
Sandy membawa Akbar dan anak anak masuk ke rumah, membiarkan Leah dan Ruchan bicara berdua. Karena Sandy melihat ada banyak pertanyaan di mata Leah untuk Ruchan.
"Abi? Abi ingat kejadian 6 tahun lalu? " Tanya Leah.
Ruchan memgang tangan Leah dan mengangguk pelan.
"Sejak kapan? " Tanya Leah menatap mata Ruchan.
"Sejak keakraban Farhan dengan Aisyah, Farhan cerita semua tentang kita ke Aisyah, Abi gak sengaja mendengarnya. Awalnya Abi ingin marah kepada Farhan. Anak seusia Ais belum waktunya kan di ceritain hal seperti itu. Tapi saat Abi ingin marah, Abi teringat akan hal hal yang Abi lupakan, sejak kecelakaan rombongan rebana itu.Dan......." Penjelasan Ruchan terpotong karena Leah tiba tiba memeluknya.
"Ma, ini di depan rumah loh, gak baik tau umbar umbar kemesraan kayak gini" Kata Ruchan berusaha melepas pelukan Leah.
"Abi gak mau Mama peluk? Gak tau kah kalau Mama menunggu hari ini. Ingatan Abi kembali, kembali mengingat tentang semua yang pernah terjadi di antara kita. Abi gak tau kalau Mama sangat bahagia akan hal itu" Kata Leah menangis.
"Abi tau kok, sekarang masuk dulu ya" Kata Ruchan tersenyum.
Ruchan pun mengajak Leah masuk.
__ADS_1
Leah juga heran dan masih bertanya tanya. Katanya Ruchan ada jadwal tausiyah. Namun ia sudah sampai aja di rumah.
" Abi... " Panggil Leah.
"Nanti ya, Abi capek, boleh istirahat dulu gak? " Tanya Ruchan.
Leah melihat dari mata Ruchan yang sedang kelelahan. Leah pun menegerti dan membersihkan kamar untuk Ruchan istirahat.
Namun, Leah masih bingung dengan Ruchan yang tiba tiba datang. Tanpa bersama dengan Farhan. Karena, ia berangkatnya tadi bersama Farhan.
"Assallamualaikum "
Ternyata Farhan yang datang, ia penuh dengan luka di tangan dan kakinya. Sikunya juga terlihat sobek dan ada bercak darah di bajunya.
"Farhan kamu kenapa? "Tanya Sandy.
"Ustad? Kamu kenapa? " Tanya Leah.
__ADS_1
"Iya Pak Lek, jawab dong?! Dan luka luka ini? "Sambung Aisyah.
"Dan lihat lengan Pak Lhek juga sobek, ada darahnya juga" Sambung Akbar.
"Pak Lek..... " Kata Kabir.
"Ssttttt...... Satu per satu dong, aduh" Kata Farhan menahan sakit.
"Ya mangkannya jelasin lah " Kata Sandy nge gas.
"Om, Papa!! " Kata Anak anak.
"Stop ok, Aku jelasin. Jadi gini, Aku sama Ruchan tadinya di undur jadwal Tausiyahnya. Terus, Ruchan ngajak nyusul kalian ke sini, karena dia pikir dari pada kita pulang ke Jogja akan lebih jauh. Saat kita hendak nyebrang tadi, Si Ruchan meleng tuh, mainan hp. Nah mau ketabrak mobil, untung ada superman ini yang nyalamatin. Jadi yang luka luka aku karena terguling. Tapi Ruchan tadi kepalanya terbentur Le?!. Ingatannya pulih, dia mengingat kejadian 6 tahun lalu" Jelas Farhan dengan cepat.
Sandy dan Leah menegerti dengan penjelasan Farhan, anak anak yang tak mengerti pun ikut mengangguk-angguk saja. Leah lari ke kamar dan hanya ingin memeluk Ruchan. Sempat akan marah karena tiba tiba ingat dengan Irene.
Ketika Aisyah ingin mengejar, Sandy menghentikannya. Farhan pun di bawa masuk ke kamar tamu oleh Sandy dan anak anak. Aisyah yang masih kepo mengintip di kamar Leah.
__ADS_1
Ketika Aisyah ingin mendengarkan percakapaan orang tuannya. Ia mengingat larangan Ruchan yang tidak baik jika kita menguping pembicaraan orang lain. Apalagi itu pembicaraan orang dewasa dan orang tuannya. Aisyah pun kembali ke kamarnya.