Suami Akhiratku

Suami Akhiratku
Pertanyaan Aisyah.


__ADS_3

Sementara Akbar dan Si Kembar memilih kamar Amara dulu, yang sangat pembersih dan simple, Sandy kembali ke kamarnya, setelah bertahun tahun tidak ia singgahi. Namun, karena Leah dan Sandy tetap menyewa jasa asisten rumah tangga dan tukang kebun. Rumah mereka tetap rapi dan terawat. Apa lagi setiap malam jum'at selalu di adakan pengajian di dalam rumah itu.


"Ma? kamarnya bagus banget, lucu motif motifnya. Ini kamar Mama dulu? " Tanya Aisyah.


"Bukan nak?!. Kamar ini dulu milik tante kamu, Kakak Mama. Namanya Tante Glenca" Jawab Leah.


"Mama masih punya Kakak perempuan?? " Tanya Aisyah.


"Bukan hanya Kakak perempuan, Mama juga punya Adik perempuan. Namanya Amara" Jawab Leah.


"Tapi kok Kakak gak pernah lihat mereka? dan mereka tidak ada di sini? " Kata Aisyah.


"Mereka sudah punya rumah masing masing sayang, kamu suka kamar ini? " Tanya Leah.


"Suka banget, bagus banget Ma" Jawab Aisyah.


"Mulai saat ini, jika kita ke sini lagi. Kamar ini milik Kakak" Kata Leah.


"Apa nanti Tante Glenca gak marah Ma? " Tanya Aisyah.


Leah menggelengkan kepalanya, ia jadi teringat dimana dulu masih hidup bersama Papa, Tante Soraya, Glenca dan Amara. Dimana Leah suka tidak diperlakukan dengan Adil. Dimana tempat mereka saling bertengkar di kamar itu. Tak terasa air mata Leah menetes begitu saja.


"Loh, Mama nangis? " Tanya Aisyah.

__ADS_1


"Mama cuma kangen sama Tante Tante kamu nak. Mama rapi rapi dulu yaa, Assallamualaikum " Kata Leah keluar terburu buru dari kamar Glenca.


"Wa'alaikum sallam" Jawab Aisyah heran.


Sebenarnya, selama ini Leah tidak benar benar membenci Ibu dan saudari tirinya itu. Bagaimanapun juga, sejak kecil Leah di besarkan oleh Soraya, dan hari harinya di temani oleh Glenca dan Amara.


Lamunan Leah tersadar saat ada yang memencet bel rumah, sementara anak anak bersama Sandy, Leah membuka pintu dan melihat siapa yang datang.


"Hallo mantan calon adik ipar" Kata wanita yang tak asing untuk Leah.


"Kak Irene? " Kata Leah.


"Ruchan datang Le? " Tanya Sandy yang menyusul dari belakang.


"Hallo sayang" Sapa Irene.


"Sayang, jangan emosi dong, nanti darah tinggi, terus struk. Gantengnya ilang. Aku kan jadi sedih" Kata Irene.


"Pergi kamu!! Jangan pernah lagi ganggu kehidupan kami Kak" Kata Leah mendorong Irene.


"Sandy!! Dengar baik baik ya, sampai kapanpun. Aku akan tetap membuat hidupmu sama seperti hidupku. Hancur!! Menderita!! Tanpa arah dan tujuan seperti ini Sandy!! Aku Sakit Sandy!! Semua ini karena kamu!!" Teriak Irene.


Akbar yang mendengar teriakan Irene pun keluar, di susul dengan Aisyah dan si Kembar. Tatapan tajam Irene langsung tertuju kepada Akbar.

__ADS_1


"Hallo sayang. Perkenalkan, Mama Irene" Kata Irene menyentuh pipi Akbar.


"Jangan sentuh anakku!! " Teriak Leah menepis tangan Irene.


"Dia anak Sandy dan calon anakku Le? Lihat lah dia,gembul, manis sekali. Ayo sayang ikut Mama jalan jalan" Ajak Irene menarik tangan Akbar.


"Berani kamu menyentuh anakku!! " Teriak Ruchan dari belakang.


"ABI!! " Teriak Aisyah.


"Kak, Syakir takut" Kata Syakir kepada Aisyah.


"Kaka akan selalu melindungi kalian, tenang saja Tetap berada di belakang Kakak ya" Kata Aisyah membelakangi Kabir dan Syakir.


Irene menoleh kebelakang.


"Oho.. Anakmu? Dia Anakku dan Sandy. Kamu hanyalah Ayah angkat anak ini" Kata Irene.


"Irene cukup!! Pergi dari sini!! " Kata Sandy menarik tangan Irene dan mendorong Iren dari luar pagar rumah.


"Jangan sekali kali, kamu menyentuk Akbar anakku. Dia anakku!! Apa peringatanku 6 tahun lalu kamu sudah lupa?? Aku ingatkan sekali lagi" Ancam Ruchan.


"Cukup!! Aku sangat ingat peringatanmu itu Ruchan!! Ingat Sandy!! Aku akan membuat kau menyesal telah memperlakukanku seperti ini. Tunggu saja nanti!! " Kata Irene pergi dari hadapan Ruchan dan Sandy.

__ADS_1


Leah bertanya tanya, sebenarnya apa peringatan Ruchab kepada Irene. Sehingga Irene bisa langsung pergi begitu saja. Dan apakah ingatan Ruchan telah kembali?.


Hai kak, kunjungi juga novel baruku ya "Cinta dari Kakak". Akan up ketika Suami Akhiratku sudah Up dulu. Terimakasih. Oh ya, beri saran kalian dong. Siapa yang setuju, Author adain cerita tentang Aisyah, Akbar dan Si Kembar sendiri. Dengan novel bertajuk berbeda.


__ADS_2