
Leah memyambut suara adzan dengan melafadzkan syukur atas nikmat Allah yang telah di berikan kepadanya, masih bisa melihat terbitnya matahari, bangun tidur suami di sampingnya, memiliki suami yang penuh dengan kasih sayang, memiliki anak yang tidak rewel, sekarang udah mau nambah lagi.
"Alhamdulillahilladzi ahyaanaa badaanaa amaatanaa wailaihi nushur "Ruchan tersenyum melihat senyuman Leah.
"Senyumanya segitunya? "Kata Leah.
"Senyumu mengalihkan duniaku, tapi Allah masih yang pertama untukku hahaha " Goda Ruchan.
"Gaje deh" Kata Leah.
"Biarin, hayuk jama'ah, kali ini gak mau gendong ya, ntar bersentuhan, percuma dong wudhunya, mau Abi duluan atau Mama? " Tanya Ruchan.
"Abi dulu aja, Mama siapin tempat buat sholatnya " Kata Leah.
Ruchan segera ke kamar mandi dan mengambil air wudhu, tak lama Leah memyusul, mereka sholat berjamaah di ruang rawat inap. Dengan menggunakan alas karpet mereka berdua kelihatan khusuk melaksanakan perintah sang maha pencipta.
__ADS_1
✳✳✳✳✳
Pagi itu Ruchan menerima dua kabar baik dari Iksan, pasalnya lamaran Arifin di terima keluarga besar Intan, walau sempat was was karena perbedaan agama dengan keluarga Intan, namun keluarga Intan merestui hubungan mereka.
Kali ini keajaiban dari Arifin sendiri, ia memang sudah mantap dengan pilihan hatinya, pertunangan pun langsung di laksanakan hari itu juga dengan keluarga besar Intan, dan pernikahan akan terjadi 4 bulan lagi, dan akan di adakan di Pesantren, sesuai dengan kemahuan keluarga Intan.
Ada alasan tertentu yang membuat Orang tuanya Intan meminta resepsi di Pesantren, kabar baik lainnya, Sandy telah membereskan orang suruhan Irene, namun tanpa Sandy sadari itu akan mmperburuk keadaan antara Sindi dan Irene.
Irene ini sosok gadis yang tak mau tau, berbuat seenaknya tanpa memikirkan orang lain, entah kenapa orang seperti ini terlahir dari keluarga kaya raya.
Kabar baik ke tiga, pengumuman kehamilan anak kedua Ruchan dan Leah, seluruh penghuni Pesantren sangat bahagia. Namun kehamilan ini di ketahui oleh Umi dan Linda,membuat mereka berdua tambah benci dengan Leah.
"Bener mbak, semua santri sudah mengetahuinya, lalu apa yang harus kita lakukan mbak?" Kata Arum.
"Gugurkan kandungan Leah, " Kata Linda.
__ADS_1
Tanpa basa basi, Arum menolak untuk membuat Leah keguguran, itu sama aja pembunuhan, Arum menolak dengan keras, Sehingga Linda sangat marah dengannya.
Linda mengamcam Arum akan menyakiti keluarganya jika Arum tidak melakukan hal gila itu. Tapi Arum bersikeras tidak mau melakukannya. Arum pergi dengan muka kesal, Linda semakin marah dan membenci Leah.
✳✳✳✳
Malam setelah refreshing di Rumah Sakit, Leah tidur lebih awal, karena malam otu Ais juga tidur lebih awal, terdengar nada pesan dari hp Ruchan, dan Leahpun membuka. Leah terkejud, ada yang mengirimnya foto dan memberi keterangannya. "masih ingat jaman ini gak? aku kangen" ,sontak membuat Leah cemburu dan kesal.
Ketika Ruchan masuk kamarpun Leah mencueki nya, Ruchan bingung dengan sifat istrinya yang makin lama makin sering marah marah gak. jelas, Ruchan fikir mungkin faktor hormon ibu hamil yang sering berubah ubah.
"Ma ada apa. sih? kok. mukanya kayak lagi sebel gitu.. "Tanya Ruchan.
"Mama mau tidur, ngantuk, capek badan hati huh " Kata Leah sewot.
"Lah, sini Abi pijitin.. " Kata Ruchan sambil memijat bahu Leah.
__ADS_1
"Gak mau, udah tidur gih Abi, tuh ada yang kangen di hp" Kata Leah kesal.
Ruchan semakin bingung dengan yang dikatakan Leah, siapa yang kangen? Ketika Ruchan membuka chatt, Ruchan telah mengetahui apa yang membuat Leah kesal.