
"Gara-gara mikirin kamu makanku jadi gak teratur kadang jam 3 subuh, kadang abis magrib."
"Lah, mas kok nanya lagi sih kan udah jelas-jelas mbak Ry itu sudah berstatus istri mas. Kenapa aku di kasih pertanyaan kayak?" kening Jojo berkerut setelah mendengarkan pertanyaan dari Kevin.
"Tapi kami cuma menikah sirih, nah sekarang itu mas mau tanya ama kamu. Siapa yang cocok untuk menjadi istri mas secara resmi?" tanya Kevin.
"Tetap mbak Ry. Mas tinggal nikahin aja mbak Ry secara resmi begitu aja repot," jawab Jojo.
"Apa menurut kamu dia pantas jadi ibu bhayangkari?" tanya Kevin.
"Kalau mbak Ry tidak pantas menjadi ibu bhayangkari maka tugas mas lah membuat dia pantas menjadi ibu bhayangkari. Aku yakin mbak Ry itu bisa menjadi ibu bhayangkari, soalnya dia itu pintar, baik hati, ramah, sopan dan santun," jawab Jojo.
"Yang kamu katakan ada benarnya juga," kata Kevin.
"Sekarang giliran aku mau tanya ama mas. Apa mas mencintai mbak Ry?" Jojo yang penasaran dengan perasaan Kevin terhadap Ry sehingga dia bertanya langsung kepada Kevin.
"Ntlah mas juga tidak tahu." Kevin mengangkat kedua bahunya lalu dia berjalan melangkah kaki menuju ke arah rumahnya.
Kevin dan Jojo sudah berada di depan pintu rumah.
"Assalamu'alaikum." Kevin dan Jojo mengucapkan salam dari depan pintu rumah.
"Walaikumsalam." Bunda yang mendengar suara Kevin dan Jojo mengucapkan salam lalu dia menjawab salam dari kedua orang tersebut.
Ceklek....... Ceklek
Setelah pintu rumah di buka oleh Jojo maka Kevin berjalan terlebih masuk ke dalam kamar. Kevin sudah berada di ruangan tamu lalu Jojo pun berjalan masuk ke dalam menyusul Kevin yang sudah berada di ruangan tamu. Kevin berjalan menuju ke kamarnya.
Ketika Kevin sudah berada di dalam kamarnya. Dia tidak menemukan keberadaan Ry lalu dia segera berganti pakaian mengunakan kaos oblong dan celana pendek yang ukuran panjang di atas lutut. Kevin yang sudah berganti pakaian segera berjalan ke arah dapur untuk mencari keberadaan Ry.
"Bunda, apa melihat Tary?" Kevin yang sudah berada di dapur segera menghampiri bunda lalu dia bertanya tentang keberadaan Ry.
"Tidak, bukan kah dia istri kami harusnya kamu tahu keberadaan dia."Bunda yang berada di depan kompor berbicara dengan ketus terhadap Kevin.
" Tapi dari aku bangun tidur tadi sudah tidak melihat keberadaan Tary. Maka nya sekarang aku bertanya kepada bunda. Apakah bunda mengetahui keberadaan Ry?" Kevin yang sudah berdiri di samping bunda.
"Tidak, dari bunda bangun tidur juga tidak melihat keberadaan Ry." Bunda menoleh ke arah Kevin yang sudah berada di samping nya.
__ADS_1
"Apa dia kabur dari rumah ini?" Kevin yang tiba-tiba saja berpikir bahwa Ry kabur dari rumahnya.
"Coba kamu periksa apa pakaian masih ada dalam lemari pakaian?" Bunda menyuruh Kevin untuk memeriksa pakaian Ry di dalam lemari pakaian Kevin.
"Baiklah bunda." Setelah mengatakan itu Kevin berjalan pergi meninggalkan dapur.
Kevin yang sudah berdiri di depan lemari pakaian, dia membuka lemari pakaian tersebut. Dia merasa pegah karena semua pakaian Ry masih berada dalam lemari tersebut. Kevin kembali menutup lemari pakaian tersebut. Kevin mengambil ponsel yang berada di atas tempat tidur.
Kevin segera menghubungi nomor ponsel Ry tetapi panggil telpon dari Kevin tidak di jawab oleh Ry. Berkali-kali Kevin menelpon Ry tetapi tidak satu panggil telpon juga yang di angkat oleh Ry. Akhirnya Kevin memutuskan untuk mengirimkan chat kepada Ry.
π" Assalamualaikum."
π"Kenapa panggil telpon dari aku gak diangkat?
π"Kamu dimana sekarang?"
π"Orang di rumah nyarin kamu nih."
π"Cepatan balas."
π"Aku tunggu balasan dalam 5 menit, kalau gak aku telpon papa."
π"Dikosan teman Ry."
π"Perempuan atau laki-laki teman kamu?"
π"Perempuan, namanya Nunu."
π"Ngapain kamu pagi ke kosan dia?"
π"Tugas kampus yang harus kita kerjakan."
π"Dimana alamat kosannya."
π"Jl.Sudirman."
π"Cepatan kamu sherlock lokasi sekarang."
__ADS_1
π"Tuh udah Ry sherlock."
Setelah Kevin mendapatkan sherlock dari Ry. Kevin segera berjalan keluar dari kamar. Kevin sudah berada di dapur segera berjalan ke arah kamar mandi. Kevin yang sudah berdiri di depan pintu kamar mandi, dia membuka pintu kamar mandi ternyata pintu kamar terkunci dari dalam.
Di waktu yang bersamaan, di tempat yang berbeda Ry baru saja selesai membalas chat dari Kevin. Ry meletakkan ponsel di sampai bantal, Ry merasakan kantuk sehingga mata Ry terpejam. Nunu yang baru keluar dari kamar mandi berjalan ke arah kasur. Nunu melihat Ry yang sedang tertidur di atas tempat tidur nya.
Tiga puluh menit kemudian.........
Tok....... Tok
"Assalamu'alaikum."
"Walaikumsalam, tunggu sebentar." Nunu yang mendengar suara seorang mengetuk pintu kosannya segera berjalan ke arah pintu kosannya. Nunu sudah berada di depan pintu kosan langsung membuka pintu kosan.
"Mentarynya ada?" Kevin yang sudah berdiri di depan pintu kosan dengan memakai seragam polisi.
"A....da di dalam pak polisi." Nunu terkejut saat melihat seorang pria yang sudah berdiri di depan pintu kosannya, si pria tersebut memakai seragam polisi membuat Nunu merasa takut.
"Kamu panggil Mentary, suruh dia keluar." Kevin menyuruh Nunu untuk memanggil Ry.
"Ry lagi tidur pak polisi, maka nya lebih baik pak polisi masuk aja." Nunu menyuruh pak polisi untuk masuk ke dalam kosan.
Setelah mendengarkan ucapan Nunu, Kevin membuka sepatunya lalu dia berjalan masuk ke dalam kosan Nunu. Kevin menghampiri Ry yang masih tertidur di atas tempat tidur. Kevin sudah berada di samping tempat tidur.
"Tary."
"Tary bangun." Kevin membangunkan Ry yang masih tertidur di atas tempat tidur.
Nunu hanya berdiri sambil melihat Kevin membangun Ry. Sebenarnya Nunu ingin bertanya kepada pak polisi tersebut mempunyai hubungan apa dengan Ry. Tetapi Nunu bergerak nyeri menanyakan hal tersebut kepada seorang polisi. Nunu takut kalau dia di masuk kedalam penjara kalau banyak bertanya dengan seorang polisi.
Kevin membangun Ry dengan memegang lengan Ry tetapi tidak bangun juga. Akhirnya Kevin mencubit pipi Ry yang games seperti bak pao tersebut.
"Aww." Ry merasakan sakit saat pipinya di cubit oleh Kevin sehingga dia terbangun. Kedua bola matanya membulat saat terbangun dari tidur sudah melihat Kevin berdiri sambil menundukkan kepalanya menghadap ke arah dia.
"Akhirnya kamu bangun juga, dari tadi aku bangunin." Kevin melihat Ry yang sudah terbangun dari tidurnya.
"Mase kok bisa ada di sini?" Ry yang baru bangun tidur merasa linglung dengan keberadaan Kevin di situ.
__ADS_1
"Hm, Ry pak polisi ini siapa kamu?" Nunu yang melihat Ry sudah bangun dari tidur akhirnya memutuskan untuk bertanya kepada Ry.
...~ Bersambung ~...