Suami Akhiratku

Suami Akhiratku
Bab. 80


__ADS_3

Sindi merasa masih janggal dengan cerita Leah, fikirannya masih kacau. Mantan dari calon suaminya datang lagi, ia merasa ada hal yang akan terjadi di kemudian hari.


Masakan Ruchan telah selesai, Sindi pun pamitan dulu mau pulang, karena mulai besok ia akan menjalani masa pingitan. Leah tidak enak hati dengan Sindi, karena menceritakan setengah masa lalu dari Sandy. Leah hanya ingin Sandylah yang menceritakan semua itu kepada Sindi, kalau keluarga Irene juga bukan orang yang baik-baik, itu akan bahaya bagi keselamatan Sindi.


"Iatighfar Ma" Kata Ruchan memecahkan lamunan Leah.


"Astaghfirullah hal'adzim" Ucap Leah.


"Ada apa sih, cerita coba sini sama Abi" Tanya Ruchan


"Sindi ada masalah Bi, mantan Kak Sandy ganggu dia, kenapa juga harus muncul tuh orang" Kata Leah.


"Terus apa yang di takutkan, dulu waktu kita di jodohin juga Mama kan masih pacar orang lain" Tanya Ruchan.


"Aih si Abi, beda lah. Mantan Kak Sandy ini orangnya nekat beda dengan Vi..... " Kata kata Leah terputus oleh nada dering Leah yang berbunyi.


"Sindi? Kenapa dia? Assallamualaikum, ada apa Sin? " Tanya Leah.

__ADS_1


"cepat datang di depan toko Koh jtao sekarang, belakang gudang, cepat tolong aku"


Telfon Sindi terputus dan terdengan gebrakan meja, Leah yang sedang tidak enak badan langsung lari keluar untuk menolong Sindi.


"Lhoh Ma, mau kemana?" Tanya Ruchan kaget.


"Titipin Ais ke Ita apa ke Mbak Vina apa santri lain cepat, Sindi dalam bahaya, buruan" Kata Leah terburu buru.


"Iya kenapa? Bahaya apa? Kamu pikir sendiri dong kesehatan kamu Ma, Masyaallah" Kata Ruchan.


"Buruan kalau mau ikut, kalau tidak ya urus aja Ais " Kata Leah,


"Dimana toko Koh tjao?" Tanya Leah.


"Dekat lagi, depan ke kiri" Jawab Ruchan.


"Gudang kosongnya sebelah mana?" Tanya Leah.

__ADS_1


"Belakangnya" Jawab Ruchan ketakutan karena Leah semakin ngebut (jangan di tiru yaa).


Sampai di tempat yang di tuju, Leah mengikat hijabnya ke belakang, dan mengikat gamis nya ke atas, agar bisa leluasa bergerak. Ruchan kaget mengetahui sisi lain istrinya yang tidak ia ketahui.


Benar dugaan Leah, Sindi di sekap oleh anak buah Irene, ternyata dendam Irene masih belum kelar juga. Satu persatu anak buah Irene tumbang di kalahkan Leah, Sindi dan Ruchan sangat terkejut akan kemampuan bela diri Leah. Ketika Leah memukul bagian tangan salah satu penjahat itu, dari belakang Leah di pukul menggunakan balok, pandangan Leah buram saat itu, dengan sigap Ruchan menghalangi pukulan ke dua penjahat itu.


Ternyata Ruchan juga jago bela diri, penjahat-penjahat itu akhirnya kabur, Ruchan sangat kesal karena semuanya lolos, Leah membuka tali dan lakban yang menutupi mulut Sindi. Kabur, pandagan Leah semakin kabur, badannya semakin terasa berat dan...


Brukk..


Leah pinsan, Sindi mencari taksi dan membawa Leah ke Rumah sakit. Pemeriksaan sangat lama, Dokter bilang banyak luka lebam di tangan dan punggung Leah, dan lagi, ada kabar bahagia man teman.. Leah Hamil, Kakak Aisyah akan punya Adek yey.


Ruchan kaget mendengar kata Dokter bahwa Leah hamil, antara bahagia dan sedih. Bingung juga karena Aisyah masih kecil. Dan usia berapa kandungan Leah? sebab terakhir hubungan suami istri 2 minggu lalu, dan terakhirnya lagi 1 bulan yang lalu, entah itu yang dinamankan Rahasia Ilahi.


Gaes, mampir juga ke novel baru aku ya..


judulnya "Kania " tinggalkan jejak juga di sana.

__ADS_1


Aku tunggu yaa.. 😊😊


__ADS_2