
Hari hari Ruchan ia habiskan di rumah, karena kaki Ruchan harus benar benar istirahat total, acara tausiyah juga di gantikan Arifin dan Farhan, semua acara lain du gantikan oleh Ikhsan juga, seperti amal dan bazar. Dan jadwal mengajar Ruchan juga di gantikan oleh Ustad lainnya.
Ruchan benar benar jenuh, hati Ruchan memang bahagia dekat dengan istri dan anaknya, namun di kamar terus membuat Ruchan bosan, Leah yang menyadari itu lalu mengajak Ruchan jalan jalan.
"Abi, jalan jalan yuk, 2 jam lagi udah mau buka, kita belanja buat Lebaran gimana? " Tanya Leah.
"Lebaran tahun ini gak ada thr lho ya, pekerjaan Abi tertunda, Uangnya mau buat Abi zakat sama amal di panti asuhan. " Goda Ruchan.
"Eh Abi lupa? Transferan Mama kan dari sana sini hehehe tenang aja, Mama yang traktir " Kata Leah.
"Itu kan uang Mama, uang istri milik istri, uang suami milik istri hufft" Kata Ruchan.
"Alah Abi gak usah bohong deh, uang Abi kan banyak nih barusan Mama nemuin buku rekening Abi " Kata Leah.
__ADS_1
"Yah ketahuan deh hehehe ya udah yuk belanja, " Ajak Ruchan.
"Tapi Bi, uang segitu banyak dari mana Bi, mohon maaf lho Bi, soalnya Abi kan tausiyah gak minta honor? " Tanya Leah.
"Sini deh Abi ceritain, selama kita nikah kan Mama gak tau kan dari mana Abi mendapatkan uang, karena uang tausiyah Abi gak nerima " Kata Ruchan.
"Iya lah, Mama kaget tadi pas bersih bersih kamar nemu ini, awalnya gak mau buka, gak sopan aja, tapi penasaran, pas di buka boom, uangnya nol nya lebih banyak dari punya Mama " Kata Leah.
"Pertama itu setiap bulan ada transferan dari usaha Abi yang ada di maroko, di sana di kelola oleh temannya Abi, kedua bisnis keluarga yang ada di Pontianak, yang di kelola Kakak Abi, namanya Mas Ahkam, ke tiga nya hasil peternakan dan perkebunan yang di kelola para santri udah dari jaman buyut Abi, gitu " Kata Ruchan.
"Iya dari dulu kecil lah, Mama ingat ada sertifikat tanah luas atas nama Ais? lha itu pemberian Masnya Abi, Mas Ahkam yang ada di Pontianak " Kata Ruchan.
"Dia Kakak kandung Abi? Terus uang ini di bagi dua gitu sana Ikhsan? " Tanya Leah masih penasaran.
__ADS_1
"Ih istriku ini, Mas Ahkam itu Kakak kandung Abi, kita satu ibu beda ayah, lebaran besok mudik kok, ntar Abi kenalin. Dan uang ini milik Abi semua, Mas Ikhsan udah di kasih sendiri jadi satu sama uang Pesantren " Kata Ruchan.
"Wah berarti Abi kaya dong " Goda Ruchan.
"Ah gak juga, semua hanya titipan Allah Ma, eh jangan bilang setelah ini Mama jadi... " Goda Ruchan.
"ABI. !!!!! " Kata Leah mencubit tangan Ruchan.
"Udah ayok kalau mau jalan jalan, sini biar Ais Abi yang bawa, Mama nyetir kan? " Tanya Ruchan.
"Masa iya Abi yang nyetir, emang Mama istri apaan " Kata Leah.
"Iya sayangku cintaku istriku, istriku ini paling best deh, alhamdulillah banget punya pendamping seperti istriku ini. " Goda Ruchan mencubit cubit pipi Leah.
__ADS_1
Leah memapah Ruchan masuk ke mobil sambil menggendong Ais, saat itu Farhan dan beberapa santri yang lewat, dan membantu memapah Ruchan. Farhan terharu dengan pemandangan dimana dia sedang repot menggendong Ais, di sampingnya ada Ruchan yang sedang ia papah, karena tak tega melihat kesusahan Leah, Farhan pun membantu Ruchan.