Takdir Cinta Fahira

Takdir Cinta Fahira
Bertemu.Lagi


__ADS_3

"Sebenarnya, mereka meminta dibelikan pada waktu aku di luar negri Go,tapi aku pikir mainan di sana juga banyak yang berasal dari Indonesia bukan?"


Tangan nya sambil memilah mainan yang akan dibeli untuk kedua ponakannya.


"Sudah!"


Beberapa mainan sudah memenuhi ranjang yang Yugo genggam.Sama halnya dengan para lelaki yang mengikuti wanita nya belanja.Yugo pun dengan sabar mengikuti She yang memilih mainan di kota yang memang tersedia berbagai macam mainan anak-anak.


Beberapa lembar uang berwarna merah ia keluar kan untuk membayar belanjaan nya.She dan Yugo pun melangkah keluar dari toko itu dan melajukan mobil nya kembali menuju rumah sakit.


.


.


Lima belas menit,tak pernah di sangka oleh Shee, dirinya tiba bertepatan dengan Allan yang juga baru saja tiba.


Kedua nya sama-sama turun dari mobil,mata nya bertemu dan saling mengunci pandang.


Allan yang memandang She,matanya terpaku.Tidak di pungkiri rasa yang dahulu ada sering kali timbul ketika seseorang itu hadir kembali.


"Wah ada Pak Allan.Selamat siang Pak Allan!?" sapaan itu terdengar dari bibir Yugo.


Allan yang pandangan nya masih kepada She membalas senyuman Yugo.


"Selamat siang juga Yugo"


"Apa kabar She,senang bertemu dengan mu?!" Meyakini jika She tak akan menyapa nya terlebih dahulu,Allan pun menyapa.


Selain matanya yang tidak bisa berbohong,She hanya tersenyum mendengar pertanyaan itu.


"Baik Kak Allan".


Ketiga nya berjalan beriringan memasuki rumah sakit,untuk menuju kamar Hafi mereka pun masuk ke dalam lift dan Allan menekan lantai tiga dimana ruang khusus anak-anak.


Lift berhenti dan pintu terbuka di lantai dua,ternyata beberapa perawat masuk dan memenuhi lift.


She yang berada di tengah pun mundur dan bersandar di belakang punggung Yugo,namun sangat tak di duga Allan menghadap di depan nya persis.She mendongak,mereka berhadapan persis dan saling memandang.

__ADS_1


Hanya bertatap mata dan menyelami pikiran nya masing-masing.Seolah perasaan yang begitu besar,dan ada sesuatu yang tak bisa terungkapkan tersirat di kedua nya.


Tring!! lift berbunyi dan berhenti di lantai tiga.Pintu pun terbuka.She segera tersadar dan memegang lengan Yugo untuk keluar dari sana di susul Allan di belakangnya.


🍀


🍀


🍀


"onty She!"


Ruangan VVIP yang di tempati Hafi ternyata sangat luas.Fandi sengaja memilih itu untuk nya karena tahu,Riza pasti akan datang kemari dan mengajak bermain adik kembarnya.


Memilihkan ruangan yang luas,agar mereka nyaman dan masih dalam jangkauan nya.


Hafi sudah semakin pulih karena asupan obat dan selalu dalam jangkauan dokter.


Sudah bermain bersama lagi dengan Riza di lantai yang di alasi oleh karpet yang tebal.Terkejut,mata kedua nya membola ketika She membuka pintu dan di susul Yugo dan Allan.


"Itu untuk kami kan onty?"


Riza berbinar melihat kantong tas di tangan Yugo.


Lelaki itu pun berjongkok menyama rata kan tinggi nya dengan twins.


"Dari onty mu yang paling cantik"


"Terimakasih om Yugo,Om Yugo juga tampan. pas sekali dengan onty" Riza meraih tas itu.


"Za,onty cium dulu dong!Kan sudah onty belikan mainan!"


"Minta saja pada om Yugo onty!" Yugo pun tersenyum mendengar nya.


Dasar di paling gengsian!


Akhirnya She yang memaksa kedua nya di cium olehnya.Riza yang memang anti sekali di gemesin berulang kali mengelap pipi nya.

__ADS_1


Keduanya terus bermain dan diawasi oleh para lelaki,Fandi,Allan dan Yugo.


"Baru sampai atau sudah dari rumah She?" Tak jauh dari mereka Ara dan She mengobrol di sana.


"Baru sampai dan langsung kemari kak,aku sangat merindukan nya" Mata She melirik ke arah kelima laki-laki di sana.


"Rindu siapa?"


"Baby bolu ku yang sekarang makin pintar dan makin susah untuk di uwel-uwek kak.Aku gemas dengan mereka" She memandangi ke limanya,namun mata itu sesekali curi pandang pada Allan.


Ara yang mengetahui itu pun terkekeh.Adik iparnya masih punya sebersit rasa dengan asisten suaminya,terbukti matanya sering curi pandang.


"Belum bisa melupakan sepenuhnya ya She?"


She pun menoleh ke Ara.


"Maksud nya kak?Sejak kapan kak Ara tahu tentang itu?"


Ara tersenyum "Kakak tahu semua,justru kakak mu yang tidak tahu"


"Jelita yang menceritakan?"


"Seperti yang kau duga!"


"Tapi kepulangan ku kali ini bertujuan untuk menerima pinangan Yugo,Yugo lusa akan ke rumah dan melamar ku.Rencana nya dua bulan ke depan kami akan menikah kak!"


Ara yang mendengar tiba-tiba pun terkejut dengan pernyataan She.


Seseorang yang hendak ke kamar kecil juga tak sengaja mendengar itu.


"Hah apa?!"


.


.


to be continue

__ADS_1


__ADS_2