
Bram masuk ke kamar Katrina dan melihat Katrina yang kini berwajah masam padanya. Ia mendekati Katrina dan duduk di sebelahnya.
Tangan itu mengelus lembut rambut Katrina yang masih basah. "Maaf.. Mas akan berulang kali meminta maaf padamu. Tak ada maksud sedikitpun untuk menipu mu. Tetapi inilah yang kamu inginkan dulu. Karena kecelakaan itu, kamu sampai melupakan mas dan juga kenangan kita dulunya.." lirih Bram begitu lembut sambil tangan itu mengusap lembut rambut Katrina.
Katrina bergeming. Ia tidak ingin melihat Bram disana. Bram tau itu. Ia menghela nafasnya. "Ya sudah, istirahatlah. Mas mau sholat dulu di Mushola kita. Kamu mau sholat sama Mas?" tanya Bram yang tak mendapat jawaban dari Katrina
Karena Katrina malah menyibukkan dirinya dengan ponsel milik Bram. Ia tersenyum, kemudian berlalu meninggalkan Katrina yang akhirnya menghela nafas lega.
"Maaf Mas. Tapi aku tidak mencintaimu lagi. Saat ini sudah ada nama Kenan lain dihati ini. Dulu memang iya. Tetapi sekarang tidak lagi. Bukan aku tidak mengingatmu. Aku sudah ingat semuanya. Hanya saja.. kamu sudah tidak ada dihatiku lagi. Aku tetap menginginkan Kenan. Putra dari Papa Reza dan mama Rani yang berarti sepupu ku juga. Aku akan berusaha merebutnya kembali dari Bella. Aku tidak terima jika Kenan lebih memilih Bella di bandingkan diriku."
__ADS_1
"Apa kurangnya aku Ken? Kenapa kamu lebih memilih Bella yang menurutku hanya biasa-biasa saja. Parasnya cantikan aku. Tubuhku lebih bagus darinya. Dan juga dia itu udik. Masa iya di jaman modern seperti ini masih ada wanita tertutup sepertinya? Ya.. Walau Mami ku juga dulu sepertinya. Tetapi tidak di dalam rumah."
"Maaf Mas Bram. Aku tetap pada rencanaku. Aku akan mengambil Kenan dari Bella. Tunggu besok pagi. Aku akan menjalankan aksi ini. Lebih cepat lebih baik!" gumamnya sembari tersenyum smirk disana.
Sementara Bram yang belum lag pergi dan amsih berdiri di depan pintu sengaja menguping rencana Katrian menghela nafas berat.
Bram bukan tidak tau segala akal muslihat Katrina dari pertama bertemu Kenan hingga saat ini. Karena dialah mata-mata yang Kenan sewa sedari dulu.
Pekerjaan sampingan yang tidak di ketahui oleh Katrina sama sekali. Bahkan selama bekerja pun, Bram tidak pernah menunjukkan identitasnya kepada siapa pun.
__ADS_1
Ia selalu menggunakan baju serba hitam hingga masker hitam. Itulah hal yang membuat Kenan tidak mengenal Bram sampai saat ini. Bahkan ketika di pernikahan kemarin saja, Kenan begitu shock melihatnya yang sekilas begitu mirip dengan Kenan Putra Ar Reza.
Dan saat ia tau jika Katrina berniat tidak baik yang langsung ia dengar dari Dokter Bella waktu itu dirumah sakit saat ia mengantar sebuah file untuk Kenan, ia segera menghubungi dokter Daud dan mengutarakan keinginannya untuk menikahi Katrina.
Bertepatan sekali dengan Bella yang tertabrak dengan Papi mertuanya itu. Hingga ia mendengar sendiri jika Bella menginginkan hal yang sama sepertinya dan segera dikabulkan oleh papi mertuanya itu.
Dan rencana selanjutnya ini pun, Bram akan mengatakan kepada Kenan agar pemuda itu berhati-hati.
Karena Katrina sedang menyusun suatu rencana yang mengakibatkan keretakan di dalam rumah tangga Bella dan Kenan.
__ADS_1