Suami Akhiratku

Suami Akhiratku
Kecelakaan motor.


__ADS_3

Setelah acara selesai, Leah belum juga melihat Kakaknya, Ruchan bilang, ia sedang keluar bersama Farhan membeli sesuatu, namun sampai sore ini belum juga pulang, padahal malamnya Sandy akan terbang ke Singapura. Perasaan Leah makin gak karuan karena hp milik Sandy dan farhan gak bisa di hubungi.


Suara adzan maghrib berkumandang, Ruchan minta izin pergi ke masjid, Ruchan melihat Leah yang sedang di landa kekhawatiran, langsung menghiburnya.


"Istighfar Dek, mungkin Mas Sandy memang lagi sibuk, dia juga perginya kan bareng Farhan.. " Kata Leah.


"Tapi Mas, Hp Ustad Farhan juga gak aktiv lho, Adek kan jadi tambah khawatir, ini udah telat lho Mas, Katanya mau ke masjid? " Kata Leah.


"Lihat kamu seperti ini, Mas mana tega ninggalin adek.. " Kata Ruchan.


"Adek gak papa kok" Kata Leah.


Ruchan pun pergi ke masjid, meninggalkan Leah yang sedang khawatir, di tambah Aisyah nangis terus, Leah semakin bingung.


Leah mendengar suara kaki di seret, suara itu makin dekat, dan suara tangis Aisyah juga makin kencang.


"Assallamualaikum.. "

__ADS_1


Suara Sandy, Leah langsung berlari keluar, suara Sandy terdengar berat, Leah kaget saat melihat Sandy, kakinya di perban, tangan nya juga di perban, dan jalannya pincang pincang.


" Kak Sandy, Kakak kenapa? Kakak jatuh? " Tanya Leah menangis.


"Mas bantu saya ke dalam ya" Kata Sandy ke santri yang mengantarnya.


Sandy duduk di sofa ruang tamu. Leah terus saja menangis melihat keadaan Sandy, baby Ais pun yang dari tadi nangis malah tangisannya tambah kencang. Ruchan yang mendengar kabar dari santri lain, bahwa Farhan dan Sandy kecelakaan pun langsung pulang melihat Sandy.


"Assallamualaikum.. "


"Mas Ruchan ndak paoa kan? Sini biar Ais Mas yang nenangin, Adek urus dulu Mas Sandy ya.. " Kata Ruchan menggendong Aisyah.


"Kok bisa gini sih Kak? " Tanya Leah.


"Rem motor nya blong, ternyata memang di sengaja ada yang motong kabel penghubungnya, kita menghindari ibu ibu yang lampu shein nya ke kanan, tapi belok kiri, ketika mau di rem gak bisa, akhirnya Farhan banting stir ke kenan dan menabrak salah satu pengendara mobil, saat kita jatuh, dari belakang ada motor juga kenceng, Kakak sih gak papa cuma lecet lecet, tapi Si Farhan sempat pinsan dan masih berada di rumah sakit. " Cerita Sandy.


Astagfirullah hal'adzim..

__ADS_1


Siapa yang ingin mencelakai Sandy dan Farhan? kenapa sampai motor yang di tunggangi Farhan kabel penghubung rem nya bisa putus? bahakan itu di sengaja karena bekas potongannya sangat rapi, seperti di potong menggunakan gunting.


Leah mulai menyuruh Sindi untuk menyelidiki ini semua, dan mengawasi Umi dan Linda. Siapa tahu kecurigaan Leah ke dua anak ibu itu benar.


Di sisi lain, Umi dan Linda bertemu.


"Umi, aku tadi lihat Sandy itu pulang naik taksi Umi, bukannya dia yang mati malah Ustad Farhan yang masih belum sadar di Rumah Sakit. " Kata Linda.


"Kamu jangan keras keras ngomongnya, kalau ada yang tau bagaimana? ,janagan ada yang tau kalau kita yang sabitasi rem motornya Farhan.. " Kata Umi bisik bisik.


"Sabotase Umi.. "Jelas Linda.


"Haiyo iku lah, wes lebih baik kita jangan bahas ini dulu, Umi nanti akan pikirkan lagi bagaimana cara membuat Leah kehilangan satu persatu dari orang yang di sayanginya, biar dia gila, terus kamu bisa nikah sama Ruchan. " Kata Umi.


Namun mau bisik bisik bagaimanapun juga, percakapan itu telah berhasil Sindi dan Ita rekam, sungguh jahat sekali hati mereka berdua. Itu sudah tindakan kriminal. Berencana menghilangkan nyawa seseorang, sudah di anggap pembunuhan.


Sindi dan Ita mengirimkan bukti rekaman itu kepada Leah, Ruchan, Sandy dan Arifin. Arifin dan Intan tengah sibuk menunggu Farhan di rumah sakit. Karena bagaimanapun juga, Farhan dan Arifin sudah bersama sejak kecil. Arifin sedih ketika mendengar Farhan kecelakaan dan masih koma di Rumah Sakit.

__ADS_1


__ADS_2