
Subuh menyambut kota Jogja, merdunya suara adzab memanggil para umat untuk bangun dan melakukan kewajibannya.
Mandi wajib bagi pasutri setelah melakukan hubungan badan pun harus di laksanakan, Semua sholat berjamaah termasuk Leah yang biasa nya sholat sendiri di rumah, kali ini ikut sholat berjamaah di mushola khusus perempuan, dan Sandy pun juga ikut berjamaah di Masjid. Sematar Baby Ais bersama santri yang sedang tidak melaksanakan sholat subuh.
Setelah sholat, semua santri tadarusan sebentar dan apel pagi, karena akan ada acara penting, semua santri melakukan apel hanya sebentar. Ruchan, Leah dan Sandy kembali ke rumah untuk siap siap.
Setelah selesai menyiapkan baju untuk suami dan anaknya, Leah menyiapkan baju koko yang putih bersih untuk. ijab qobul Sandy, ia usap usap baju Sandy dan meneteskan air mata.
"Jangan di tangisi, nanti bajunya rusak Le? " Kata Sandy.
"Jahat ih, Leah terharu aja, akhirnya setelah sekian lama Kakak jomblo dan baru bisa move on dari uler itu, Kakak udah mau nikah aja " Kata Leah menangis.
"Leah sedih Kakak mau nikah? Kalau gitu Kakak gak jadi nikah deh, Kakak benci Leah nangis" Goda Sandy.
"Ih Kakak jangan ngomong gitu gak baik tau, Leah tentu sedih Kakak bakal sibuk dengan keluarga sendiri, tapi Leah bahagia, akhirnya Kakak ada yang ngurusin huhuhu "Kata Leah masih menangis.
"Udah jangan nangis gini ah, nanti kamu butuh riasan tebal kalau nangis mulu, kantung matanya jadi kayak ingusnya Rika, temen TK kamu waktu itu hahahaa, dah sana urusin dulu anak sama suamimu " Kata Sandy memeluk Leah.
Leah masuk ke kamar, ternyata Ais sudah bangun, Leah pun mendandani bidadari kecilnya itu, dengan PD Ruchan keluar hanya memakai pakaian dalam.
"Astagfirullah Hal'adzim Abi, pakai celananya dulu, atau pakai handuk gitu. " Teriak Leah.
"Abis Mama main masuk aja, bilang dong kalau lagi ndandanin Ais, Abi kan bisa pakai handuk dulu tadi" Kata Ruchan sambil melilit handuk.
"Abi sengaja mancing nafsu Mama? " Tanya Leah.
__ADS_1
"Iya, emang kenapa, Mama kan istri Abi, " Kata Ruchan.
"Abi ni lama lama mesum ya? nyebelin ih" Kesal Leah.
"Sayang, baru tau ya?? Mama kan emang suka nya yang begini" Kata Ruchan memegang b*k*ng Leah.
"Abi, awas aja, jika Mama udah sampai puncak birahi, jangankan 1 menit, 5 detik aja, Abi sudah K.O.. " Ejek Leah.
"Idih, obrolan macam apa ini, ckckck ternyata Mama, astagfirullah hal'adzim " Goda Ruchan.
"Abi yang ngajarin " Kata Leah.
"Eeh, alesannya ini, bumil cantik, gih sana mandi, bau kecut tau" Kata Ruchan menggendong Aisyah dab langsung keluar.
"ABIIIIIIIIIII !!!! " Teriak Leah.
Tanpa Ruchan sadari, Sandy sudah ada di depan pintu, Ruchan terkejut dan tiba tiba berubah ke sifat aslinya yang tenang seperti air di danau...
"Mas Sandy. " Kata Ruchan menunduk.
"Kamu apaan Lele usilku ha? " Tanya Sandy sok galak.
"Emm gak kok Mas, bercanda " Jawab Ruchan.
"Sini Ais, awas kalau Leah sampai terlihat bete, aku pithes kamu" Kata Sandy mengertak Ruchan (bercanda yaa).
__ADS_1
"Mas udah rapi gitu jangan gendong Ais, biar aku saja yang gendong Ais" Kata Ruchan.
"Eh aku Omnya mau apa kamu? " Kata Sandy ngeyel.
"Tapi aku Bapak nya Mas hehehe " Kata Ruchan.
"O iya nding, kuat kamu dong, ah bodo amat sini, biar Ais sama Omnya. " Kata Sandy menggendong Aisyah.
"Ada apa sih, pagi pagi dah ribut aja.. " Kata Leah yang muncul di belakang mereka, ya memang mereka ribut ada di depan pintu kamar.
"Siapa yang ribut, kalian aja kalee" Kata Sandy menghindar.
"Udah siap kan Abi, Mas Ikhasan dan yang lain sudah menunggu, tadi pagi katanya santriwati udah berangkat duluan, kan tempatnya terpisah, santriwati di dalam dan yang laki laki di luar. " Kata Leah.
"Gini aja, kita berangkatnya barengan, bawa mobil sendiri sama Mas Sandy gimana? ntar Mama sama Ais masuknya bareng Mbak Vina, sekalian Mas Ikhsan sama Mbak Vina semobil bareng kita" Kata Ruchan.
"Bilang aja Abi yang gak mau jauh jauh dari pujaan hatinya hufft" Goda Leah.
"Jangan terlalu pede, ntar jadi penyakit " Kata Ruchan.
Leah memcubit Ruchan dengan sangat lembut.
"Udah belom mesra mesraannya? keburu siang ini, di tunggu sama yang lain, gak jadi wik wik ntar malam akunya " Teriak Sandy.
Leah dan Ruchan langsung cepat cepat keluar, kata kata Sandy membuat Leah dan Ruchan tertawa.
__ADS_1
Semua orang sudah menunggu Sandy, Bus untuk membawa para santri juga sudah datang, dan para santri segera masuk bus, tapi sebelum itu mereka berdoa bersama dulu, supaya di beri kelancaran dan keselamatan hingga acara selesai.