
Pagi setelah mengaji, Leah berniat menanyakannya kepada Sindi. Awalnya Sindi tidak mau mengaku begitu saja. Namun, karena terus di desak oleh Leah, Sindi pun mengakui hubungan tersembunyi nya dengan Kakaknya (Sandy).
Leah bertanya, sejak kapan mereka menjalin hubungan, Sindi pun menceritakan awal mula ada rasa dengan Sandy. Semula di mulai saat acara pertunangan Leah, Sandy yang terburu buru ingin ke Pesantren tidak sengaja bertabrakan dengan Sindi di depan gapura Pesantren.
Sindi pun juga mengakui perasaannya timbul saat itu, Hubungan mereka semakin dekat di malam pernikahan Leah, saat mereka merencanakan sesuatu untuk mengerjai Leah, dari situ mereka berdua sudah menyatakan perasaanya masing masing.
💞💞💞
2 Hari berlalu, Malam itu Leah menunggu kepulangan Ruchan, sampai tengah malam suaminya belum juga pulang, Leah sangat mengantuk sekali dan tertidur di sofa.
Setengah jam kemudian,
Assallamualaikum..
Ruchan pun pulang. Melihat Leah yang sedang tertidur di sofa pun membuat hati Ruchan terharu, dalam hatinya, pasti sedang menunggu kepulangan Ruchan dari tadi.
Tanpa basa basi, Ruchan menggendong Leah ke kamar. Lalu Ruchan pun mandi, dia tidak ingin membangunkan istrinya karena kasihan telah menunggu nya lama.
Selesai mandi, Ruchan melihat Leah sudah tidak memakai hijab dan gamisnya lagi, nafsu Ruchan mulai tergoda, capek memang, namun suami mana yang tidak tahan dengan pose tidur istrinya yang sangat menggoda ini.
"Assallamualaikum sayang, " Kata Ruchan mengecup kening Leah.
__ADS_1
Leah yang masih sentengah sadar pun langsung memeluk Ruchan.
"Mas dah wangi, sejak kapan pulangnya, dan iya baju adek kemana ya?" Tanya Leah.
"Nggak tau, saat Mas mandi masih ada, saat Mas keluar kamar mandi, udah kayak gini, hayoooo sengaja yaa? apa memang udah pengen? Ehem" Goda Ruchan.
"Kalau pengen emang kenapa? Toh Mas juga capek kan? Jadi tidak mungkin makan Adek hahaha " Goda Leah kembali.
Melihat istrinya yang menggemaskan itu, Ruchan langsung memeluknya dengan erat.
"Pengen" Bisik Ruchan.
"Nama nya pengen ya nggak kenal capek to sayangnya aku" Kata Ruchan.
"Ayolah, sini, " Goda Leah.
Ruchan membaca doa, dan menutup seluruh tubuhnya bersama Leah menggunakan slimut, Ruchan mulai mencium kening Leah,..
Uhh.. Ummm pelan lah Yank..
Iya sayang.
__ADS_1
💏💏
🌞🌞🌞🌞🌞🌞
"Astaghfirullah hal'adzim, jam berapa ini, Yank bangun yank, dah siang ini, malu ah masa kita bangunya jam segini! " Kata Leah membangunkan Ruchan.
"Jam berapa?"Tanya Ruchan.
"Setengah tujuh."Jawab Leah.
"Yahhhh, nggak subuhan dong." Kata Ruchan.Leah dan Ruchan pun bergegas mandi, dan melakukan aktifitas rutin seperti biasa.
Hari demi hari berganti, kemesraan Leah dan Ruchan pun semakin besar, bahkan seluruh pesantren mengetahui hal itu, bahkan pernah ada yang memergoki Leah dan Ruchan saat bermesraan di kesempatan waktu luang mereka.
2 bulan pun berlalu...
Kabar gembira menyelimuti Kyai dan Ibu Nyai pesantren, Para guru dan para santri. Ya kabar gembiranya Istri Kyai Ikhsan hamil, usia kandungan nya baru memasuki 1 bulan.
Leah dan Ruchan pun ikut senang, mereka akan menjadi Pak lhek dan Bu Lhek, Namun ada hal yang akan membuat telinga Leah panas, pasalnya, sampai sekarang Leah belum tentu juga hamil, padahal pernikahan mereka di hari yang sama, bahkan yang menikah Leah dan Ruchan duluan.
Awalnya Leah cuek-cuek saja, namun semakin kesini Leah merasa panas hati, Ruchan pun berusaha meyakinkan Leah, kalau mereka memang belum di kasih rezeki momongan dari Allah.
__ADS_1