
tubuh agung seketika lemas mendengar jawaban alya, tp dia tak mau kehilangan wanita baik seperti alya
apakah tak ada kesempatan untukku al, q akan buktikan jika q mampu buat bahagiakan kamu" ucap agung
maafkan aku gung, karna ini sebagai balas budiku buat ngebahagiakan mama papaku" alya sambil menunduk
baiklah jika itu keputusanmu, tp jika suatu saat nanti jika tuan rafa menyakitimu, q tak akan tinggal diam akan mengambilmu meski dia atasanku, aku tidak akan takut" kata agung dengan penuh percaya diri tanpa mikir dampaknya
hmm besar juga nyalimu, liat besok akan q kirim kau ketempat paling jauh agar kau tak dapat melihat alya lagi, mulai sekarang alya menjadi milikku hanya milikku. ucap rafa sambil senyum2 tanpa sadar ad yg perhatikannya
kenapa nak rafa senyum2 sendiri" ucap mama yg mengetahuinya
hehehe gak ada tante, karna saya senang alya milih saya, meski dia belum cinta dengan saya" ucap rafa dengan wajah berbinar binar
maaf tuan rafa, jika saya lancang atas ucapan saya tadi, tpi itu akan saya buktikan jika anda melakukannya" dengan tatapan tajam kearah rafa
rafa tak kalah tajam tatapannya, bahkan saking tajamnya seperti ada petir nya hehe (terlalu tinggi halunya)
agung sekali lagi maafkan q, mudah2an kamu dapat penggantiku yg lebih baik" alya mencoba tegar meski hatinya sakit
baiklah saya permisi om tante, tuan rafa
assalamualikum"
" waalaikumsalam" jawab salam mereka serempak,.
agung pun pergi d ikuti alya d belakangnya, sebelum agung memasuki mobilnya, ucapan alya menghentikan langkah kaki agung
"gung tunggu,...bolehkah q peluk kamu untuk terakhir kalinya hiks hiks"
agung langsung merentangkan tangannya agar memudahkan alya untuk memeluknya.
__ADS_1
mereka hanyut dalam tangisannya, tanpa mereka sadari ternyata rafa melihatnya, dia mengepalkan tangannya merendamkan emosi yg meluap luap, tp ia harus mengerti bahwa ini yg terakhir bagi mereka.
ddrrtt drrtt drrtt dari asistennya toni
toni ; bos ada nona kyra kesini mencari anda
rafa ; suruh dia pergi dan jangan pernah kesana lagi, sebentar lgi q kekantor
toni ; baik bos
rafa segera pamit karna ada urusan d kantor, tpi dia berprsan nanti malam dia akan menjemput alya buat makan malam diluar.
malam pun tiba, alya yang sudah siap dengan gaunnya yg indah namun tetap kecantikan alya tak tertandingi, fara pun dibuat melongo melihatnya.
ekhem" deheman papa membuyarkan lamunan raga
eh iya om tante kami pamit dulu" pamit rafa
iya om, assalamualaikum"
waalaikumsalam"
sesampainya d restoran rafa memilih tempah vip, agar tak ada yg gangu terutama menghindari keramaian
"ekhem..alya" ucap rafa memulai percakapan
"i..iya rafa" gugup alya
"maaf sebelumnya karna kamu harus menerima perjodohan ini"
"iya gapapa, q sudah iklas kok, mungkin ini jalan takdirku, oya boleh q tanya sesuatu"
__ADS_1
"silahkan"
dengan ragu ragu alya memberanikan dirinya bertanya pada rafa
"apakah kamu juga punya kekasih"
"tidak" singkat rafa "tapi q punya satu mantan, dia kembali mengejar2 aku,dia baru 2 lalu cerai dari suaminya karna tau aku jauh lebih kaya dari suaminya dulu"
"lalu?"
"sedikit cerita, dia cinta pertamaku, dia memutuskanki karna aku miskin, dulu tidak ada yang tau identitasku, karna papa takut keselamatanq terancam, baru setelah q lulus kuliah barulah semua orang tau bahwa aku sebenarnya anak dari orang kaya"
"lalu mantanmu?"
"dia kekasihku waktu kuliah"
"ohhh"
"kau sendiri gimana?
"apanya yg gimana?
"lupakanlah"
sebenarnya rafa ingin jujur tentang agung, tp takut alya tak akan percaya, biarlah nanti dia tau sendiri, penting bukti2nya sedah ada d tanganku
tiba tiba
"alya... hmmm aku mencintaimu pada pandangan pertama"
"hahh!!! kaget alya "beri aku waktu sampai 6 bulan itu, tp tolong jangan memaksaku"
__ADS_1
"baiklah" ucap rafa lirih