
Di GOR sekolah.
Mereka berkumpul dan berbaris sesuai dengan kelompok masing-masing. Saat Revina membuka acara tersebut.
Sedangkan Andrian mengalihkan perhatian siswa baru tersebut dengan menanyakan apa yang ada di pikiran nya .
"Kelompok yang masih kurang anggota kelompok, harap angkat tangan"ucap Andrian. Dengan cepat kelompok samping kanan Almeira mengakat tangan.
"Kami kak" ucap kelompok sebelah. Andrian langsung menghapiri bersama Alex.
"Dek. Kmu bersama mereka ya." Andrian.
"Baik kak. " Ucap Alex sambil melebarkan senyumnya.
Setelah mereka melaksanakan semua kegiatan . Dan jam sudah menunjukkan jam 13.00 . Akhirnya semua kegiatan tersebut. Mereka pun di izinkan pulang setelah absen..
__________________
__ADS_1
tempat parkir.
Almiera yang sedang menunggu jemputan dari pak Joni. Ia sempat bertemu dengan Alex. Akan tetapi Almeira menghindari nya. Alex yang sadar bahwa ia tidak akan mau berkenalan dengan nya.
"Kenapa dia seperti melihat ku dan hendak pergi ketempat ku" bhatin Almeira.
"Sebaiknya saya pergi saja"bathin almiera. Alex yg memerhatikan Almeira pergi
"pasti dia sudah tau niat ku. Biarlah kapan saja saya akan berkenalan dengan nya" bathin Alex.
"Kenapa dengan perasaan ku ini" bathin mereka berdua. Dan Andrian membalik kan tubuh Almeira. Dan ia mulai kesal.
"Apa kau punya mata untuk melihat saat berjalan????" Ucap Andrian dengan nada tinggi.
"Maaf kak. Saya akui bahwa saya salah" pengakuan dari Almeira dengan bersalah.
Andrian yang mulai tak bisa menahan amarah ia langsung pergi tanpa menjawab ucapan Almeira.
__ADS_1
Dan didalam perasaan Almeira mengumpat perasaan sangat kesal setiap bertemu dengan Andrian
"Untung saja dia kakak kelas ku. Dan ia adalah ketua OSIS. Kalau saja bukan aku remas-remas dia sampai tak bisa berbicara kasar lagi" bhatin Almeira.
Dan tak lama kemudian pak Joni datang dan menemui Almeira.
"Nona Almeira" kata pak Joni.
"Pak Joni sudah datang.ayo pak pulang ,sekarang . Almiera sudah capek pengen istirahat di rumah " ucap Almeira.
"Mari Non...."ucap pak Joni sambil menundukkan kepalanya.
Setelah Andrian pergi. Akan tetapi ia memeharti kan Almeira. Hanya saja ia ingin melihat Almeira pulang dengan selamat. Namun lama-lama ia sadar mengapa ia memeharti kan Almeira.
"Kenapa aku bisa memeharti dia. Dia kan yg telah membuat ku kesal setiap bertemu dengan nya." Kata Andrian dengan kesal.
Tampa di sadari Andrian ada perasaan dengan nya. Namun , mana mungkin Andrian bisa menyukai wanita selain mama nya sendiri dan adik nya Chintya.
__ADS_1