Suami Akhiratku

Suami Akhiratku
Singapura!!!!


__ADS_3

"Sini biar Abi yang bopong Ais, hehehe " Kata Ruchan.


"Kenapa ketawa? gak ikhlas? " Tanya Leah.


Melihat ekspresi Leah, Ruchan pun tau kesalahannya.


"Maaf deh Ma, tadi keasyikan ngobrol, jadi gak ingat waktu deh, maaf yaa " Kata Ruchan.


"Udah mandi? " Tanya Leah.


"Belum " Kata Ruchan nyengir.


"Ya udah gak jadi ke Singapurnya, biar Mama sendiri yang pergi, Abi jaga rumah, urus Ais sama urus semua pekerjaan rumah hufft " Kata Leah kesal.


"Aw, Astaghfirullah hal'adzim, Laillahaillah muhammadarrosullullah, Allahu Akbar" Kata Ruchan sambil memgang kepalanya.


"A A A Abi, Abi kenapa? Kepalanya sakit, sini biar Ais Mama yang gendong" Kata Leah panik.


Ruchan teringat saat Leah marah marah di rumah sakit, ketika ia menolong Sindi saat di sekap oleh anak buah Irene, saat itu Leah ngomel karena ternyata Leah hamil dan terluka.


"Abi, Abi kenapa, kita gak jadi pergi ya, kita ke Dokter" Kata Leah.


Ruchan langsung memeluk Leha dengan erat tanpa melihat kanan kiri, kalau ternyata mereka masih berada di kawasan Pesantren.


"Astaghfirullah hal'adzim Abi, ini masih di Pesantren lho Bi " Kata Leah.

__ADS_1


"Astaghfirullah hal'adzim, lupa Abi hehhe, sini Ais nya " Kata Ruchan mengambil Ais dari gendongan Leah.


"Abi kenapa sih? Ke Dokter ya?! " Tanya Leah.


"Abi ingat sesuatu, saat itu Mama juga ngomel kek gini, hmm sedikit demi sedikit, Abi bisa mengingat semua itu, sabar ya sayang" Kata Ruchan.


"Bismillah, ayuk pulang" Kata Leah.


Ruchan dan Leah berjalan di lorong Pesantren bertiga dengan bercanda suka cita, banyak yang iri terhadap hubungan mereka, biarpun Ruchan belum ingat semuanya, namun Leah tetap selalu sabar membuat Ruchan kembali seperti sebelumnya.


"Berarti kita gak jadi dong terbangnya" Kata Leah murung.


"Kata siapa, Abi dah mandi kok, tinggal ganti baju sebentar, dan sebentar lagi Mbak Vina sama Mas Ikhsan kesini buat ngambil Ais, Abi siap siap dulu ya" Kata Ruchan.


"Beneran? Ya udah sana, cepat yaa " Kata Leah.


Oh ya gaes, Rio sama Sandy masih di Jogja yaa, mereka sedang menikmati indahnya Jogja.


Leah dan Ruchan sudah siap untuk berangkat ke Bandara, kali ini mereka hanya berangkat berdua saja, setelah sekian lama tak bepergian berdua, Arifin dan Ruchan.


✳✳✳✳


Sampai di Singapura, Leah memberi pertanyaan yang sama ketika mereka tiba dulu.


"Abi, Abi pernah ke Singapura? " Tanya Leah.

__ADS_1


"Pernah" Jawab Ruchan.


"Kapan? dan kemana saja Bi? " Tanya Leah.


"Dulu wakti transit hehe" Jawab Ruchan.


"Gak lucu" Kata Leah.


Langkah Ruchan terhenti, sepertinya ia mengingat sesuatu, ia mengingat pertanyaan Leah sebelumnya, ia merasa kalau Leah pernah bertanya kepada dirinya soal itu.


"Abi kenapa? ingat sesuatu lagi?" Tanya Leah.


"Apa dulu saat kita tiba di sini, Mama pernah bertanya soal ini? " Tanya kembali.


"Abi ingat? Iya Bi, Mama pernah tanya itu, dan jawaban Abi sama, kalai Abi pernah kesini cuma transit😒" Kata Leah.


"Abi hanya ingat dulu badan Mama gak segemuk ini deh? " Goda Ruchan.


"Abi, jangan bully body Mama deh, Mama tambah gendut kan karena nglahirin putri kecil Abi, dan di tambah Mama kan lagi hamil mau 4 bulan, jahat ih" Kata Leah.


"Idih, sekarang mulai manja nih, lucu hidungnya ngembang gitu" Goda Ruchan.


"Ahhh Abi " Teriak Leah.


Mereka menuju Rumah yang dulunya milik Sandy yang kini di beli oleh Rio dengan bercanda Ria, di kereta mereka juga saling bercanda, duduk berdua bergandengan tangan, bahkan Leah menyandarkan kepala nya di bahu Ruchan.

__ADS_1


Ahhh indahnya, serasa dunia hanyak milik mereka berdua, dan yang lain ngontrak😂😂😂


__ADS_2