Suami Akhiratku

Suami Akhiratku
Kegelisahan Sindi


__ADS_3

2 minggu berlalu, Sindi kembali ke Pesantren, hari ini akan ada acara lamarannya Arifin.


(aihh mereka mau nikah aja bareng bareng, bingung kondangannya)


Kali ini yang berangkat hanya kaum laki laki saja, kecuali Ruchan, karena Leah sedang tidak enak badan, tidak ada yang membantu Leah mengurus Aisyah, karena Sindi hanya sehari di Pesantren karena ada hal yang harus di ambil dan akan menjalani pingitan.


"Sory ya Fin, aku ndak bisa antar kamu lamaran.. Mama nya Ais sedang gak enak badan katanya, pusing" Kata Ruchan.


"Santai aja bro, kan ada Mas Ikhsan sama Farhan " Kata Arifin.


"Jangan jangan.. jangan jangan.. " Goda Farhan.


"Jangan Gori (sayur nangka muda) " Jawab Ruchan.


"Sopo ngerti lho Han, yo ra Pin.. ( siapa tau lho Han, ya gak Pin? )" Kata Farhan.


"Kalau aku sih alhamdulillah ya, tapi kan Ais masih 4 bulan, masa mau punya adek sih, kasihan juga Leah, belum pulih.. " Kata Ruchan.


Mereka berangkat pagi ini, karena acaranya sore, mereka harus pergi pagi, Ruchan kembali kerumah, melihat istrinya terbaring lemas seperti itu, bahkan harus menjaga Ais yang sedang usil usilnya, membuat Ruchan semakin cemas melihat Leah.

__ADS_1


"Ma, periksa aja yuk, khawatir ini Abi.. "Ajak Ruchan.


"Gak usah lah Bi, ntar juga sembuh sendiri. " Kata Leah.


"Beneran? " Tanya Ruchan.


Tok tok tok...


Suara ketukan di pagi hari, fikir Ruchan siapa sepagi ini bertamu di rumahnya, saat pintu di buka ternyata Sindi. Sindi ingin bertemu dengan Leah, berhubung Leah sedang tidak enak badan, Ruchan menyuruh Sindi untuk langsung masuk ke kamar menemui Leah, karena Ruchan sedang memasak dan membuat bubur untuk Leah.


Ada hal yang ingin Sindi bicarakan, namun melihat Leah sedang seperti itu, Sindi mengurungkan niatnya, dia hanya ingin menjenguk Leah dan bermain dengan Ais sebentar lalu pergi.


"Kamu sakit apa Le? " Tanya Sindi.


"Ada apa? hey, kamu sedang sakit dan masih mempertanyakan aku kasini asa apa? sahabat macam apa kamu? " Kata Sindi dengan nada terbata bata.


"Bohong,!! cepat cerita, kalau gak mending pulang.. " Kata Leah


"Jahat banget.. " Kata Sindi sok sedih. Sindi gak menyangka kalau Leah akan tau maksud dirinya menemui Leah.

__ADS_1


"Cepat !!" Kata Leah nge gas.


"Iya iya bawel.. jadi gini, ada hal yang ingin aku tanyain ke kamu.. " Kata Sindi sambil menunjukkan sebuah foto.


"Perempuan ini siapa? " Tanya Sindi.


Didalam foto itu, ada Sandy dan seorang wanita, mereka sedang berpelukan mesra di bawah kembang api, dan di ujung foto tersebut ada kata "Happy new year Sandy dan Irene"


"Darimana kamu dapat foto itu? " Tanya Leah.


"Aku juga gak tau Le, kemaren ada yang chat aku, katanya dia ceweknya dan aku kan gak percaya, terus dia kirimi aku foto ini, kamu tau kan? Mas Sandy itu cinta pertamaku, dan aku juga orang kampung, aku gak tau segala hal di luar sana Le, kamu tau maksud aku kan? " Jawab Sindi.


Leah masih ragu ingun cerita tentang siapa dan apa hubungan perempuan yang ada di dalam foto itu dengan Kakaknya, namun melihat kegelisahan Sindi, Leah jadi gak tega.


"Sin, dia ini namanya Kak Irene, dulu memang pacarnya Kakakku, namun dia pergi dengan laki laki lain ketika di hari pertunangan Kak Sandy dan perempuan itu, dan itu kejadiannya sudah lama banget, waktu aku lihat Kak Sandy tersenyum lagi karena cinta mu, aku bahagia Sin, jadi kamu jangan tanya ini lagi ya " Kata Leah.


Sindi merasa ada yang masih Leah tutup tutupi, namun Sindi tidak akan mengusiknya lagi, biar nanti Sandy yang menjelaskan, cukup tau saja kalau Perempuan itu adalah masa lalu Sandy.


Gaees mampir juga di novel baruku ya judulnya "Cinta dari Kakak" jangan lupa tinggalkan jejak di sana.

__ADS_1


Menceritakan tentang seorang gadis yang di adopsi oleh sepasang Kakek Nenek, dan jatuh cinta dengan gurunya, namun ketika bertemu dengan keluarga kandungnya, dia harus terpaksa menggantikan Kakak Kandungnya menukah dengan seorang pengusaha.


Dewi tunggu di sana ya Kak 😊


__ADS_2