
"Hey, tek ngopo isih mlongo lho (hey, gimana masih bengong lho)" Tanya Ruchan.
"Astaghfirulloh hal'adzim. A'udzubillah himinasyaitan nirrojim" Sebut Ruchan.
"Woy woy, aku gi gumun! Leah kok iso boso jowo yoo (woy woy, aku heran! Leah kok bisa bahasa jawa yaa) " Tanya Farhan.
"Iyo yo, medok neh logate. (iyaa ya, medok lagi logatnya)" Sambung Arifin.
"Iyo lah, lha wong Leah wae kuliah neng UGM 3tahun sak durunge neng Jakarta neh. (iya lah, orang Leah aja kuliah di UGM 3thun sebelum ke jakarta lagi)" Jawab Ruchan.
"Oooo pantes" Kata Arifin dan Farhan bersamaan.
"Yo lah, bantu-bantu aku bongkar koper yo, ada oleh-oleh buat kalian" Ajak Ruchan.
"Mathuk kui, njoo gass" Kata Farhan.
Mereka bertiga bergegas ke kamar Ruchan dengan bersenda gurau.
Di lain tempat, Glenca dan Amara merasa bosan, mereka berkeinginan untuk jalan-jalan keluar pesantren
"Kak bosen, jalan-jalan keluar yuk" Ajak Amara.
"Emang boleh? Ntar Mama nyariin lagi" Kata Glenca.
__ADS_1
"Dah sana Mae kalau lo mau jalan, ntar kalau Ibu Suri nyari biar gue bantu jawab! " Kata Leah sambil ngedip mata.
"Nama gue Glenca! Yuk Amara pergi, males gue deket si Leah, hufft" Ajak Glenca ke Amara.
Di saat seperti ini, Leah merasa kesepian. Di dalam hati nya, meskipun Leah selalu bertengkar dengan saudara tirinya, tapi Leah merasa bahagia. Ia masih memiliki saudara yang bisa menghiasi hari-hari nya yang sepi. Apa lagi Lehah juga di tinggal jauh dari Kakaknya.
"Mbak Leah! Kok diem? Mau lanjut jalan apa enggak?" Tanya Risa.
"Oh iya ayuk! Oh yaa, panggil nya Leah aja ya. aku gak suka di sebut mbak. Kesannya lebih tua dari kalian. Ok!" kata Leah.
"Tapi, mbak kan calon istri dari Ustad Ruchan. Kami merasa kurang pantas aja kalau manggil nama nya aja" Jelas Sindi.
"Ribet yaa, yang gelar Ustad itu kan Mas Ruchan bukan aku! Ya udah deh terserah kalian aja, oh ya kalian siapa?" Tanya Leah.
Mereka pun berjabat tangan dan tersenyum satu sama lain. Tapi Leah masih merasa canggung dengan teman barunya itu, karena sampai saat ini, Leah tidak memiliki satu sahabat pun yang bisa berteman lama dengannya. Tak lama kemudian tiga serangkaipun jahat pun datang dengan wajah sinis.
"Assallamualaikum" Salam Linda.
"Waalaikum sallam" Jawab Sindi.
"Eh, ojo dumeh sampean iku calon e Ustad Han yo,njuk sombong ngono (Eh jangan karena kamu itu calonnya Ustad Han ya, terus sombong gitu.)" Kata Linda sinis.
"Lho mbak iki kan wong kota? Ora ngerti boso ne dewe (lho mbak ini kan orang kota, gak ngerti bahasa nya kita)" Kata Arum.
__ADS_1
"Oh Iyoo lali (lupa)" Kata Linda.
"Dingapuro yo mbak, Mas Ruchan iku calon ku, seminggu neh acara pertunanganku. Aku ra ndue perkoro ambek awakmu, dadi ra usah gawe perkoro karo aku, nek ora sampean bakal nemu balesane dewe. (Maaf ya mbak, Mas Ruchan itu calon ku, seminggu lagi acara pertunanganku, aku gak punya masalah sama kamu, jadi gak usah bikin masalah sama aku, kalau gak kamu akan nemuin balesanmu sendiri) " Kata Leah.
Mereka berlima pun bengong (Sindi, Risa, Linda, Arum dan Ita), Mereka tak menyangka. Kalau ternyata Leah pintar bahasa jawa.
"Sindi, Risa, aku pamit dulu ya, aku lupa kalau aku ada hal yang ingin di bicarain dengan CALON SUAMI KU!!" kata Leah dengan nada mengarah ke Linda.
"Oh iya mbak monggo!!" Kata Sindi.
"Assallamualaikum" Salam Leah.
"Wa'alaikum sallam"
"Woy Linda! Kenangopo cangkem mu kok mlongo? hahaha(woy Linda!! Kenapa bibir mu itu kok ngaga?)" Kata Risa.
"Lhah iku iso boso jowo to? malah pinter neh, cen palet Komplit, wes ayu, pinter, putih ckckckck ( lhah itu bisa bahasa jawa ya? malah pinter lagi, memang paket komplit!!" kata Ita menyanjung Leah.
" Wes uwes, gaweane numpuk neng ndapur, sedelo neh maem awan njo masak!! (udah udah, pekerjaannya numpuk di dapur, sebentar lagi makan siang!! Ayio masak)" Ajak Sindi.
Mereka pun pergi, Linda merasa kesal dengan Leah dan ingin merebut Ruchan dari Leah. Ia sudah lama menyukai Ruchan, dan kenapa harus Leah yang menikah dengan sang pujaan hati. Gadis yang jauh dari agama.
Sampai malam tiba, Linda berupaya menjebak Leah.Ia merencanakan suatu hal buruk kepada Leah, membuat Leah bertemu dengan laki laki lain, agar semua orang fikir, Leah bukan perempuan baik-baik.
__ADS_1