
Pagi itu semua para santri dan yang laim sudah siap untuk melakukan tradisi selapanan buat anak Ruchan dan Leah, semua di hiasi dengan hiasan berwarna Pink dan hitam. Semua itu adalah jerih payah para sahabat Leah dan Ruchan.
Semua santri kagum dengan hiasan yang indah, nuansa modern, Arum mendekati Intan saat itu.
"Ehem, sampean to sek ndekor iki kabeh? " Tanya Arum.
"Maksud Mbak apa yaa, maaf aku belom ngerti banget bahasa jawa, maaf banget.. " Kata Intan.
"Healah jan, payah tenan, aku tanya, kamu to yang ndekorasi semua ini.." Kata Arum.
" Oh iya, ini semua ide aku, tapi berkat teman teman juga bisa seperti ini.. " Kata Intan.
"Oh... aku peringatin yoo, kamu ki jangan deket deket Ustad Arifin, dia milik aku, ngerti Assallamualaikum.. " Kata Arum
"Wa'alaikum sallam.. " Intan tersenyum.
__ADS_1
Acara pun di mulai, dari acara sholawatan, tahlilan, dan pencukuran rambut, dan sekarang saat nya pemberian nama. Leah pun juga telah menyisipkan satu nama yang di usulkan oleh Sandy.
"Assallamualaikum warahmatullahi wabarokatuh, terakasih yang sebesar besarnya kepada Allah Subhanahu Wata'ala, dan kepada junjungan kami Nabi Agung Solallahu'alaihiwasaallim 'amaba'du. Dalam penghujung acara ini, kita akan umumkan nama Putri kecil Pesantren Darussalam ini, Putri dari Ustad Ruchan dan Mbak Leah, cucu kedua dari Kyai Mahfud dan Umi Desi. " Penyambutan Farhan.
Karena nama sang paman belum di sebut, Sandy melototi Farhan. Gelak tawa memecahkan kekhusukan acara itu.
"Oh iyo,putri kesayangan dari pamannya yaitu Mas Sandy dan saya hehehehe" Kata Farhan.
"Nama yang akan di berikan kepada Putri kecil kita yakni " AISYAH PUTRI HANDIKA " nama itu yang di berikan oleh sang pamannya Mas Sandy" Sambung Farhan.
Acara pun selesai dengan jamuan yang lezat masakan Intan, Intan banyak di puji para santri lain.Sandy menghampiri Leah dan memluknya.
"Kakak malu ah, Leah udah besar main Kakak peluk aja.. " Kata Leah.
"Dimata Kakak, kamj ini masih kecil, dan akan menjadi Lele Usilnya Kakak.. " Goda Sandy.
__ADS_1
"Iya kan Leah udah dewasa kak, nih udah ada anak juga.. " Kata Leah.
"Gak papa Dek, Mas malah jarang di peluk sama Mas Ikhsan, dia kolot gak seru seperti Mas Sandy. " Kata Ruchan melirik ke Iksan.
"Oh gitu to, kamu pengen Mas peluk, mandi dulu sana.. " Kata Ikhsan.
"Em Le? kenapa kamu mau pakai nama yang Kakak usulkan, itu kan anakmu, bukan anak Kakak? " Tanya Sandy.
"Kak, Aisyah kecil ini memang anakku, tapi kan kesayangan Kakak juga, gak papa dong, semalam Leah cuma lagi bete aja, maaf yaa " Kata Leah memeluk Sandy.
"Katanya gak mau di peluk? minggir ah, Ruchan siniin Aisyah, aku mau gendong Aisyah aja, Mama nya udah gemuk banget, geli mau meluk " Goda Sandy.
" Kakak "
Entah kenapa hari itu Sandy sangat manja dengan Leah, Leah pun mencari tau dengan membuka agenda milik Sandy, karena jadwal Sandy semua tertulis di sana, Kakaknya masih saja tidak berubah dari dulu, apa yang akan ia kerjakan pasti di jadwal dulu, agar tidak repot.
__ADS_1
Leah melihat jadwal penerbangan malam ini, Sandy akan pulang ke Singapura selama seminggu dan akan pergi ke Jepang, enah kenapa Sandy ingin ke Jepang di situ tidak tertulis, akhirnya Leah berniat untuk menanyakan hal itu.