Surga Hitam

Surga Hitam
Sebuah Intisari (End).


__ADS_3

Pernikahan yang membahagiakan adalah dambaan semua insan—bahagia versi masing-masing. Namun, ada kalanya kebahagiaan itu harus sirna kala cobaan mulai menerpa. Pilar rumah tangga akan diterpa badai untuk menguji seberapa kokoh pertahanan cinta keduanya.


Berawal dari seringnya melihat santri yang pemalu, rasa cinta perlahan hadir dalam hati Ajisaka. Semakin lama perasaan itu semakin tumbuh besar hingga akhirnya ia harus menelan kekecewaan. Gadis pemalu yang sangat dicintainya hilang tanpa kabar.


Tuhan Maha segalanya. Meski terpisah jarak yang sangat jauh, pada akhirnya kedua insan berbeda jenis kelamin itu kembali dipertemukan. Harapan yang sempat pupus kembali hadir meski berselimut keraguan. Gadis yang dulu pemalu telah berubah menjadi gadis yang berbeda, tubuhnya dipenuhi banyak tato. Aroma rokok pun tercium di tubuhnya.


Takdir seakan mempermainkan perasaan Aji, setelah bisa menerima keadaan wanita idamannya dulu, ia harus terluka kembali setelah mendengar pengakuan gadis bertato itu. Bagaimana bisa ia menerima ketidaksucian wanita yang selama ini menjadi mimpinya.


Lagi dan lagi, Tuhan menunjukkan kuasanya—Allah Maha membolak-balikkan perasaan umatnya. Setelah melewati proses yang panjang pada akhirnya kedua insan itu menikah. Cinta yang besar telah mengalahkan segalanya termasuk restu dari seorang ibu.


Cinta. Terbentuk dari lima huruf yang mempunyai makna seluas samudera. Cinta kasih keduanya berhasil mengalahkan segalanya. Perasaan ragu pun akan musnah begitu saja kala cinta sudah berbicara.


Biasanya, lima tahun awal menikah datang sebuah ujian yang menggetarkan hati. Masalah momongan menjadi akar permasalah dalam rumah tangga Ajisaka, bukan karena Aji sangat menginginkannya tapi karena sang ibu yang meminta. Polemik poligami menjadi akar masalah yang membuat gusar semua orang. Situasi menjadi kacau kala sang ipar ikut memupuk masalah dengan buaian membahagiakan poligami. Kenyataannya dia sendiri menderita lahir batin karena menjadi korban poligami.


Perasaan iri dan dengki akan menggerogoti diri jika terpendam lama di hati. Membuat segalanya menjadi kacau balau. Pikiran yang kotor akan membuat kita menjadi pribadi yang rusak—rusak moral, rusak akhlaq dan yang lebih parah bisa merusak kesehatan jasmani.


Rumah tangga yang sempat goyah karena hadirnya seorang gadis yang mengajukan diri untuk menjadi istri kedua, telah membuat Intan menjadi murka. Cinta yang sangat besar kepada Aji membuatnya egois, ia hanya ingin memiliki Aji seorang diri. Bukankah semua itu hal yang wajar? jawabnya adalah iya. Hanya sebagian kecil wanita yang ikhlas menerima saat sang suami berniat poligami.


Ikhlas memang mudah diucapkan tapi tidak mudah untuk diterapkan. Banyak orang mengucapkan kata 'aku ikhlas' tapi tidak seiring dengan sikapnya. Bukankah hakikatnya ikhlas adalah tentang sikap? sikap menerima semua takdir yang digariskan Sang Pencipta. Jangan mudah mengucapkan kata ikhlas jika tidak bisa menerapkannya dalam sebuah tindakan, karena ikhlas bukan hanya sebuah kata tapi sebuah tanggung jawab.


Rasa berdosa yang membelenggu jiwa membuat mantan bad boy Surabaya harus menikahi seorang gadis yang tidak dicintainya sama sekali. Bahkan dalam mimpi tidak pernah terlintas sedikitpun untuk memiliki gadis berparas cantik yang menjadi duri dalam rumah tangga Intan—Seorang santri yang dilecehkan oleh keponakan pengasuh pesantren.


Mengorbankan perasaan demi menyelamatkan rumah tangga orang lain telah dilakukan Aga tanpa pikir panjang. Ia harus menikah dengan Rahma dan menjalani hari-hari dengan wanita yang belum pernah ia kenal karakternya itu. Mungkin semua ini tidak sebanding dengan perasaan Intan dulu tapi setidaknya ada tindakan untuk penebusan sebuah dosa besar.


Setelah diterpa cobaan yang menyiksa hati, kini rumah tangga Intan dan Aji telah diselimuti kebahagiaan yang tidak ada habisnya. Kehadiran sang buah hati setelah penantian selama lima tahun berhasil menambah warna rumah tangga penuh cinta itu.


Ghaly Majdudin Rafif, seorang bayi laki-laki yang menjadi hadiah dari Allah untuk perjuangan berat sepasang suami istri itu. Bukankah Allah sudah berfirman dalam kitab suci Al-Qur'an tentang buah kesabaran.


“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Al-Insyirah :5)


Pernikahan itu bukan hanya berapa anak yang akan kita miliki nanti tapi pernikahan adalah penyatuan dua orang yang berbeda lawan jenis, berbeda pikiran dan berbeda hati. Anak adalah pelengkap dalam rumah tangga. Namun, sebagai makhluk kita bisa berbuat apa jika Sang Maha Agung menuliskan takdir lain dalam rumah tangga kita? bisakah kita melawannya? tentu saja tidak!


Surga adalah simbol dari kebahagiaan. Aji telah mendapatkan surga di dunia dengan hadirnya Intan dan Ghaly. Lagi dan lagi cinta lah yang mengantar Aji pada surga hitam yang sempat hilang dari genggaman. Semoga kebahagiaan selalu hadir untuk mereka—keluarga kecil Ajisaka Pangestu.


...🌹TAMAT🌹...


...Mojokerto, 18 Maret 2022...


➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖


...❤️Secuil pesan dari Surga Hitam♥️...



__ADS_1


Intan Rahma Ayunda: Jangan sampai tindakanmu dalam menjaga aurat menyakiti orang lain. Selalu bersikap hati-hati dan menjaga perasaan orang lain adalah sikap bijak dalam menjalani hidup. Penyesalan selalu datang disaat jiwa kita merasa lelah karena takdir yang sudah di tulis oleh Sang Kuasa.




Ajisaka Pangestu: Jangan memandang seseorang hanya karena penampilan luarnya. Jika memang cinta perjuangkan pasanganmu walau banyak rintangan yang menghadang. Berserah diri kepada Sang Khalik adalah hal yang tepat.




Rahma Nur aini: Kecantikan bukan segalanya untuk mendapatkan pria yang kita impikan. Mengagumi pria sempurna yang tidak pernah melihat kita adalah hal yang paling menyakitkan. Kebodohan akan obsesi yang besar bisa mempermalukan diri sendiri.




Agata Putra: Taubat adalah wujud dari penyesalan yang sebenarnya. Jiwa tidak akan pernah tenang setelah kamu sadar jika pernah menghancurkan masa depan seorang gadis hanya karena sebuah penolakan.




Kyai Yusuf: Kemurnian hanya bisa di dapat di saat jiwa kita dalam keadaan hening. Lepaskan urusan dunia dan duduklah dengan tenang untuk mendapat sebuah jawaban.






Kinara Adisti: Jangan berharap dihargai orang lain jika dirimu sendiri tidak bisa menjaga kehormatan sebagai seorang wanita.




Farhan Haydar: Kamu harus melepaskan sesuatu yang tidak pantas untuk diperjuangkan.



__ADS_1


Pak Gatot: Kamu boleh nakal, asal tidak menyengsarakan keluargamu! utamakan keluargamu karena mereka lah yang pertama ada di saat kamu terluka!




Bu Leni: Jangan jadikan rasa traumamu sebagai alasan untuk membenci seseorang yang tidak bersalah.




Tommy Adrian: seseorang yang bertato bukan berarti harus ditakuti karena tato itu sebuah seni meski dilarang dalam agama. Jika kamu anak pertama maka jadilah seseorang yang tangguh, lindungi adik dan juga keluargamu.




Gus Sholeh: Jangan menjadi playboy Syar'i dengan berlindung dalam hukum poligami karena poligami tidaklah mudah jika kita tidak bisa berlaku adil. Akan ada hati yang tersakiti di kemudian hari.




Firdausya Rosa: Tidak mudah menerapkan ikhlas dalam kehidupan sehari-hari. Rasa iri akan membuatmu berpikir dangkal dan menyakiti diri.




Khairun Nisa (Ninis): Menjadi penengah harus netral dan bijak. Tidak membela salah satu di antaranya. Berpikir realistis adalah keputusan yang terbaik.




Aslam dan Isna: Rumah tangga yang berawal tanpa cinta tidak selamanya buruk. Cinta akan hadir seiring berjalannya waktu. Tetap menjaga kesetiaan agar tidak menyakiti satu sama lain.




...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Tie tik...

__ADS_1


...🌹🌹🌹🌹🌹...


__ADS_2