Sandiwara Cinta

Sandiwara Cinta
Malu


__ADS_3

Sementara Kenan dikamar atas, sudah bertekad. Ia ingin mengatakan yang sebenarnay kepada Bella tentang apa rahasianya yang selama ini ia sembunyikan.


Ia turun dari kamar atas dengan bibir terus menyunggingkan senyum manis. Tiba di undakan tangga yang terhubung langsung dengan dapur, Kenan terkekeh kecil saat melihat tingkah Bella yang menurutnya sangat menggemaskan.


Tiba disana, ia segera duduk di kursi dan menunggu Bella selesai membuat sarapan untuk mereka berdua.


Bella yang tidak menyadari jika Kenan ada di belakangnya saat ini terus saja terkekeh dan tersenyum saat mengingat kejadian yang baru saja mereka alami.


Saking malunya Bella. Ia sampai menghentak-hentakkan kakinya di lantai dan membuat seseorang di belakangnya semakin terkekeh.


Mendengar ada suara orang terkekeh di belakangnya, spontan saja Bella berbalik.


Deg!


''Astaghfitullah!'' pekiknya


Kenan tertawa. ''Kamu kenapa Dek? Kok yang kayak sedang kesal? Eh bukan. Yang kayak lagi malu? Malu sama siapa? Sama Abang?'' goda Kenan pada Bella yang kini melengos dan berbalik membelakanginya.


Ia pura-pura sibuk melakukan tugasnya. Kenan semakin tertawa dibuatnya.


''Sudah selesai membuat sarapannya? Abang udah laper banget ini. Habis tenaga Abang karena terkuras oleh seseorang tadi malam." Ucapnya masih dengan senyum manis tersungging di bibirnya.


Blusshhh..


Apa kabar dengan Bella?

__ADS_1


Gadis itu semakin memerah wajahnya saat


mengingat jika tadi malam itu mereka begitu liar. Hingga Bella berulang kali memanggil namanya disaat hantaman gelombang dahsyat itu mengobrak abrik dirinya.


Ia tidak tau harus berbuat apa saat ini. Ingin betbalik nanti ketahuan sama Kenan. Jadilah ia mengambil jalur aman dengan cara berlari menuju kamar tamu dengan tergesa.


Kenan yang masih melamun dengan tersenyum itu pun terkejut melihat aksi spontan Bella.


"Kenapa Bella berlari seperti itu?? Ada yang salah ya sama ucapanku?" gumam nya sembari berpikir.


Tak lama setelahnya, ia melotot. "Astaghfirullah! Pastilah Bella salah paham ini!" lanjutnya sedikit gusar karena melihat Bella yang berlari tadi.


Dirasa Bella terlalu lama belum kembali, Kenan menyusulnya ke kamar tamu.


Sementara Kenan semakin gelisah saja. Tidak tahan ia segera mengetyk pintu kamar tamu itu.


"Dek, sayang. Bella. Buka pintunya. Abang ingin ngomong sama kamu," katanya dari sebalik pintu yang tertutup rapat itu.


Deg, deg, deg..


Jantung Bella semakin berdegup kencang. "Haisshh.. Kenapa pula abang masih disitu? Kenapa nggak pergi aja sih?! 'Kan jadi malu akunya kalau nanti ia melihat wajahku yang memerah karena mengingat kejadian tadi malam?? Ishhh.." ucap Bella pula


Ia pun sama seperti Kenan saat ini. Jika Kenan gelisah karena takut Bella salah paham karena perkataannya tadi di dapur, lain lagi dengan Bella.


Istri sah Kenan itu saat ini sedang malu karena takut ketahuan tentang misi rahasianya. Belum waktunya untuk Kenan tau.

__ADS_1


Biarlah berjalan seperti biasanya. Tetapi pagi ini, Kenan sedikit keceplosan tentang kegiatan mereka tadi malam yang sudah pasti tidak di ketahui oleh Bella. Pikir Kenan.


Pemuda tampan itu semkain gelisah saja karena tidak mendengar sahitan dari dalam.


"Sayang! Bella! Buka pintunya! Apa kamu baik-baik saja di dalam sana? Kamu marah sama Abang? Bella!" serunya semakin panik saja


Sedangkan Bella saat ini tidak tau jarus berbuat apapun. Ia berdiri di depan pintu dan menghela nafas berulang kali berharap rasa gugup itu menghilang.


Huuffftt..


"Kamu bisa Bella! Tetap seperti biasanya! Dingin dan datar tanpa ekspresi!" ucapnya menyemangati diri sendiri.


"Bel-,''


Ceklek.


Kenan mematung melihat wajah datar dan dingin Bella. Ia memperhatikan dengan seksama.


"Tidak sembab? Lalu, kenapa wajah kamu memerah kayak gini? Kamu sakit? Kamu punya alergi?" cecar Krnna dengan banyak pertanyaan


"Bukan alergi ataupun sakit. Tetapi aku malu karena mengingat kejadian tadi malam yang membuatku malu saat menatap wajahmu! Ya Allah.. Demi apapun! Tolong bawa aku ke lnagit ke tujuh agar Bang Kenan tidak bertanya lagi padaku. Hiks.. Aku maluuuuu.." bisik Bella dalam hati dengan wajah semakin memerah karena malu tetapi datar.


💕💕💕💕


Hahaha.. Bisa kali ya wajah memerah karena malu tetapi datar??? 😂😂😂

__ADS_1


__ADS_2