Suami Akhiratku

Suami Akhiratku
Pertengkaran 3 ular


__ADS_3

Di penjara, Linda dan Sekar jadi satu sel dengan Umi, Umi yang sudah mendengar bahwa mereka berdua mencelakai Ruchan pun marah besar.


PLAK..


Suara tamparan Umi ke Linda sangat keras.


"Umi, Umi apa apaan sih hah? " Tanya Linda memegang pipinya yang memerah karena tamparan Umi.


"Kenapa kamu buka jilbab? dan itu masalah Ruchan, kamu boleh saja mencelakai Leah atau memisahkan mereka, tapi Ruchan adalah anakku, aku sendiri yang membesarkan dia dari tanganku, berani beraninya kalian membuat dia koma!! " Teriak Umi.


"Anak kandung Umi itu aku, kenapa Umi lebih perhatian ketimbang aku anak kandung Umi sendiri, kenapa Umi? " Tanya Linda.


"Kenapa? kamu masih tanya kenapa? buat apa aku buang kamu kalau sampai sekarang kamu masih tanya kenapa? " Teriak Umi.


"Tapi aku anak kandung Umi, aku yang Umi kandung dan di lahirkan di pinggir kandang sapi, Umi ingat kan? " Tanya Linda menangis keras.


"Dia memang bukan anak kandungku, setidaknya dia tidak keturunan laki laki bajingan seperti bapakmu!! "Kata Umi.

__ADS_1


"Umi " Linda menangis.


"CUKUP, kalian brisik sekali, drama kalian gak usah di bawa kesini" Teriak Sekar.


"Hey kalian jangan brisik" Teriak polisi.


"Ini semua gara gara kamu Kar, kamu bilang kita akan baik baik saja, nyata nya, kamu balikin aku ke tahanan lagi " Kata Linda.


"Enak aja, kamu bilang mau keluarkan dari penjara, aku udah keluarin kamu, kamu nya aja yang gak becus ngerjakan tugas, yang ku suruh kamu dorong Leah, kenapa Ruchan yang ketabrak?" Kata Sekar.


"Eh kamu jangan gitu ya, kalau udah tau Ruchab yang mau ketabrak kenapa gak kamu rem? situ enak orang kaya bisa beli hukum, lhah aku? bahkan orang tua kandungku aja gak pernah mengingunkanku" Kata Linda.


✳✳✳✳✳


Di sisi lain, Leah sudah sampai di rumah sakit, Sandy telah menceritakan semuanya, tentang keadaan Ruchan yang kemungkinan akan kehilangan setengah ingatannya.


Namun Leah tetap berusaha dan berdoa, agar Ruchan tak pernah melupakan Leah sedikit saja, Leag tetap bersyukur Ruchan selamat dan bisa membaik keadaannya. Leah masuk ke kamar rawat inap Ruchan dan menatap Ruchab penuh sayang.

__ADS_1


"Abi, bangun Bi, Mama di sini, Abi katanya pengen nambah anak lagi, lihat Bi, Mama hamil lagi, bangun ya Bi " Kata Leah mencium tangan Ruchan.


Tak lama kemudian, Ruchan terbangun.


"Dek Leah, kamu Dek Leah kan? anak dari teman Abi? " Tanya Ruchan.


Leah sangat bahagia, ternyata Ruchan mengingatnya, walau tidak mengingat kalau Leah adalah istrinya, perlahan Leah akan membuat Ruchan memulihkan ingatannya.


"Emm iya Mas, Mas apa kabar? udah sehat? " Kata Leah menahan air mata, ia tak sanggup menahannya lagi, suami tercinta nya tidak ingat bahwa ia telah menikahi dirinya.


"Kok nangis? oh ya sejak kapan kamu menggunakan hijab? terakhir ketemu kamu masih kecil lho" Kata Ruchan.


"Sudah lama kok Mas, kira kira udah setahunan lebih pakai hijab" Kata Leah.


"Alhamdulillah hirobbil 'alamin, seneng lihatnya, emm Papa kamu kemana Dek? " Tanya Ruchan.


Leah tak. bisa membendung air matanya lagi, ia berlari keluar, hati dan perasaannya tak sanggup menghadapi kenyataan kalau suaminya tak ingat bahwa dirinya adalah istrinya.

__ADS_1


"Le, ?" Kata Sandy.


Leah memeluk Sandy dengan erat, menangis sejadi jadinnya, hanya bahu Sandylah yang ia punya sekarang, Papa dan Mamanya telah pergi jauh ke alam sana.


__ADS_2