kevin segera bertanya kepada ibuk-ibuk yang berdiri di depan pintu tersebut.


"Pernikahan," jawab ibuk-ibuk tersebut secara serentak.


Deg........Deg


Asa yang mendengar ucapan ibuk-ibuk tersebut yang mengatakan acara pernikahan. Perasaan Asa menjadi tidak karuan , dia merasa ketakutan bahwa yang menikah tersebut ialah Kevin. Asa berharap bahwa yang menikah itu bukan Kevin melainkan bunda.


"Pernikahan siapa?" tanya Asa

__ADS_1


...~ Bersambung ~...


__ADS_2