
Hari ini, Leah dan Sandy sengaja membawa pulang Ruchan,dengan khusus Sandy menyewa jasa perawat dari Jakarta, yang sudah berpengalaman banyak, Perawat itu namanya Dito.
Semua ruangan telah di bersihkan olwh Leah, termasuk kamar yang akan di pakai oleh Ruchan, kamarnya Aisyah, Leah sengaja sementara tinggal di kamar santri putri, agar tidak membuat Ruchan bingung, cukup dengan bukti foto pernikahan yang sudah ada di dalam rumah.
"Assallamualaikum " Salam Ruchan ketika masuk rumah di papah oleh Arifin dan Farhan.
"Wa'alaikum sallam" Sandy sudah ada di dalam bersama Rio dan perawat, Ihksan pun juga ada di dalam.
Ruchan melihat setiap sudut ruangan di rumah itu, ia belum ingat tentang rumah itu, yang ia ingat, ia ingin membuatkan rumah untuk calon istrinya (Leah), namun seperti yang Ruchan ketahui, Leah sudah berumah tangga, bahkan sudah memiliki seorang putri dan sedang hamil.
Ruchan patah hati saat itu, namun Sandy dan orang sekelilingnya tetap berusaha membuat ingatan Ruchan kembali secara perlahan, dengan menunjukkan foto Leah dan Ais.
Farhan menrebahkan tubuh Ruchan dengan hati hati, saat itu di kamar sedang ada Farhan dan Ruchan, ini keaempatan bagus untuk Ruchan bertanya tentang Leah.
"Han? " Tanya Ruchan.
__ADS_1
"Opo Han? " Tanya balik Farhan.
"Leah itu dah nikah ya? " Tanya Ruchan.
"Udah, sama Ustad di pesantren ini" Jawab Farhan.
"Siapa? " Tanya Ruchan dengan wajah yang lesu.
"Kepo lah, udah lah, kamu istirahat saja, harusnya kamu tau Leah itu nikahnya sama siapa, lha wong kamu aja di sana saat Leah nikah " Goda Farhan.
"Ya siapa? ada banyaj Ustad yang masih lajang di pesantren" Kata Ruchan masih penasaran.
"Leah nikah sama aku? kok aku ndak inget ya" Kata Ruchan.
"Wes lah pikir dewe, lihat di kamarmu sana, banyak foto mu dan Leah di sana saat nikah dan saat mesra mesraan, ** bekas pun eneg" Goda Farhan.
__ADS_1
"Apa? " Tanya Ruchan.
"Emm ndak ndak, yang tadi aku sensor tuuut, aku sendiri wong ya ndak tau hehe " Kata Farhan tertawa.
"Kapan aku nikah? dan kapan aku punya anak? " Tanya Ruchan.
"Udah ya, istirahat yang cukup ben cepet sembuh, insyaallah kalau Allah menghendaki, kamu bisa inget kembali yang sudah berlalu, iku Mas Sandy juga udah siapin Sustor buatmu, sebelum kamu mengingat Leah, dia yang ngrawat sementara? " Kata Farhan.
"Sustor? " Tanya Ruchan.
"Lha wong lanang yo sustor to, wedok lagek suster (Lha laki laki ya sustor kan, perempuan baru suster) " Kata Farhan.
Ruchan pun di buat tersenyum oleh sahabat nya yang lucu itu, dan melihat sekeliling kamar, banyak foto Ais saat bayi, dan di sana juga ada foto Ruchan yabg sedang menggendong Ais, dan di sampingnya ada Leah yang memegang tangan Ruchan, foto itu ukurannya sangat besar, di sudut foto juga ada keterangannya.
"My Family "
__ADS_1
Perlahan ingatan Ruchan mulai mengingat Leah, senyum Leah, tawa Leah, bahkan ia mengingat kejadian dimana saat Linda mendorongnya ke jalanan saat di pasar.
"ABIIII !!!" Teriakan Leah dalan ingatan Ruchan.