Takdir Cinta Fahira

Takdir Cinta Fahira
Memohon


__ADS_3

"Aku hamil Go"


Sebuah benda pipih yang disebut tes kehamilan di letakan di meja.


Yugo tau dan sangat faham itu alat tes kehamilan.Tapi dirinya masih tenang mendengar She bicara.


"Aku mengandung anak Allan"


Yugo masih saja diam.Hingga She memegang lengan Yugo dan menggoncangnya.


"akhiri rencana pernikahan ini Go.Aku mencintai Allan,aku ingin dia yang tanggung jawab atas anak ini,bukan kamu.Maafkan aku Go"


Tubuh She merosot di sebelah kaki Yugo.


"Aku mohon Go,batalkan pernikahan ini..maafkan aku!" air matanya mulai menetes.


Tanpa terduga sedikit pun,Yugo meletakan sebuah amplop coklat yang terlihat cukup tebal,isinya terlihat karna hentakan yang Yugo lakukan.


She yang melihat itu meraih amplopnya,melihat satu persatu isi dalam nya.Mata nya membola, tangan nya gemetar susah menggenggam setumpuk kan kertas foto.


Foto dimana Allan dan She berdua di pulau Bali.Berlarian,memeluk, menggendong, hingga berciuman di bibir pantai.


"Go??"


"Aku sudah tahu semua,Aku bahkan lebih peduli dengan mu.Memyewa seseorang demi mengetahui mu dimana,dan sedang apa,bersama siapa?"


"Kau lupa jika aku bisa melakukan itu kan?"


She mengusap pipi nya.


"Jika kau tahu semuanya dari awal,kenapa masih mempertahankan pernikahan ini?"


Yugo mendekat kan wajah nya persis di depan wajah She.

__ADS_1


"Kau pikir mudah aku menerima perbuatan mu ini?" Jari Yugo mengetuk meja,di bawah ujungnya ada setumpuk an foto Allan dan She.


" Yang meminta menikah dengan ku kau,yang memaksa pernikahan ini di percepat kau sendiri..Aku ingat kan jika kau lupa!"


Entahlah pria itu marah,kecewa atau hanya sekedar menggertak She.


"Aku bahkan tau,kau akan kesini bicara tentang ini!"


She mendongakkan wajahnya melihat Yugo.


"Pa mau mu Go sebenarnya?"


"Tetap menikah dengan ku,lupakan Allan.Aku yang akan merawat anak kalian!"


She menggeleng, tiba-tiba mengingat ucapan Allan "Aku pasti sakit hati jika anakku memanggil orang lain papah"


"Tidak Go,aku mohon batalkan pernikahan ini!Aku hanya menginginkan Allan,tidak yang lain.Jika kau ingin melanjutkan,maka aku yang akan menghentikan dan bicara pada semuanya!"


"Aku mohon Go?!"


Bukan menjawab dan memberi kepastian Yugo malah berdiri dan melangkah pergi dari sana meninggalkan She sendirian.


"Yugo! Yugo!! aku mohon!!!"


She sudah tidak tahu harus dengan cara yang bagaimana untuk Yugo membatalkan pernikahan yang tinggal dua hari lagi di langsungkan.


Sudah menangis,berlutut,hingga tubuhnya luruh di lantai,Yugo tidak juga iba dengan nya.Sia-sia sudah yang dilakukan She.


🍀


🍀


🍀

__ADS_1


Hingga She menyerah dan melajukan mobilnya pulang.


Pikiran nya sudah tidak jelas dan berantakan.Apa yang dia pikir akan menghentikan pernikahan nya ternyata salah.Yugo tetap menikahi nya tanpa syarat apapun.Tetap menerima She dan anak yang dikandungnya.


Pandangan nya sudah tidak fokus lagi.Jalanan begitu ramai,kebetulan jam makan siang.


She menepikan mobilnya di sebuah apotek yang terhubung dengan praktek dokter obgyn.Membeli sesuatu yang di perlukan,lalu ingin mengecek kandungan nya.


Beberapa puluh menit mengantri,namanya pun di panggil.


"usianya delapan Minggu empat hari,janin nya sehat.Detak jantungnya normal.Apa yang anda rasakan akhir-akhir ini?"


"Mual di pagi hari,dan sering nyeri di bawah sana dok"


"Jangan stress,jika terjadi akan menimbulkan hal yang fatal hingga kematian pada janin nya"


She pun mengangguk mendengar kan penjelasan dokter itu.Beberapa resep di tulis dan diserahkan untuk di beli.


Menunggu di apotek bergabung dengan pasien yang lain.Sedikit terhibur saat melihat foto hasil USG nya.


"Hai,,Allan junior.Baik-baik di sana ya.Besok kita temui Daddy,kau jangan nakal di perut mommy ya.Kami mencintaimu"


Bibirnya mencium selembar kertas itu,tangan She mengusap pelan perut yang belum terlihat sama sekali.


Apapun akan dia lakukan untuk memperjuangkan hidup nya dan hidup calon anaknya.Tidak peduli dengan klan Brahmana yang ada pada namanya.Tidak peduli jika tidak di akui di sana,dan tidak peduli dengan harta.


Yang She inginkan hanyalah Allan,menikah dengan Allan,membesarkan buah hatinya,dan hidup bersama nya.


.


.


.

__ADS_1


to be continue


__ADS_2