Suami Akhiratku

Suami Akhiratku
Pulang Ke Rumah


__ADS_3

Malam di Magelang, semakin malam semakin sunyi, Ruchan dan semuanya sedang makan di warung kucingan (Maaf ini di daerahku namanya kucingan, kalau di daerah kalian aku gak tau ya, aku pakai nama di daerahku aja).


"Han? Kok bisa teman teman kita seperti itu, dan kamu sehat wal'afiat gini.." Tanya Farhan.


"Dan iya, hp mu kok bisa di tangan Agus lho" Tanya Arifin.


"Dan juga mobil bisa se ringsek itu? " Tanya Ikhsan.


"Dan juga, kenapa dari tadi gak ada kabar, Hey Pak Ustad, aku ini mantan anak Metropolitan, gak bisa ngomong halus kayak Mbak Vina.. " Tanya Leah.


Ruchan bete, kenapa dari mereka tidak menanyakan kabarnya, malah pertanyaan nya aneh aneh semua, Ruchan memaklumi istrinya, karena dia memang salah tidak memberi kabar. Tapi 3 laki laki ini membuat Ruchan kesal.


"Bentar, jawabnya satu satu, istriku sayang, maaf beribu maaf Mama, Abi benar benar salah, nanti di rumah Abi jelasin, kan bukan rahasia umum sayang.. " Kata Ruchan.

__ADS_1


"Jadi, Tadi kan kita mampir di samping pom itu, aku mau buang air, lha para santri ada di dalam mobil, kan aku yang nyetir, hp aku tinggal, fikirku buat apa bawa hp ke spbu, kan gak boleh, saat aku kembali dan mau nyebrang, ada dumtruck dari arah Semarang entah Temanggung buanteerr (kencang) banget, mau nyalip mini bis di depannya, lha karena di samping minibus ada sepeda motor mau nyebrang, dumtruck nya banting stir ke kanan, nabrak mobil Pesantren dengan keras, sedangkan aku masih di seberang jalan, Alhamdulillah Allah masih mengizinkan Aku untuk pulang berkumpul bersama Istri dan Anak tercintaku dan keluarga Pesantren. Wassallamualaikum " Jelas Ruchan panjang kali lebar.


"oooo"


"Terus Kyai, bagaimana kita mengabari keluarga Almahrum para santri ini Kyai.. ?" Tanya Arifin.


"Bismillahirrohmanirrohim, kita harua tetap menyampaikan walau ini kabar duka, setidaknya mereka meninggal setelah berjalan di jalan Allah Subhanahu wata'ala, kita doakan saja mereka husnul khotimah, ini juga aku udah kabari pengurus Pesantren, agar tidak repot. " Kata Ikhsan.


"Terus malam ini kita bagaimana? Total Jenazah ada 9 alamat rumah mereka berlawanan semua, jika sewa ambulance segitu banyak yaa kalian bisa hitung sendiri, apa lagi si Agus rumahnya di Padang sana" Kata Farhan.


"Haha hawa hawa takut istri nih" Kata Arifin.


"Siapa bilang, itu bukti kalau aku menyayanginya, seperti aku menyayangi Baginda Rosul. Iya kan Ma? " Kata Ruchan.

__ADS_1


Hp Leah berdering..


"Dari Kak Sandy "Kata Leah.


"Angkat aja, pasti. dia juga tau hal ini.. tadi aku yang mengabari" Kata Ikhsan.


"Assallamualaikum Kak.. " Kata Leah.


"Waalikumsallam, gimana keadaan Ruchan Le? Kakak besok ke situ ya, mau memastikan kalau Adek kesayanganku ini juga baik baik saja.. "


"Kakak, Alhamdulillah Mas Ruchan baik baik saja, ini lagi Leah susu in, eh maksudnya minum susu jahe.. Kakak gak usah repot repot kesini, seminggu lagi peenikahan Kakak kan? tenang tenang aja di situ "Kata Leah


"Bagaimana Kakakmu ini bisa tenang, ketika Bro Ikhsan mengabari kalau dia sedang di perjalanan melihat rombongan Ruchan yang kecelakaan, dan bilang kamu ngebut Kakak panik, kamu pernah kecelakaan dulu gara gara ngebut nyetir nya, kamu satu satunya harta paling berharga ku Le? Ais juga, dan calon ponakan keduaku, kenapa kamu tak beri kabar Kakak mu ini kalau ku hamil lagi, Ruchan juga kenapa gak sabaran sih, nyosor aja, jaga kesehatan ya Le? Kakak masih ada kerja lagi, mendengar kamu baik baik saja, Kakak udah bahagia banget, kalau Ruchan mah bodo amat hehehe bercanda, Assallamualaikum "

__ADS_1


"Wa'alaikum sallam, Kak Sandy pasti gini, jarang kabar kabaran, saat telfon ketika aku dalam bahaya, dan bicaranya sangat panjang dan langsung di tutup.. " Kata Leah menyeka air matanya.


__ADS_2