
Rutinitas pagi telah usai di kerjakan oleh semua santri, mereka juga sudah siap siap belajar, karena para Ustad kesayangan mereka Farhan dan Arifin sudah pulang dari Singapura.
Di rumah Ruchan dan Leah sedang berdebat (Ini pertama kalinya), Leah cemburu dengan cewek yang ada di dalam foto itu, mungkin emang foto lama, namun di dalam foto itu, si cewek bilang kangen dan membuat Leah kesal.
"Ma, itu tu hanya teman dulu, cuma Mama cinta pertamaku dan insyaallah akan menjadi terakhir.. " Jelas Ruchan.
"Iya tapi dia siapa? kenapa. pakai bahasa kangen segala? " Tanya Leah marah.
"Astaghfirulloh hal'adzim Ma, dari tadi pagi bahasnya ini mulu, Abi capek jawabnya. "Kata Ruchan.
"Ya habis Abi itu gak jelas ceritain nya, bilang kek Mantan atau TTM gitu, yang jelas lah..." Kata Leah kesal.
"Gak ada hal seperti itu Ma, Abi gak ada hubungan apa apa sama cewek. itu, hanya teman biasa seperti hubungan Abi dengan Sindi, atau sama Linda, udah gitu aja gak ada yang spesial "Jelas Ruchan.
"Ya tapi kenapa dia bilang kangen? terus kenapa nyebut nama Linda ha? Abi nyebelin.. " Kata Leah dengan nada tinggi.
__ADS_1
"CUKUP !!! Cukup ya, aku udah jelasin semuanya dia siapa? kamu masih aja ngeyelnya gak ketulungan, kalau mau nuduh aku selingkuh jangan gini dong.. " Bentak Ruchan.
Leah menangis, menangis tersendu sendu, selama ini tidak pernah Ruchan membentaknya seperti itu, apa yang salah dengan Leah? apa karena dia lagi hami? atau ada yang sengaja buat Ruchan dan Leah berkonflik?.
Sambil menggendong Ais, Leah langsung lari ke kamar, dalam hatinya "Aku gak nyangka Mas Ruchan bental. bentak aku, padahal aku cuma nanya, kenapa perempuan itu pakai kangen kangenan, istri mana yang gak cemburu, melihat suaminya di kangeni cewek lain".
Dengar Leah membanting pintu, Seketika Ruchan sadar atas kesalahannya, harus nya dia tidak membentak Leah, bagaimanapun juga Leah sedang hamil,tidak boleh sampai stres.
Ruchan mengetuk pintu, namun tak ada jawaban dari Leah, Ruchan khawatir, merasa bersalah ia yak sepantasnya seperti itu.
"Ma, bukain pintu dong, Abi minta maaf ya.. " Kata Ruchan.
"Leah males sama Mas Ruchan, kalau mau pergi pergi aja, tapi jangan bentak bentak Leah dong, Kak Sandy dan Papa belum pernah bentak Leah gitu.. " Teriak Leah.
Sepertinya memang Leah membutuhkan waktu, Ruchan merasa bersalah, sebagai seorang suami harusnya bisa membagi fikiran.
__ADS_1
"Ah semua ini. memang salahku, aku tinggal dulu aja, siapa tau besok pas aku pulang kemarahannya sudah hilang." Kata Ruchan.
Selembar kertas dari Ruchan di letekkan di bawah pintu, karena Leah tertidur, akhirnya surat itu gak kebaca. 2 jam berlalu, Ais menangis hingga membuat Leah terbangun dari tidur.
"Eh aku tertidur cukup lama ternyata, Abi. !! Hati ini dia berangkat Tausiyah, aki harus siapkan semuanya.. " Kata Leah sambil menggendong Aisyah.
Namun Leah tak menemukan suaminya, di Madrasah pun jiga tidak ada, Leah sudah bertanya ke setiap Ustad di sana, namun tak. juga menemukannya.
Akhirnya ada yang tau juga tentang Ruchan, Santri itu bilang kalai Ruchan sudah berangkat 2 jam yang lalu, pergi Tausyah di luar kota. Leah merasa sedih, kenapa dia harus tertidur.
Ketika pulang, Leah duduk. di. sofa dan bermain dengan Ais, wajah tak. semangat Leah membuatnya terlihat sangat kucel. Ketika melihat kanan kiri, Selembar kertas di samping bawah pintu mencuri perhatian Leah, lalu ia mengambil dan membukanya.
"Hah surat dari Abi? kan bisa telfon atai chat.. " Gumam Leah.
"*Assallamualaikum Sayangku istriku, maaf ya, maaf banget, Gak. seharusnya Abi ngebentak Mama kayak tadi, Abi menyesal, jangan stress ya, jaga kandungannya, Abi pengen anak. kita sehat.
__ADS_1
oh ya Ma, gak ada wanita lain di luar sini, hanya Mama cinta pertama Abi setelah Allah. Hanya denganmu aku ingin memghabiskan waktuku di dunia, hanya bersamu Abi ingin melangkah ke syurga. Amin
Wanita itu namanya sekar, waktu smp ada lomba sholawatan, kebetulan dia pasangan duet Abi, dan itu foto bareng, dia senang bercanda, silahkan Mama tanya sendiri kalau gak percaya ini no nya. +62857-1346-xxxx. Maafin Abi ya, pergi juga gak cium Mama dan Ais, bahkan juga gak pamitan sama calon anak kita. Doa in urusan dan Tausiyah Abi lancar yaa. Wa'alaikum sallam warahmatullahi wabarokatuh 😘😘*"