
5 bulan berlalu..
Hari demi hari Leah jalani sebagai seorang istri dan ibu ber anak dua, kini Aisyah sudah banyak bicara, dan bisa berjalan. Akbar pun juga sudah merangkat, yang lebih ajaibnya lagi bisa memanggil sebutan Abi kepada Ruchan.
Akbar memang bukan anak kandung Ruchan, namun Ruchan selalu memperlakukan Akbar seperti anak kandungnya, apa yang di berikan kepada Aisyah, ia berikan kepada Akbar juga.
Tiba saat nya Leah merasakan kontraksi saat itu, Ruchan sangan panik, ia bingung karena Ais terus saja berlarian kesana sini, sedangkan Abi juga merangkak kesana sini. Ia pun menelfon Farhan untuk datang membantunya mengurus dua balita itu.
(Oh hay pembaca setia Ustad Ruchan, Ustad kita yang lain, yakni Ustad Arifin sudah menikah loh dengan Intan, dan Intan juga sedang mengandung 3 bulan. Sengaja author gak bikin cerita pernikahannya, karena Arifin di dunia nyata juga tidak ngundang author, kesel kan ya. Selamat membaca ke.bali).
"Assallamualaikum Han" Salam Farhan.
"Wa'alaikumsallam, ayo Han masuk, tolong jaga Kakak sama Abang ya, Mamanya sudah kontraksi, harus segera di bawa ke rumah sakit, kali ini hamilnya kembar, jadi takut aja kenapa napa" Kata Ruchan panik.
"Santai wae, itu di depan ada si Farid, sengaja aku ajak kesini buat nyetirin kamu, agar kamu bisa fokuk ke Leah " Kata Farhan.
"Walah, trima kasih ya, aku bawa Leah dulu, Assallamualaikum " Salam Ruchan terburu buru sambil memapah Leah.
"Wa'alaikum sallam, hati hati Han, " Kata Farhan.
"Ayo ponakan Pak Lhek, main yuk, nanti Papa Akbar juga akan mabur, eh terbang ke sini, mau lihat adek kembar" Kata Farhan.
Sandy juga sudah di kabari oleh Ruchan sebelum ia menghubungi Farhan tadi dan secepatnya akan terbang ke Jogja. Dan sekalian ingin menjenguk Akbar dan berziarah ke makam Sindi.
__ADS_1
Di rumah sakit, Leah masuk IGD, kali ini tidak selama saat melahirkan Aisyah, nampak Leah sangat tenang dan bersholawat di dalam sakitnya menahan sakit saat bukaan. Ruchan pun juga sedang membacakan surat Yusuf dan di hembuskan di perut Leah, karena terakhir usg, dokter bilang anak kembar Leah laki laki semua.
Dan benar, tak lama setelah Ruchan meniup perut Leah, Si Kembar pun lahir, tangisan demi tangisan terdengar di ruangan itu, hati Ruchan dan Leah sangat lega. Persalinan kali ini di beri kemudahan.
"Wahh selamat ya, bapak ibu, bayi kembar kalian laki laki, tampa. sekali" Kata suster.
"Alhamdhulillah, terima kasih ya Ma, lagi lagi Mama mempertaruhakan nyawa untuk melahirkan penerus Abi, " Kata Ruchan mencium kening Leah.
"Alhamdhulillah" Kata Leah.
"Aduh"Jerit Ruchan.
"Kenapa Bi? " Tanya Leah.
"Abi teringat sesuatu, mungkin saat Mama nglahirin Kakak, karena ingatan Abi sama seperti ini" Kata Ruchan.
✳✳✳✳✳✳
Sandy pun langsung datang di rumah sakit, ketika Sandy akan masuk, ia mendengar percakapan Ruchan kepada Leah yang bikin dia terharu.
"Bi, ini kan Kak Sandy pulang, melihat Akbar sudah besar, apa ia juga akan mengambil Akbar? " Tanya Leah.
"Abi sebenernya keberatan jika Mas Sandy bawa si Abang, Abi sayang banget sama Abang, Abi harap Abang bisa jadi Kakak yang baik buat si Kembar, tapi apa daya Ma, Mas Sandy lebih berhak" Kata Ruchan.
__ADS_1
"Abi gak. keberatan mengurus 4 anak sekaligus? " Kata Leah yang sudah melihat Sandy di depan pintu.
"Gak, Abi gak keberatan, Abi sayang sama semua anak anak Abi, termasuk Abang, Abang Abi kebalin ke semua orang sebagai anak Abi, walau nama belakang Abang sama seperti Kakak, tapi Abi merasa Abang tetaplah anak Abi" Kata Ruchan pasti.
"Masya Allah Ustad, " Kata Sandy yang telah mendengar perkataan Ruchan.
"Mas Sandy" Kata Ruchan.
"Assallamualaikum "
"Waalikumsallam"
"Ruchan, aku telah mendengar semuanya, kamu tenang saja, aku kesini hanya ingin menjenguk Akbar dan berziarah ke makam istriku, dan bertemu kalian bersama si kembar tentunya, aku gak akan ambil Akbar dari kalian" Kata Sandy.
"Tapi Mas Sandy lebih berhak kok" Kata Ruchan.
"Baik kalau gitu aku ambil Akbar hari ini juga" Goda Sandy.
"Jangan dong Mas, " Kata Ruchan panik.
"Kami udah ada dua anak laki laki, masih inginkan Akbar? " Tanya Sandy.
"Abang, eh Akbar memang anak Mas Sandy, tapj beri aku waktu lah Mas? " Kata Ruchan.
__ADS_1
"Hahahahha aku bercanda Han, tenang saja, Akbar tetap akan bersamamu, dan lebih baik kamu yang mendidiknya selagi aku masih di Jepang" Kata Sandy.
Rucahn memegang dada nya dan mengucap syukur, Sandy memeluk Leah dan menggendong salah satu dari si Kembar, hati Sandy sangat bahagi, ia menemukan fakta yang mengharukan tentang Ruchan dan mnambah keponakan pastinya.