
Benar sekali dugaan She,mobil yang baru masuk adalah mobil Allan. Mungkin ada sesuatu yang akan di bicarakan dengan kakak nya,mungkin juga dengan Jelita.Atau mungkin dengan dirinya.Begitulah filling She.
Tidak mungkin ada sesuatu yang terselubung jika tidak ada kepentingan.Allan orangnya tidak bertele-tele.Jika tidak ada yang Ingin di sampaikan tidak mungkin jauh-jauh kemari.
Sedangkan apartemen nya dengan kediaman Brahmana cukup jauh.Tiga puluh menit jika jalanan tidak macet.
Seseorang di dalam mobil melihat,dua orang yang sedang duduk berdampingan di gazebo,Allan mengerutkan keningnya.
Berduaan di gazebo, remang-remang.Siapa mereka.
Allan pun turun dari mobil nya.Fandi yang sedari tadi memperhatikan dari balkon atas pun terkejut dengan kedatangan Asisten pribadinya itu.
Perasaan tidak ada sesuatu yang akan di bicarakan dan penting! kenapa dia kemari??
Allan berjalan menuju pintu masuk utama, langkahnya terhenti,dan menoleh ke gazebo.
She??dengaann siapa yaa,aku rasa tidak asing dengan orang itu.Ada hubungan apa mereka??
"She..." Allan urung memanggil She,ketika matanya melihat gadis itu membalas pelukan Yugo.
Allan mengerutkan keningnya,makin penasaran dengan pria yang bersama She.
"She.." Akhirnya Allan mendekat dan memanggil She.
"Eh,ya kak Allan?Mau bertemu dengan kak Fandi atau Jelita.Kedua nya ada di dalam,masuk saja"
Bukan nya mendengar She bicara,Allan bahkan menatap Yugo.
Yugo Wira Atmodjo,ada hubungan apa mereka?
🍀
🍀
__ADS_1
🍀
"Allan !!!" Suara Fandi memanggil,tapi yang disebut tak juga menoleh.
Bugh! .."Lan!!Kau mendengar ku tidak?"
Fandi mendaratkan tangan nya menepuk pelan.Baru Allan menoleh tersadar dengan lamunan nya.
"Iya Pak maaf" Allan menunduk.
Fandi beralih ke sebelah She.
"Siapa She?"
"Kenalkan kak,Saya Yugo Wira Atmodjo.Te"
"Kekasih ku kak!" She memotong ucapan Yugo.Pria itu pun mengerutkan keningnya.
Fandi mengangguk,menyalami Yugo.
"Saya tahu kamu,cucu kakek Atmodjo kan?Ternyata dunia ini sempit ya,cucu nya bahkan akan menjadi adik ipar ku,Ingat tidak mudah ya?"
"Senang bisa mengenal kak Fandi"
"Kalau begitu silahkan lanjutkan.She awas,kau masih punya urusan dengan kakak!"
"Ayok Lan!"
Fandi dan Allan pun berlalu dari hadapan She dan Yugo.
Sampai detik ini She masih bingung dengan Allan, jelas-jelas lihat dengan mata kepala nya sendiri kalau dia bermesraan dengan Jelita.Kenapa masih menyangkal bahwa dia menjalin hubungan istimewa.
Begitu juga dengan Allan,ternyata perasaan nya tidak semudah itu untuk Jelita.Kedatangan She dan seringnya mereka bertemu membuat Allan berpaling dari Jelita.
__ADS_1
Terlebih lagi,Allan dan She yang sering ribut oleh hal yang tidak penting dan tidak bermutu,membuat keduanya merasa kehilangan jika tak ribut oleh hal yang sekecil apapun.
"Kau harus membayar mahal untuk hal yang tadi She" Bicara nya memang serius,tapi percayalah Yugo hanyalah bercanda.
"Terimakasih sudah mengikuti mau ku Yugo,Kalau kau meminta bayaran.Aku bingung harus membayar apa kepada mu,sedangkan kau sudah mempunyai semuanya"
Yugo tertawa puas.Ternyata She masih juga gadis yang lugu.Bayaran sebesar apapun Yugo tidak akan menerimanya jika uang pun dia sudah tak terhitung nominalnya.
"Aku serius She,kau harus membayar nya!"
"Ahh yang benar saja Yugo?! Aku harus membayar berapa?" Wajah She berubah pias.
Yugo menangkup kedua lengan She dan berhadapan persis.
"Ijinkan aku untuk mencoba membuka hati mu lagi untuk ku,Shelle Brahmana"
She yang mendengar itu hanya melihat lekat Yugo,mata nya berkedip-kedip,tidak percaya dengan ucapan pria di depannya.
"She,aku sedang bicara!ahh sudahlah" Yugo menghempaskan tangan nya sendiri.Merasa di acuhkan oleh She,padahal She masih terkejut dengan pernyataan Yugo.
"a-aku usahakan!" Suara She lirih,dan Yugo mendengarnya.
.
.
.
to be continue
Gak tahu kenapa dari semalem direview Mulu 😩😩
__ADS_1