Suami Akhiratku

Suami Akhiratku
Memulai Dari Awal


__ADS_3

Siang itu, Leah kembali ke Rumah membawakan makanan untuk Ruchan dan perawatnya. Ketika Leah sedang menaruh makanan di meja makan dan di kulkas, dari belakang tiba tiba Ruchan memeluk Leah.


"Maaf" Kata Ruchan lirih.


Leah kaget, dia bingung kenapa tiba tiba Ruchan memeluknya dari belakang, dan menyandarkan kepalanya di bahu Leah, Leah hanya diam, jantunya berdegup kencang, seperti baru saja bertemu setelah berpisah sangat lama, begitupun jantung Ruchan terdengar oleh Leah.


"Kamu marah? " Tanya Ruchan.


"A-A Abi eh Mas Ruchan kenapa? Ki-ki-kita kan......... " Kata Leah gugup.


"Aku tau aku hilang ingatan, namun bukti itu, kalau kita sudah menikah, aku tidak bisa menyangkalnya, semua orang bilang, kamu dan Ais adalah bagian dari hidupku yang mungkin saat ini hilang dari ingatanku, namun Insyaallah, dengan izin Allah, aku akan berusaha mengingat semua hal manis yang pernah terjadi di antara kita.... SAYANG " Kata Ruchan.


Hati Leah yang tadinya sesak karena Ruchan bersikap seperti orang lain terhadap dirinya, kinta sesak itu telah menjadi hembusan angin seperti di gunung, air mata Leah menetes, Leah membalikan badan dan memeluk Ruchan dengan erat.


Ruchan melepas pelukan Leah, dan menempatkan telapak tangannya di ubun ubun Leah dan berdoa:


"ALLAHUMMA INNI AS'ALUKA MIN KHAIRIKA WA KHAIRI MA JABALTAHA 'ALAIHI. WA A'UDZUBIKA MIN SYARRIHA WA SYARRI MA JABALTAHA 'ALAIHI. "


Lalu Ruchan mencium kening Leah dengan sangat lembut, telapak tangan berada di antara pipi kanan kiri Leah.

__ADS_1


Leah meneteskan air mata, kali ini ia menangis sejadi jadinya.


"Itukan doa setelah ijab qobul Abi? " Tanya Leah.


"Ya kita mulai dari awal lagi, kita gak mungkin ijab qobul lagi kan? tapi dari doa itu Mas eh Abi ingin kita mulai lagi dari awal" Kata Ruchan menyeka air mata Leah.


"Tapi kan Abi belum ingat Mama" Kata Leah menunduk.


"Sayang, mungkin Abi belum ingat kalau Mama adalah istri Abi, namun cinta Abi ini udah ada waktu kita pertama kali bertemu dulu, saat Mama ngerjain Abi, terus di marahi sama Mas Sandy? " Kata Ruchan mengangkat dagu Leah.


"Abi ingat itu? " Tanya Leah.


"Benarkah? " Tanya Leah belum percaya.


"Iya sayang, jadi mulai hari ini, saat ini, tugas Mama buat balikin ingatan Abi ya, dan perawat itu bisa di pulangin ke Jakarta " Kata Ruchan.


Leah sangat gembira, senang, bahagia karena Ruchan ingin mengingat status Leah dan Ais di hidup Ruchan, mereka saling berpelukan dengan erat.


Saking bahagianya, Sandy memergoki Leah dan Ruchan yang saat berpelukan di dapur, Sandy kaget dan tidak sengaja menyenggol tong susu yang ada di meja.

__ADS_1


Tang....


"Kak Sandy...


Pelukan itupun terhenti karena ada nyamuk yang tak di undang (Sandy), mereka pun gugup dan bingung mau berkata apa.


"Ruchan, kamu sudah ingat siapa Leah? " Tanya Sandy.


"Emm, belum ingat saat pernikahan Mas, namun bukti bukti pernikahan dan lahirnya Aisyah, aku yakin kalau Leah adalah istriku, dan Ais adalah anakku" Jawab Ruchan gugup.


"bener? gak karena ada yang lain kan? " Goda Sandy.


"Kakak!! " Teriak Leah malu malu.


"Ya udah nikmati aja moment penting kalian, mau nangis nangis silahkan, Mau peluk peluk ya silahkan, tapi ingat Ruchan, kamu belum sembuh total, mau uh ah (Astaghfirullah hal'adzim 😚😚) jangan dulu, ok!! " Goda Sandy.


"Kakak..... "


Sandy pun keluar dengan bersiul ria, melihat Leah tersenyym sudah membuat dirinya bahagia, kini ia akan pulang ke Jepang dengan hati lega.

__ADS_1


__ADS_2