Takdir Cinta Fahira

Takdir Cinta Fahira
Terbongkarnya rahasia


__ADS_3

Proses pengadilan kasus penculikan Ara terendus oleh media,Fandi pewaris tunggal Brahmana group yang notabene nya cuek akan media masa akhirnya harus menanggapi berita itu.


Banyak laman media masa mengabarkan hal miring tentang Ara,terlebih beberapa mengabarkan bahwa Fandi merebut istri pria lain atau disebut pebinor.


Pernikahan yang tidak di publish pada akhirnya akan menjadi buah bibir.Fandi yang tidak mau istrinya berfikir terlalu dalam pun benar-benar mengurungnya di kamar,hanya bacaan buku parenting anak dan novel yang sering Ara baca.


Tidak satupun yang bercita-cita membuat klarifikasi berita itu,tidak Opa maupun Fandi.Kedua nya bungkam saat beberapa media menemui nya di kantor.


Beruntung saja kamar Ara jendela nya menghadap ke halaman belakang,dan kolam renang.Tidak tahu ada keributan apa di depan pagar.


Bak burung,hidup di sangkar emas.Ya begitulah Ara sekarang.Sudah tiga hari tak ada kerjaan,jadwal mengecek usahanya pun di pending oleh Fandi. Hanya Rina atau Rini yang sering menemui di kediaman Brahmana.


Hari ini Maria dan Ara terlihat mengobrol bersantai bersama,di Gasebo belakang.Mengobrol konsep tentang empat bulanan Ara yang akan di adakan di Hotel Brahmana.


Sebenarnya Opa mempunyai rencana lain,yaitu empat bulanan sekaligus klarifikasi berita yang sudah terlanjur ramai.


"Araa,Fandi sudah menceritakan sesuatu kepada mu?"


Ara penasaran mengerutkan dahinya.


"Cerita apa ya mah?"


"Mamah harap kamu tidak kaget nantinya_ jika mendengar ini" wajah Ara pias,khawatir akan sesuatu yang terjadi.


"Santaiii saja Ara!"


Arab mencoba tenang .


"Berita diculiknya kamu,ramai di medsos,berita dan tabloid,mereka tidak percaya jika pewaris tunggal Brahmana Group sudah menikah,ada juga yang menuduh Fandi pebinor"


Ara Tercengang menutup mulutnya.


Diam-diam menikah,memang itu Ara sadari salah.

__ADS_1


Menjadi istri pria yang sangat dikenal meski cuek,menganggap dirinya biasa saja.Tapi Opa Brahmana sangat berpengaruh sekali akan hidup keturunan.


Menjadi pebisnis tersohor,pengusaha di bidang apapun.Cukup menjadi kan nya deretan orang ternama.Tak ayal jika segala tindak tanduk nya di sorot banyak mata.


"Lalu bagaimana mas Fandi mah,apa yang harus dilakukan?"


"Opa punya sejuta cara untuk ini Ra,tenang saja.Yang penting Patuhi segala yang Opa katakan"


Ara mengangguk paham dengan apa yang Maria katakan.Sebagai menantu hanya itu saja yang Ara bisa perbuat.Terlebih lagi dia bukan dari keluarga yang kaya raya, tersohor,apalagi sultan.Apapun itu!


Terlahir dari keluarga yang sederhana,bahkan sangat sederhana menjadikan Ara pribadi yang bersahaja.


🍀


🍀


🍀


Kedua nya sedang rebahan di ranjang,Fandi menggunakan paha Ara sebagai bantalnya, menghadap perut yang sengaja dia buka.Tangan nya bermain-main di perut Ara mengusap pelan. Sesekali mencium perut itu.


"Gak penting..kamu tahu darimana sayang?!"


"mamah... mamah sudah menceritakan semuanya"


"Tidak usah di pikirkan,nanti juga berita nya hilang sendiri" kini tangan nya memeluk pinggang Ara,menenggelamkan wajah ny di perut Ara.


"Ishh mas geli!!" cubitan mendarat di lengan Fandi.


"Kenapa Opa ataupun kamu tidak membuat klarifikasi mas?"


Fandi beranjak,dan menegak kan tubuhnya.Memandang Ara lekat.


"Sabar!biar Opa yang bertindak, Opa lebih tau hal semacam itu.Kalau aku malas."

__ADS_1


Sebuah kecupan singkat di bibir Ara.Maksut Fandi agar Ara diam tidak ngomong terus. di


Terlihat jelas,dinasti Brahma memang masih di kuasai oleh Opa.Beliau yang tidak muda lagi masih bisa di andalkan dalam segala hal.


Fandi yang memang bisa dikatakan pengusaha karbitan,jika tidak dengan Petra dan Allan,Fandi hanya lah mahasiswa biasa,yang hanya tahu pembelajaran.


"Sayang,besok USG sudah bisa kan?" Wajah nya tiba-tiba ceria.


"USG???"


"Iyaa,aku browsing di internet.Jika sudah empat bulan berarti sudah bisa mengetahui jenis kelamin" tidak sabaran,itulah Fandi.


"Mungkin mas,aku belum pernah hamil sebelum ini.Kita tanyakan saja saat periksa besok ya?"


"Hai jagoan dan princess nya Papah_sehat-sehat yaa,jangan nyusahin mamah,muach"


"Memangnya sudah tahu kalau Dede nya couple mas?" Fandi mengangguk.


"Kalau aku apa aja lah,yang penting mereka se_"


"Tidak!! aku mau nya couple!"


"Ya terserah kamu sajalah!."


Ara menarik selimut, memposisikan tidur nya.Malam sudah menjelang,beberapa menit yang lalu susu nya sudah di minum,dan mata nya sudah mengantuk.


.


.


.


to be countinue_

__ADS_1


__ADS_2