Sandiwara Cinta

Sandiwara Cinta
Kenan menikah lagi?


__ADS_3

Kenan keluar dari ruangan Bella dengan dada begitu sesak. Ia tak menyangka, jika Bella sengaja menyuruhnya untuk menikah dengan Katrina.


Gadis yang sama sekali tidak ia inginkan tetapi bukti kejahatan tentang orang itu ada di tangan nya.


Darimana Kenan tahu?


Dari percakapan Katrina dan orang suruhan Dokter Daud. Saat itu ia mengatakan jika bukti itu ada ditangannya dalam bentuk sebuah flashsdisk dan selalu ia bawa pergi kemana pun.


Takut jika akan ada yang menemukan dan rencana yang sudah di susunnya gagal. Katrina tidak tau, jika Kenan sudah mengetahui tentang bukti itu.


Belum lagi bukti lainnya. Semua bukti sudah Kenan dapatkan melalui alat penyadap di dalam ruangan kerja Katrina yang terhubung langsung dengan ponsel miliknya.


Saat ia tau jika Katrina dalang dibalik pembunuhan itu, Kenan menjadi lebih hati-hati dalam bertindak dan berbuat.


Dan besok pagi, Kenan terpaksa akan menikah dengan Katrina demi sebuah bukti. Ia terpaksa mengorbankan pernikahannya dengan Bella.


Besok, pernikahan itu akan berlangsung. Mereka cuti pada hari itu tidak kerumah sakit. Waktu itulah yang dimanfaatkan oleh Kenan dan Katrina.

__ADS_1


Sebenarnya Katrina sedikit curiga dengan gelagat Kenan yang menurutnya saat ini Kenana begitu tertutup padanya ketika setelah menikah dengan Bella.


Jangankan untuk bercerita tentang pernikahannya yang terlihat biasa-biasa saja di matanya, mengobrol pun dengannya Kenan tidak pernah.


Kenapa demikian?


Karena Kenan sengaja membatasi dirinya saat tahu? jika dalang di balik pembunuhan itu ialah dia sendiri tetapi ia kambing hitamkan kepada Kenan.


Karena Kenan tidak bisa datang, maka Abang sulung Kenan lah yang datang kerumah itu untuk menggantikannya bertepatan dengan seorang wanita sedang memegang pisau yang menusuk di perut mami Katrina Ibu tiri Katrina istri dari tuan Daud.


(Nanti akan di jelaskan kok. Jangan bilang nggak jelas ya! Karena prosesnya belum sampai kesana!)


Kenan berjalan dengan sempoyongan keluar dari ruangan Bella disusul Kenta yang mengejarnya. Kini tinggallah Kezia dan Bella disana.


"Kak..."


"Pulanglah Key.. Kakak bisa jaga diri sendiri kok. Pulanglah dan temani Abang mu. Saat ini yang di butuhkan adalah dukungan dari kalian semua.."

__ADS_1


"Tapi kak, apa Kakak yakin akan mengizinkan Bang Kenan menikah lagi dengan dokter Katrina? Sementara masih ada Kakak istri sah nya? Ingat loh Kak. Jika kakak tidak setuju untuk Bang Kenan menikah lagi, maka pernikahan itu tidak sah dimata agama!"


Memang itu yang aku inginkan!


Bella tersenyum lembut pada adik ipar nya yang begitu khawatir itu.


"Jangan khawatir, semua itu sudah kakak pikirkan. Lebih baik kamu pulang. Ingat! Jangan biarkan Abang kamu tidur sendiri malam ini. Temani dia. Kakak takut, ia akan berbuat nekad nanti.." lirih Bella dengan tatapan mata yang begitu sendu.


Kezia menghela nafasnya, "baiklah. Adek pulang. Kalau ada apa-apa sama kakak. Segera hubungi kami. Kami akan datang segera kerumah sakit."


Bella mengangguk, "Tentu. Pulanglah. Jangan lupa beri makan dan paksa jika dia tidak mau makan. Katakan jika itu semua kakak yang suruh."


"Baik, kak. Assalamu'alaikum.."


"Wa'alaikum salam.." sahut Bella dengan segera ia memejamkan kedua matanya.


Sedangkan seseorang diluar ruangan itu terpaku di tempat saat mendengar jika Kenan akan menikah lagi sementara Bella merestuinya.

__ADS_1


"Kenan akan menikah lagi? Dengan siapa? Kenapa Bella tidak mencegahnya? Akan ku hubungi tuan Reza tentang hal ini. Beliau berhak tau," gumam orang itu dengan segera berlalu meninggalkan ruangan Bella dan segera menghubungi papa Reza di Medan sana.


__ADS_2