Suami Akhiratku

Suami Akhiratku
Sandy dan Leah.


__ADS_3

Malam ini hujan sedang, tidak deras namun seperti air hujan nya besar besar, sahut sahutan suara para santri mengaji membuat baby kecil tertidur pulas di pangkuan Sandy.


Leah dan Ruchan sedang keluar membeli keperluan putrinya yang belum ada, termasuk susu formula, karena ASI Leah tidak keluar banyak, dan harus di sambung menggunakan susu formula.


Sandy yang sedang menimang nimang keponakanya, terlihat sibuk sedang mencari nama untuk keponakannya. ( Hei pak Sandy, dia keponkanmu bukan putrimu hadeeh).


"Assallamualaikum "


Terdengar Leah mengucapkan salam, Sandy pun langsung meletakkan baby kecil ke kamarnya.


"Wa'alaikum sallam. Dah pulang Le? " Tanya Sandy.


"Iya Kak, nih pesanan Kakak, ya Allah apaan ini,? " Tanya Leah menunjuk kertas kertas yang berserakan di meja.


"Kakak mau usul nama Le, nih nama yang cantik, cocok buat anakmu Le, " Kata Sandy


"Kakak !! Yang berhak kasih nama tu aku, anak anak aku, dia dekat dengan Kakak aku gak masalah, tapi jangan sampai nama juga Kakak mau nimbrung dong Kak.. " Bentak Leah.


"Astagfirullah hal'adzim Dek, kamu kenapa sih, kok marah marah gini, Mas Sandy kan cuma mau usul, bisa dong di selipin di tengahnya nanti namanya.. " Kata Ruchan.


"Huh, Mas sama aja.. " Kata Leah masuk. ke kamar.


"Maaf ya Mas,.. "Kata Ruchan.


"Kamu harus perhatikan Leah, dia kena beby blouse itu, aku keluar dulu ya.. "Kata Sandy menunduk lesu.

__ADS_1


Memang Sandy sedih di bentak Leah, namun Sandy mengerti, Leah marah marah karena baby blouse, Sandy duduk. termenung di dedapan aula.


Sindy dan Farhan yang sedang lewat menghampiri Sandy.


"Assallamualaikum "


"Wa'alaikum sallam.. "


"Mas Sandy ngapain di sini sendir.. " Tanya Sindi.


"Gak papa, lagi pengen ngadem aja.. kalian dari mana? " Tanya Sandy balik.


"Oh biasa, rapat, orang penting gitu.. " Kata Farhan lebay.


Di rumah Ruchan.


"Dek.. " Kata Ruchan menyentuh pundak Leah.


"Lhoh, kok Adek nangis? kenapa? " Tanya Ruchan.


"Gak tau Mas, tiba tiba pengen nangis aja,dan barusan aku juga bentak Kak Sandy hhuhuhuhu " Kata Leah sambil menangis.


"Adek kalau udah lega minta maaf ya sama Mas Sandy, kasihan lho dia, tapi muka nya langsung nunduk gitu.. " Kata Ruchan menenangkan Leah.


"Adek lom pernah bentak Kak Sandy kayak tadi Mas, Adek takut kalau Kakak marah, dia sayang sekali dengan ku, makanya dia juga sayangnya banget sama anak kita, lihat kan bagaimana dia mengasuh anak. kita? " Kata Leah menyesal.

__ADS_1


"Ya udah, kalau dah tenang, nanti cari Mas Sandy dan minta maaf ya, Mas mau lihat anak. kita dulu.. "Kata Ruchan mengecup kening Leah.


Leah pun keluar mencari Sandy, Leah terus mencari Sandy suapaya bisa minta maaf padanya. Ketika Leah menuju ke aula, ia melihat Farhan dan Sindi, Leah berniat untuk bertanya pada mereka, semkin dekat Leah melihat Kakak nya.


"Kak Sandy.. " Panggil Leah.


"Le? ada apa? " Tanya Sindi.


"Aku boleh ngomong berdua dengan Kakak ku..? " Tanya Leah


"Oh tentu saja, ayo Ustad kita lanjutkan kegiatan kita, Assallamualaikum.. "Kata Sindi menarik sorban Farhan.


Leah pun duduk si samping Sandy, ketika Sandy ingin bertanya, tiba tiba Leah memeluk Sandy dan menangis.


"Maaf" Kata Leah sambil menangis.


"Hey, buat apa kamu nangis Le? " Tanya Sandy.


"Gak seharusnya Leah bicara dengan nada tinggi seperti tadi ke Kakak, Leah gak tau kenapa akhir akhir ini emosi Leah berubah ubah.. " Kata Leah menangis.


"Kakak gak suka lihat Leah nangis, Kakak gak marah kok, Kakak maklum aja, Leah kan habis lahiran, capek dong, belum juga tiap malam begadang, Kakak tau itu. " Kata Sandy.


Bagaimanpun kemarahan Sandy hanya sementara untuk Leah, Sandy melepas pelukan Leah dan mengusap air matanya.


"Le? bagaimanapun kamu, sifat kamu, keadaan kamu, kamu tetap adik Kakak, Kakak sudah berjanji sama Papa Mama saat kamu lahir, waktu itu Kakak lihat kamu lahir,tangisan pertama kamu membuat hati Kakak tergugah. Saat itu Mama menyuruh Kakak untuk. menyentuh pipimu, Mama bilang, kalau Kakak harus ada di samping kamu sampai kapan pun, walau kamu sudah berkeluarga, melindungimu walau ada suamimu, kami bagai permata berharga di mata Kakak, sama seperti bayimu, Kakak jatuh cinta sama anak kamu Le? dia mirip sekali dengan mu, dan Kamu mirip dengan Mama.. Jadi, gak usah sedih sedih dan nangis lagi ya.. Kakak tetep sayang kok sama Lele, ada hal yang harus .Leah lakukan buat Kakak " Jelas Sandy.

__ADS_1


Leah memeluk Sandy dengan erat, sama ketika mereka masih kecil.


__ADS_2