Suami Akhiratku

Suami Akhiratku
Mas Ruchan


__ADS_3

Malam itu acara tahlil pertama untuk Abi, Ruchan bersiap siap ke Peantren, walau rumah Ruchan satu area dengan Pesantren namun Ruchan tetap memyempatkan bermain dengan Aisyah dulu.


"Udah siap pergi Kak? Biar Aisyah sama kita aja, berhubung kita lagi halangan dan tidak bisa mengikuti tahlilan, kasihan kalau Aisyah ikut.. " Kata Amara.


"Yakin kamu bisa ngurus Ais? " Tanya Leah.


"Yakin donk, kan ada Mama juga di sini, Kak Glenca udah berangkat duluan disana " Kata Amara.


"Yaudah kalau gitu, ayuk Mas, kita tinggal dulu ya Ma.. Assallamualaikum.. " Kata Leah.


"Wa'alaikum sallam... "


Leah melihat Ruchan jadi pendiam sejak siang, Leah tau apa yang Ruchan rasakan, karena 1 tahun yang lalu Leah juga mengalaminya.


"Abi? tetap tersenyum ya, Abi belum pergi, ruh nya masih disini bukan? jadi tetap tersenyum.. " Kata Leah dengan senyum pepsodent.


"Tunggu, barusan Adek panggil Mas apa? " Tanya Ruchan.


"Abi..


"Apa? " Goda Ruchan.


"Serah .. " Kata Leah bete.

__ADS_1


"Tunggu tunggu, bercanda sayangku.. Mama nya Ais? " Goda Ruchan.


Melihat senyum Ruchan, hati Leah merasa senang, di Pesantren sudah banyak sekali orang ikut tahlilan, bahkan ada yang dari luar kota, Intan dan orang tuanya juga datang, namun orang tuanya hanya akan ikut gabung saja, karena mereka non muslim, dan akan bertemu dengan Arifin. Hanya Sandy yang belum kelihatan.


Sandy akan tiba besok pagi, sebarnya lusa baru datang, namun karena yang meninggal mertua Adiknya, Sandy meminta temanya tukaran cuti.


"Mama Ais, Abi kesana dulu ya, Mama biasa duduk dengan Sindi, tapi hindari Umi dan Linda, Abi takut nanti Umi bikin rusuh lagi seperti tadi siang.. " Kata Ruchan.


"Iya Mas, eitss Abi hehehe " Kata Leah..


"Assallamualaikum sayangku.." Kata Ruchan.


"Wa'alaikum sallam warahmatullahi wabarokatuh.. "


"Kak Sandy? Assallamualaikum.. " Salam Leah.


"Wa'alaikum sallam.. Le? Kakak udah sampai. depan Pesantren, mau masuk udah banyak orang nih, kamu atau siapa gitu bisa bantu Kakak masuk gak? Ruchan Kakak telfon gak di angkat mungkin di silent hp nya.. "


"Hah? Kak Sandy udah sampai? Kakak bilang besok, gimana sih, bentar ya Leah cariin cara buat Kak Sandy bisa masuk.. " Kata Leah.


"Buruan ya, Kakak gak tahan ini, di ajak ngobrol sama kakek kakek pakai bahasa jawa halus, Kakak gak bisa, masa iya harus buka kamus jawa, buruan..!! "


"Iya sabar Kak, ah itu ada orang yang bisa di suruh, bentar ya Kak Assallamualaikum.. " Tutup Leah.

__ADS_1


"Yah di matiin lagi" Kata Sandy.


"Sampean saking Jepang numpak nopo, jam pinten saking mriko? terus ting mriki enten sederek sinten? (Kamu dari Jepang naik apa? jam berapa dari sana? terus di sini ada saudara siapa?) "Tanya Kakek itu.


"Anu,.. enggih hehehehe" Kata Sandy bingung.


Leah memanggil salah satu santri yang sedang mengambil minuman untuk tamu.


"Assallamualaikum.. "


"Wa'alaikum sallam mbak, ada apa? " Tanya Santri itu.


"Saya boleh minta tolong gak? Kakak saya udah sampai di depan, tapi gak bisa masuk mobilnya, bisa di jempuy gak? katanya di depan gapura.." Kata Leah.


"Oh Mas Sandy sudah datang ya? ya mbak saya akan segera ke sana jemput Mas Sandy, " Kata Santri itu.


"Terima kasih ya, saya ke sana dulu.. Assallamualaikum.. " Kata Leah.


"Wa'alaikum sallam mbak "


Masalah Sandy selesai, Leah berjalan menuju tempat santri perempuan dan duduk di dekat Sindi.


Leah memggoda Sindi dengan kedatangan Sandy.

__ADS_1


__ADS_2