Takdir Cinta Fahira

Takdir Cinta Fahira
Menang banyak


__ADS_3

Tangan Fandi yang awalnya berada di kaki Ara sekarang sudah merambah meraba kemana-mana,tak bisa di kendalikan.


Kain segitiga sudah terlepas dari sana dan entah dimana,padahal empunya terlelap tidur.


Kini mini dress dengan belahan dada yang turun,mulai di lecuti oleh tangan itu.


Tak berselang lama,keadaan yang polos tanpa sehelai benang pun sudah terpampang nyata.Pria itu meneguk saliva nya,semakin hari semakin menggoda tubuh istrinya.


Semuanya terlihat makin berisi.Fandi mulai melancarkan aksinya,mengecup,*******,dan memeperdalam ciuman nya.Tangan nya berada di dua gunung kembar,memainkan seperti bermain squishy,memilin ujungnya.


Bibir Ara mulai mengeluarkan suara laknut,semakin semangat pula suaminya di buat.


"sayaaang bangun!" Fandi berbisik lirih,hingga Ara mulai meremang.Matanya mengedip,Ara tersadar tubuhnya sudah polos di bawah kekuasaan suaminya.


"Akhhh..." tangan Fandi,merambah ke bawah memainkan area di bawah sana.Memilin biji kacang merah,hingga Ara harus menahan jeritan karena itu.


Turun ke bawah,wajahnya merangsek di lipatan tebal,memainkan lidahnya di sana.Ara mencengkram seprei kuat.


"Ehmmm mass,sudah mas!" Bukan nya berhenti malah semakin menjadi.Fandi memposisikan miliknya untuk masuk ke dalam milik Ara, menghujami nya dengan sangat brutal.

__ADS_1


"Aww,pelan Maasssh!" Merasa Ara berisik Fandi mengecup bibir istrinya,dan ******* nya dalam.Fandi semakin mempercepat,peluhnya sudah menyatu.


Ara mengerti,suami nya memang sangat luar biasa.Jika sudah memulai dia tak mudah untuk mengakhiri.


🍀


🍀


🍀


Hingga pagi menjelang.Ara sudah bangun,mandi,dan bersiap untuk sarapan.Beberapa makanan sudah di pesan setengah jam lalu.


Mengambil remote televisi,pagi sekali sudah ada berita tentang dirinya kemarin.Beruntung berita itu membawa nama baik Ara.Tanpa harus menjelekan orang lain Ara mampu menjadi baik.Tanpa menginjak Ara mampu berdiri tegak.


Dihina latar belakang keluarga, dikucilkan karna keluarga yang tidak mampu pun pernah Ara alami.Jadi jika hanya untuk secuil berita itu,sangat gampang sebenarnya untuk Ara mengubah.


Tapi kali ini lain,Ara berada di puncak popularitas.Menjadi Nona muda Brahmana yang melahirkan penerus Brahmana,membuat dia hati-hati menyikapi segala kemungkinan yang terjadi.


"Mas,bangun mas.. Mandi,sarapan!" Ara menggoyangkan punggung Fandi.

__ADS_1


Sama sekali tak bergeming,Ara menciprati wajahnya dengan air.Mengulum bibir nya untuk menahan senyum.


"Araa!!! Mas sudah bangun jangan seperti ini!" kesal sebenarnya,tapi ini istrinya bukan orang lain.Bisa apa jika dia memarahi nya dan di balas dengan drama amukan berhari-hari yang tak kunjung sembuh.


Setelah bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri.Fandi ikut bergabung di meja.


"Apa yang kamu makan yank?" Fandi penasaran dengan Ara yang menggigit sisa daging di tulang.


"Di dalam sini enak yank,ada sumsum" Ara melanjutkan makan nya.Fandi hanya menggeleng heran.


Benar kata mamah,mamah punya filling anakku cowok semua karna menurut orang Jawa,jika pada saat hamil banyak makan daging berarti anaknya cowok.Opa menang banyak.


Fandi mengerutkan dahinya.Opa pasti sangat bahagia sekali.


Kedua nya makan dengan lahap,kehamilan kembar membuat nafsu makan Ara meningkat drastis.


Awalnya ingin makan di restoran bawah bersama yang lain,tapi pasti mereka sudah bubar karna ini sarapan yang kesiangan.


.

__ADS_1


.


to be continue_


__ADS_2