Sandiwara Cinta

Sandiwara Cinta
Tiga bulan berlalu


__ADS_3

Othor percepat alurnya ya. Agar kita bisa melihat gimana kocaknya mereka saat bersama. 🤣


******


Setelah pertemuan antara Kenan dan Dimas tiga bulan yang lalu, kini Kenan sudah aktif bekerja di empat rumah sakit milik Dimas.


Dan juag hari ini adalah hari wisudanya. Papa Reza dan Mama Rani sudah hadir sedari kemarin karena permintaannya.


Wisudanya kali ini berbeda satu hari dari Bella. Mengingat Bella, entah apa yang terjadi dengan gadis ayu itu.


Kenan ingin sekali menghubunginya tetapi tidak berani. Pernah sekali ia menghubungi nomor Bella.


Tetapi malah dimatikan. Sejak itulah Kenan tidak berani untuk menghubungi nomor Bella saja. Kenan hanya sering melihat Bella di status, Facebuuk dan Instagreem milik Bella saja.


Bukan hal yang sulit bagi Kenan untuk bisa mendapatkan Bella. Walau ia jarang sekali posting status terkecuali tentang pekerjaannya.

__ADS_1


Kenan senyum-senyum sendiri mengenang tingkah Bella yang selalu bisa membuat nya tertawa dan tersenyum.


Tetapi dibalik itu semua ada yang Kenan khawatirkan. Sesuatu yang ia sembunyikan selama hampir enam tahun ini pasti akan di ketahui oleh Bella cepat atau lambat.


Sesuatu yang tidak di ketahui oleh siapa pun. Kenan hanya bisa pasrah suatu saat nanti rahasia nya itu akan Bella ketahui.


Dan ia pun harus bersiap untuk kemungkinan terburuknya. Kenan menghela nafas sesak. Rasanya Kenan tidak ingin pulang untuk menjemput Bella dan membawa nya ke Jakarta dan tinggal bersama nya.


Tapi semua itu sudah terlambat. Dari apa yang Mama Rani dengar dari Bella saat Bella berkunjung kerumah nya tiga hari yang lalu, Bella sudah mendapatkan beasiswa untuk bisa mengambil spesialisnya di Jakarta. Rumah sakit yang saat ini Kenan pimpin bersama Dimas.


Kenan termenung memikirkan hal itu. Mama Rani yang sudah bersiap pun segera mendekati Kenan yang saat ini sedang termenung yang entah karena apa.


"Iya, ayo. Abang pun udah siap." Jawabnay dengan segera berlalu keluar terlebih dahulu meninggalkan kedua paruh baya itu yang tertegun karena sikap aneh Kenan pada mereka berdua.


"Ayo, jangan di pikirkan. Biarkan semua ini menjadi kejutan untuknya. Papa yakin. Ia pasti suka dengan kejutan kita ini. Tunggu saja sampai besok!" ucap Papa Reza dan diangguki oleh Mama Rani di sertai kekehan kecil di bibirnya.

__ADS_1


Mereka bertiga pun segera menyusul Kenan yang terlebih dahulu masuk ke mobil untuk menemani Kenan yang akan wisuda untuk memperoleh gelar spesialisnya. (Othor kurang paham tentang ini ye? Jadi.. Harap maklum! 😁)


*


*


Sementara di Medan sana, saat ini Bella juag sednag melakukan wisuda kedokteran nya. Dengan di temani Syakir serta Bunda Zizi, kini mereka sednag menghadiri acara sakral tersebut.


Dan besok, Bella akan segera terbang ke Bandung sesuai dengan kesepkatannya dengan Mama Rani, mertua nya.


Ternyata hari wisuda Bella itu sama dengan Kenan. Hal yang ia tidak di ketahui oleh Kenan tetapi Mama Rani tau.


Beliau sengaja ingin memberikan kejutan untuk putra ke empatnya itu dengan kehadiran istrinya. Semua itu memang lah rencana Mama Rani untuk memberikan kejutan pada Kenan karena dari yang mereka lihat jika Kenan saat ini sudah bisa bertanggung jawab dengan memegang empat rumah sakit sekaligus.


Papa Reza dan Mama Rani bangga akan hal itu. Oleh karena itu mereka berdua berniat ingin membuat kejutan ini untuk Bella sekaligus untu Kenan.

__ADS_1


Rencana yang sangat matang sudah tersusun rapi. Dan Bella pun sudah bersiap untuk berangkat Ke Jakarta demi memenuhi keinginan mertua dan juga beasiswa nya pun sudah ia pegang.


Pingin tau apa kejutan untuk mereka berdua? Pantengin terus ye!


__ADS_2