Suami Akhiratku

Suami Akhiratku
Pertemuan Sandy dan Sekar


__ADS_3

Ruchan sebenarnya ingin sekali bemesraan dengn Leah, namun ia takut tidak hati hati karena Leah sedang hamil, padahal kehamilan segitu emang lagi pengennya manja manjaan.


15 menit berlalu, makanan pun sudah tersedia di meja, Ruchan berniat untuk memanggil Leah, namun tidak ada respon, ketika di tengok, ternyata Leah ah tertidur di sofa, ingatan Ruchan mulai mengingat sesuatu, ia pernah di posisi seperti ini.


"Ma, bangun yuk, tuh makan siang udah jadi kasihan dedeknya belum makan juga kan dari tadi? " Ruchan membangunkan Leah dengan pecinya ia masih gugup untuk menyentuh tubuh Leah (Hello ustad, kamu tadi tidur di pangkuannya, dan membelai pipinya, bahkan menciumnya).


"Abi jahat ih, bangunin ya di sentuh lah, masa ia pake peci gini" Kesal Leah.


"Ya gimana lagi, ya udah, maaf deh, lain kali kalau bangunin Mama, aku cium " Kata Ruchan.


"Ngapain nunggu lain kali? sekarang aja" Kata Leah dengan bibir yang sudah monyong monyong.


"Ah kelamaan" Kata Ruchan mengangkat Leah ke meja makan.


"Tadi gak mau nyentuh, sekarang gendong gendong " Kesal Leah.


Seperti sedia kala, masakan Ruchan memang menggoda perut Leah, dengan lahap nya Leah memakan dan menghabiskan masakan yang Ruchan makan, dan membuat Ruchan senang.


✳✳✳✳✳


Di Penjara..


Sekar dan Linda mengetahui jika Ruchan dan Leah sedang berlibur di Singapura dan mengembalikan ingatan Ruchan.

__ADS_1


Mereka kesal, rencana mereka telah gagal total yang berujung membuat mereka masuk penjara, dengan hukuman berat.


Sandy dan Rio mengunjungi mereka.


"Siapa kalian, apa urusan kalian menemui kami? " Tanya Sekar.


"Mas Sandy, ada urusan apa ya kok datangi kami? " Tanya Linda.


"Aku kesini cuma mai bilang sama kalian, aku akan tetap mengajukan tuntutan kepada kalian dan membuat kalian lama tinggal di istana ini " Kata Sandy.


"Istana? Neraka iya, kamu siapa sih hah? " Tanya Sekar nge gas.


"Kar " Kata Linda.


"Tapi Mas, aku ini cuma di suruh sama Sekar, aku ndak tau kenapa dia dulu ngeluarin aku dari penjara, ternyata di suruh sama Sekar buat nyelakai Leah, Maaf Mas" Kata Linda bersilat lidah.


"Hek koe ki pinter yo muter mbalekke fakta, risi aku, awas koe ( Hek kamu ini pintar memutar balikkan fakta, jijik aku, awas kamu) "Kata Sekar membela diri.


"Kalau kalian gak mau kerja sama, aku akan buat kalian semakin lama di sini, dan iya kamu!! Mas Mes mas Mes, kapan aku pernah Rabi sama Mbakmu, panggil aku Pak Ganteng" Kata Sandy.


"San " Kata Rio.


"APA !!!" Sengak Sandy.

__ADS_1


Rio pun diam dan menurut.


"Tapi Mas, aku benar benar di jebak sama wanita ini " Kata Linda menunjuk Sekar.


"Ooo penghianat !! kita sama sama sepakat buat membuat Leah dan Ruchan pisah kan? sekarang apa? seakan akan ini cuma salah aku? " Kata Sekar.


"Hey, kenapa kalian bertengkar, aku kesini cuma buat lihat muka yang namanya Sekar ini, hufft cantikan adik aku, ya kan yo" Kata Sandy.


"Apa katamu? heh aku dan Leah itu cantikan aku kemana mana, lihat saja nanti, saat aku keluar dari sini, aku akan merebut Ruchan dari adikmu itu" Kata Sekar nge gas.


"Hey, kamu tau pelawak tesy saat dandan, nah itu sepertimu hahahah" Ejek Sandy.


"Sedangkan Adikku, kau tau sendiri kan? bahkan jika ia harus membuatmu jadi bubur, itu hal yang sepele buat dia" Sambung Sandy sengan bangga.


"Hey!!! " Teriak Sekar.


"Cukup, waktu berkunjung sudah habis, silahkan tahanan kembali ke sel, dan buat bapak bapak silahkan untuk berkunjung lain kali" Kata polisi penjaga.


"Idih berkunjung Pak? lebih baik lihat monyet di oebun binatang, besok pengacara ku yang akan datang ke sini, dan membuatmu lebih lama menginap di hotel bintang 10 ini, Ayo Rio kita pulang, " Kata Sandy.


"Hey dasar cowok gila" Teriak Sekar.


Linda terlihat sangat murung, ia sedikit menyesali perbuatanya kepada Leah, ia berfikir jika Sekar mungkin bisa saja keluar, karena dia anak orang berada, sedangkan Linda bukan siapa siapa, bahkan orang tuannya pun tak pernah mengiginkan dirinya.

__ADS_1


__ADS_2