
"Tuan Allan_" Jelita berlari kecil mengejar langkah Allan.
"Jangan panggil aku Tuan!" Suaranya lirih tapi penuh penekanan.
"Oh maaf,Pak Allan..kenapa kita tidak jujur saja dimana Tuan Fandi sekarang,kasian non Ara" Wajah Jelita panik.
Mata Allan membulat "Aku takut mempengaruhi kandungan Ara,kandungan Ara lemah_"
"Non Ara juga sedari tadi berfikir dimana suaminya,sama sekali tidak menghubungi.Sebenarnya apa hubungan mereka Pak Allan?"
Paling penasaran adalah Jelita,menyaksikan langsung tanpa diberi tahu.Yang dia tahu hanya lah diam untuk sementara waktu,demi Ara.Itu pun dengan alasan tunggu Tuan nya menjelaskan langsung kepada nona nya.
Rahasia apa sebenarnya yang sedang Jelita ketahui,bukan kah satu mobil dengan orang yang tidak dikenal adalah hal yang tidak dibenarkan kan,terlebih lagi tidak untuk di bicarakan kepada nona nya.
Selain merasa bersalah jelita juga terbebani oleh rahasia Tuan nya.
Aku tidak menyangka Tuan Setega itu dengan nona,itu pun kalau benar firasat ku ini.
Tangan Jelita mengepal geram,mengingat Tuan nya menggandeng seorang perempuan yang dia tidak mengenal nya,terlebih lagi Allan di belakang mereka pun hanya diam saja.
Uchh!!! kalau saja aku jadi Allan,sudah aku piting tuh bos nya,dia tidak ingat apa istrinya sedang mengandung!Coba saja kalau Opa ada di sini,pasti sudah di bawa kabur nona Ara.Opaa... tolong Opa,cucu mantu mu itu sedang ter'dzolimi"
Jelita menggerutu kesal,merasa tidak terima nona nya di khianati.Padahal hanya dugaan nya saja.
🍀
🍀
__ADS_1
🍀
Mobil melaju jalanan yang amat sangat ramai,bergabung dengan kendaraan lain melewati jalanan tanpa hambatan.
"Fan,maaf aku tidak mengabari mu bertahun-tahun"
Suara itu memecah keheningan antara keduanya.
Fandi masih diam,tak bergeming fokus dengan kemudinya.Fikiran nya terus kepada istrinya.Dia menyadari ini adalah hal yang salah,lebih salah lagi jika dia tidak segera menyelesaikan nya.
"Kau tahu kan aku sudah menikah?lalu kau kembali untuk apa Yu?Kau tahu siapa istri ku bukan?"
Ayu Mahesa,mereka sempat menjalin hubungan.Dahulu mereka bertemu pada saat acara ulang tahun teman Ara,Ayu juga mengenal baik Ara.Justru Ayu lah yang lebih dulu dekat dengan Fandi di banding Ara.
"Tapi aku yakin,kamu masih menyukai ku Fan.Buktinya sekarang kau peduli dengan ku"
"Itu dulu,sudah lama.Aku bahkan sadar,aku mendekati mu hanya untuk membuat Ara cemburu_"
"Tapi sayang Ara sudah dimiliki Reno dan kau terlambat kan?" Ayu membenarkan ucapan Fandi.
Kini ayu menyandarkan kepala nya di bahu Fandi.
Memang ucapan Ayu benar,tapi saat itu pun Fandi bingung dengan perasaan nya.Antara menyukai Ayu atau hanya simpatik.Fandi pun membiarkan nya tetap bersandar di bahu nya.
Mengenang beberapa tahun lalu,hubungan mereka sangat manis,tanpa diketahui siapapun kecuali Allan,apa yang tidak di ketahui Allan tetang bosnya.Kegilaan apa yang tidak diketahui olehnya.
Mobil sudah sampai di rumah yang cukup mewah, security di depan pun membuka kan gerbang.
__ADS_1
"Masuk Fan!" Ayu mempersilahkan,namun di tolak.
"Aku langsung pulang saja yu" Ingin berbalik dan memasuki mobil,namun langkahnya di hentikan.
"Masuk sebentar!minum kopi lah bersama ku.Perjalanan mu jauh Fan.Tenang aku tidak akan melakukan apapun,kecuali jika kau yang menginginkan" Ayu tersenyum.
"Jangan gila kau!!"
Ayu menggenggam tangan Fandi,dan menariknya ke dalam rumah.
Tidak sia-sia mendatangi Fandi ke perusahaan nya,ternyata pria itu masih sama dengan beberapa tahun lalu.Tidak akan tega jika menolak kemauan Ayu.
Ayu Mahesa,dulu adalah gadis biasa seperti Ara.Mereka bertemu dan mengenal baik tentunya.Ayu adalah teman kecil Ara,rumah nya bahkan dulu tak seberapa jauh dengan nya.
Berawal dari teman temannya mereka bertemu dan saling dekat.Ara bahkan tahu dulu Fandi mendekati Ayu,tapi selebihnya hubungan mereka seperti apa Ara tidak tahu sama sekali.
Terlebih lagi Ara menikah dengan Reno dan menjalani hidup bersamanya.Segala tentang teman dan dunia luar sana dia sama sekali tidak tahu,hanya fokus pada rumah tangga.
Ponsel Fandi berdering.
Keduanya menatap bersamaan layar ponsel,yang menunjukan panggilan video.
.
.
.
__ADS_1
to be continue.