Suami Akhiratku

Suami Akhiratku
Bab. 23


__ADS_3

Malam itu, Ruchan masih memandang foto kecil istrinya yang imut. Sedangkan Leah dengan tidurnya yang sama sekali tidak ada anggun-anggunnya pun sudah tertidur pulas. Ngorok pulak.


Pagi hari, Leah dan Ruchan bersiap-siap pergi ke bandara, semua barang yang mereka perlukan juga sudah siap. Mereka akan terbang ke Singapore dan berangkat bersama Sandy.


✈✈✈✈✈✈✈


Sesampainya di Singapore, Sandy berpamitan harus pergi bekerja. Karena pekerjaan Sandy sudah tidak.bisa di tinggal lagi. Sandy berkata kepada Leah dan Ruchan agar pulang ke apartment terlebih dahulu.


" Mas, pernah ke Singapore?" Tanya Leah.


"Pernah, sekali saja dulu, hanya sekali dan itu pun cuma sebentar" Jawab Ruchan.


"Kapan Mas? Lalu sudah kemana saja?" Tanya Leah.


"Sekitar 6 tahun lalu lah, pas transit" Jawab Ruchan.


"Nggak lucu" Kata Leah.


"Hahahah, memang bukan pelawak" Tawa Ruchan.


Sesampainya di apartment, Ruchan pun langsung mandi dan bersiap-siap mengajak Leah untuk jalan-jalan melihat Negara yang serba bersih itu.


"Jalan-jalan yuk. Kemana gitu, biar nggak bosen aja" Ajak Ruchan.


"Hayuk lah, gas poll" Kata Leah semangat.


Ruchan dan Leah menikmati perjalanan mereka dengan rasa bahagia. Mereka berkunjung ke beberapa tempat, dari mulai ke tempat wisata, pusat perbelanjaan, dan mengunjungi masjid-masjid yang ada di sana.


Karena saking asyiknya mengelilingi kota, akhirnya mereka pulang agak larut. Ya walau belum dikatakan sudah larut di Negara itu. Sebagai istri yang baik, Leah pun menyiapkan air untuk Ruchan mandi. Karena, Ruchan tipe orang yang tidak suka mandi dengan berdiri.


Klunting.


Chat masuk dari Sandy..


Sandy - Dek, Kakak nggak pulang ya, ada urusan mendadak, silahkan, nikmati malam kalian di Singapore.. Hujan-hujan gini, cocok buat ehem ehem.


Suara pintu terbuka membuat Leah terkejut, ia langsung mematikan dan menyembunyikan ponselnya agar Ruchan tidak tau dengan apa yang di katakan Sandy.

__ADS_1


"Eh Mas, udah selesai mandinya?" Tanya Leah.


"Iya.. Adek sudah sholat isyak?" Tanya Ruchan kembali.


"Udah dong, baru aja Mas. Maaf ya ngak nungguin Mas, jadi nggak jama'ah deh" Kata Leah sambil cengar-cengir.


"Nggak papa kok, Mas sholat dulu ya" Kata Ruchan.


Leah mengangguk...


Sekitar 7 menit, Ruchan pun selesai sholat dan dzikir. Ruchan melihat ke ruang tamu dan dapur. Ia tidak.melihat Sandy disetiap sudut rumah itu. Lalu menanyakan kenapa Sandy belum pulang kepada Leah. Leah menjawab kalau malam ini katanya Sandy ada urusan mendadak.


Tiba tiba terdengar petir..


Duarrr


⚡⚡⚡


Leah yang takut petir pun langsung memeluk Ruchan,.


Leah mengangguk, Ruchan mengajarkan doa jika Leah takut ketika ada petir, Ruchan terus memandangi Leah.


"Mas dingin, selimutnya di naikin dong" Pinta Leah.


"Iya deh, sini Mas selimutin. Dek" Kata Ruchan.


"Iya Mas" Kata Ruchan.


"Boleh gak Mas cium adek" Tanya Ruchan gugup


Leah mengangguk tanpa berfikir terlebih dahulu.Ruchan mencium kening Leah, sembari mengucapkan doa, ciuman Ruchan mulai turun ke pipi, lalu turun lagi ke bibir, mereka sedang berciuman romantis di bibir.


"Dek.. boleh ya... " bisik Ruchan pelan..


Leah mengangguk..


Ruchan kembali mencium bibir Leah, hingga ciuman Ruchan mulai turun ke leher..

__ADS_1


Ahh... ahh...


Tangan Ruchan mulai nakal masuk ke B* Leah dan memainkan p****g Leah...


Mas... ahh.. ahh...


Ciuman pun turun ke bawah dan semakin turun..


Hingga...


"Sakit, pelan Mas, adek kesakitan" Bisik Leah.


Ah ahhh Massss....


Malam sangat panjang, hujan pun masih turun hingga pagi hari..


Jam 06.00


"Mas, bangun Mas, kita kesiangan, nggak sholat subuh deh " Kata Leah...


"Astaghfirulloh hal'adzim. Ya Allah, kenapa Adek nggak bangunin Mas sih?" Tanya Ruchan.


"Di bilang Adek kesiangan juga" Jawab Leah.


Leah pun bergegas mandi dan membuat sarapan untuk Ruchan dan dirinya. Namun ketika hendak beranjak dari tempat tidur, Leah menjerit kesakitan di bagian sensitivnya.


"Aww" Jerit Leah


"Kenapa Dek?" tanya Ruchan.


"Nggak papa kok Mas, cuma agak sakit sedikit saja. Karena semalam.. Adek mandi dulu ya" Jawab Leah.


Ruchan seperti tidak tega melihat Leah berjalan seperti itu, pikir Ruchan, apa dia memperlakukan dengan kasar semalam...


10menit berlalu, Leah belum juga keluar kamar mandi, Ruchan mulai cemas dan mengetuk pintu. Untung saja Leah masih menjawab.


Ternyata Leah lupa membawa handuk, ketika Ruchan ingin mengambilkan handuk, Leah keluar dengan badan yang masih telanjang, seketika Ruchan kaget dan tidak bisa berkata apapun, kecuali melihat Leah yang sedang bu**l itu.

__ADS_1


__ADS_2