Ry Benci PakPol

Ry Benci PakPol
Bunda Mertua


__ADS_3

"Yang pergi belum tentu hilang, yang jatuh belum tentu terinjak, yang patah belum tentu mati, yang lambat belum tentu gagal. Karena sekeras apa pun suara semesta tetap ada yang namanya harapan, ada yang namanya doa."


Siang harinya........


Kevin dan Jojo yang baru saja sampai di depan rumah, mereka turun dari motor .


"Assalamu'alaikum." Kevin dan Jojo menghampiri bunda yang berada di warung.


"Walaikumsalam, anak bunda sudah pulang." Bunda berdiri dari kursinya lalu dia menghampiri kedua putranya.


"Sudah, Tary mana bunda?" Kevin menyalim punggung tangan bunda, setelah itu Kevin melihat sekeliling warung untuk mencari keberadaan Ry.


"Istri kamu itu dari tadi kerjaan cuma molor gak bisa apa-apa. Bunda capek ngerjakan semua pekerjaan sendirian." Bunda mengadu kepada Kevin bahwa dari tadi Ry kerjanya cuma tidur-tiduran di dalam kamar, bunda yang melakukan pekerjaan rumah sendirian.


"Maafin Tary ya bunda, ntar aku kasih tahu dia." Dengan perasaan kesal Kevin berjalan meninggalkan warung tersebut.


"Kamu kasih tahu dia jangan molor aja kerjaan nya." Bunda berbicara sambil melihat ke arah punggung Kevin.


"Bunda masak apa?" Jojo menyalim punggung tangan bunda.


"Adek lihat saja di tudung saji," jawab bunda.


"Kalau begitu adek mau masuk ke dalam rumah dulu bunda." Setelah mengatakan itu Jojo pergi dari warung meninggal bunda yang masih berada di warung.


Kevin yang sudah berada di dalam kamar melihat, melihat Ry yang masih tertidur di atas tempat tidur.


"Tary." Kevin menghampiri Ry yang tertidur di atas tempat tidur. Kevin sudah berdiri di samping tempat tidur.


"Tary bangun." Kevin naik ke atas tempat tidur, lalu Kevin mendekat ke arah Ry. Kevin menempel mulutnya ke telinga Ry sambil berteriak membangunkan Ry.


Ry terkejut mendengarkan teriakan dari Kevin di telinganya segera membuka kedua matanya. Ry menatap kesal ke arah Kevin tetapi Kevin tidak memperdulikan tatapan Ry.


"Suami pulang kerja bukan di sambut malah molor." Kevin menjauhkan wajahnya dari telinga Ry. Setelah itu Kevin menatap tajam Ry.

__ADS_1


"Tumben jam segini mase pulang biasanya sore?" Ry bangun dari tidur lalu dia merubah posisinya menjadi duduk. Ry melirik ke arah jam di dinding kamar yang menujukan pukul 12.30 wib.


"Untung saja tadi aku pulang melihat kelakuan kamu seperti ini yang kerjanya molor. Kamu enak-enakan molor di sini sementara bunda mengerjakan pekerjaan rumah sendirian." Kevin turun dari tempat tidur lalu dia berdecak pinggang.


"Ry tadi ketiduran mase," kata Ry.


"Heleh, itu pasti cuma alasan kamu aja, sekarang cepatan kamu ke dapur." Kevin menyuruh Ry untuk pergi kedapur.


"Emang di dapur ada apa?" Ry turun dari tempat tidur.


"Kamu benar-benar ya, aku lapar mau makan siang jadi kamu siapin makan siang buat aku." Kevin yang sudah berdiri di hadapan Ry menguyur rambutnya kebelakang karena kesal dengan Ry.


Ry merasa ketakutan melihat Kevin yang tampak seperti marah kepadanya. Sehingga Ry berjalan terburu-buru meninggalkan Kevin yang berada di dalam kamar tersebut. Setelah kepergian Ry, Kevin merasa menyesal telah memarahi Ry. Tetapi Kevin harus melakukan itu agar Ry tidak malas-malasan di rumah orang tuanya.


Kevin merasa kasihan kalau bunda harus mengerjakan pekerjaan rumahnya sendiri sementara di rumah itu ada Ry yang tidak membantu bunda mengerjakan pekerjaan rumah.


Bunda, Kevin dan Jojo sudah duduk di kursi yang berada di depan meja makan. Sedang kan Ry berjalan sambil membawa piring untuk mereka makan. Ry memberikan piring kepada Jojo dan bunda. Ry meletakkan sebuah piring di atas meja.


"Mase nasi udah cukup segini?" Ry memasukkan nasi ke dalam piring yang berada di tangan.


"Mase mau makan pakai lauk apa?" tanya Ry.


"Masukan aja semuanya," jawab Kevin.


"Ini mase." Setelah meletakkan lauk di dalam piring yang berada di tangannya. Ry memberikan piring tersebut kepada Kevin.


"Ambilkan minum dingin buat aku." Kevin mengambil piring dari tangan Ry, setelah itu Kevin menyuruh Ry mengambil air minum yang dingin.


"Ada yang lain lagi mase?" Ry mengambil botol yang berisi air putih dari kulkas setelah itu Ry meletakkan botol tersebut di atas meja di samping piring Kevin.


"Tidak ada, sekarang kamu ambil nasi dan lauk biar kita makan bersama." Kevin menyuruh Ry mengmbil nasi dan lauk.


"Iya." Ry sudah memegang centong yang berisi nasi, dia hendak memasukkan nasi tersebut kedalam piring yang berada si tangannya.

__ADS_1


"Mbak Ry sekalian ambil kan nasi buat aku. " Jojo mengulurkan piring yang dia pegang ke arah Ry.


"Apa segini cukup Jojo?" Ry meletakkan piring ya ada di tangannya ke atas meja, setelah itu Ry mengambil piring dari tangan Jojo. Ry meletakkan dua centong nasi ke dalam piring yang berada di tangan Ry.


"Sudah mbak Ry." Jojo melihat ke arah piring yang di tangan Ry.


Setelah selesai makan siang Ry membawa semua peralatan makan yang kotor ke wastafel. Ry meletakkan semua peralatan makan yang kotor ke atas westafel.


"Kalian mau kemana?" Bunda melihat Kevin dan Jojo yang bersamaab berdiri dari kursi tersebut.


"Jojo mau nonton TV Bunda." Setelah mengatakan itu Jojo pergi dari dapur.


"Aku mau kembali ke pos Bunda." Kevin menyalim punggung bunda.


"Ya sudah kamu hati-hati ke pos," kata Bunda.


"Iya Bunda. Tary aku kembali kerja lagi ya." Kevin sudah berdiri di belakang Ry.


"Iya mase." Ry membalikkan badannya dengan kedua tangannya yang penuh dengan sabun pencuci piring.


"Kamu jangan molor lagi, bantu Bunda mengerjakan pekerjaan rumah." Kevin mengulurkan tangannya ke arah Ry.


"Mase tangan Ry kotor ini jadi gak bisa salim." Ry menujukan ke dua tangannya yang penuh dengan bisa dari sabun pencuci piring.


"Ya sudah aku pergi dulu." Setelah berpamitan kepada Ry, Kevin berjalan pergi meninggalkan Bunda dan Ry yang masih ada di dapur.


Setelah kepergian Kevin Ry mencuci semua peralatan makan yang kotor dengan mengunakan sabun pencuci piring. Semua peralatan makan sudah di berikan sabun oleh Ry sekarang Ry membilas peralatan makan tersebut mengunakan air kran yang berada di atas westafel tersebut.


"Kamu cuci lagi ini belum bersih." Bunda yang sudah berada di samping Ry mengambil peralatan makan yang sudah Ry cuci. Bunda menyuruh Ry mencuci kembali peralatan makan tersebut.


"Tapi ini udah bersih tante." Ry melihat peralatan makan tersebut sudah Ry cuci dengan bersih tetapi bunda menyuruh Ry kembali mencuci peralatan makan tersebut.


"Tidak ada tapi tapi, kamu kembali cuci semuanya sampai bersih." Bunda berbicara sambil membentak Ry.

__ADS_1


...~ Bersambung ~...


__ADS_2