Terpaksa Menerima Perjodohan

Terpaksa Menerima Perjodohan
ueps 6


__ADS_3

hari berganti hari dan begitu seteruanya..


karna bosan alya d rumah tak ada kerjaan,, ia memutuskan datang ke kantor rafa d waktu makan siang., karna kangen makan bareng suami tercinta..


ditengah perjalanan alya terjebak macet karna ada kecelaan d depan,. 30 menit berlalu namun belum ada tanda tanda kendaraan melaju, akhirnya alya turun dari mobil karna sudah tidak sabar terlalu menunggu lama.


"pak saya turun disini saja, bapak kembali saja kerumah, nanti saya naik taksi d depan.."ucap alya pada supirnya


"tpi nona..nanti tuan marah sama saya.."


"udah gpp nanti saya yang bilang sama tuan.."


"baiklah non kalo begitu,,hati hati non"


"iya pak"


alya jalan kaki sampai melewati tempat kecelakaan berada, namun ia mengeryitkan keningnya kala melihat mobil yang sepertinya ia mengenalinya.


"sepertinya tidak asing, mobil siapa ya.."alya mencoba mengingat ingat


astaga itu kan mobil agung, apa yang terjadi.. batin alya sambil menutup mulutnya dgan kedua tangannya saking terkejutnya


karna penasaran akhirnya alya memberanikan diri tanya kepada seorang yang lewat situ..


"bu, maaf korbannya dibawa kerumah sakit mana ya ?"


"oh d rumah sakit kasih bunda" jawab ibu ibu yg lewat situ


"makasih y bu"


alya ingin pergi kesana tp iya harus meminta ijin dulu kepada suaminya, akhirnya ia ke kantornya rafa dulu karna lebih dekat dari tempat ia berada sekarang..

__ADS_1


sesampainya d kantoe, ia langsung masuk lalu naik lift dan sekarang berada d depan ruangannya, tanpa sengaja mendengarkan suara seseorang berbincang dari dalam ruangan.


"rafa aku tuh masih sayang sama kamu, q gak peduli meskipun kamu sudah menikah, q mau kamu jadikan yang kedua"suara wanita yg alya dengar.


"tidaakkk" tolak dan tegas rafa


"hiks hiks kamu jahat rafa"tanpa basa basi ia langsung memeluk rafa dan menumpahkan tangisnya


dan bebarengan alya buka ruangan itu, betapa terkejutnya alya sampai makanan yang ia bawa sampai jatuh, membuat rafa dan perempuan itu menoleh ke arah sumber suara.


"alya.." kaget rafa


"aa apa ini mas, tega kamu mas" tanpa d minta air mata alya lolos begitu jatah jatuh ke pipinya


"al.. ini tak seperti yg kamu liyat, ini salah paham sayang.."


tanpa babibu alya balik badan dan lari sekencang kencangnya, ia kecewa karna rafa tega mengkhianatinya..


hiks hiks hiks hiks tega kamu mas


braaakkkkkk


ALYAAAAA...." jerit rafa


rafa langsung berlari kearah alya, dan dilihatlah alya tergeletak dengan bersimbah darah d sekujur tubuhnya, yang paling parah pada kepalanya...


" sayang bangun...al maafin aku sayang, tolong bangun..."


rafa terus menangis menyesali perbuatanya meski bukan ia yg salah, sampai ambulance datang...


sampai rumah sakit alya langsung d larikan ke ruang ICU..

__ADS_1


"tolong selamatkan istri saya..." mohon rafa kepada sang dokter


" bapak tenang dulu ya, kami akan berusaha melakukan yang terbaik, saya permisi dulu.." sanng dokter pun berlalu memasuki ruangan tersebut


rafa tak lupa mengabari seluruh keluarganya bahwa alya mengalami kecelakaan dan sekarang ia d rawat dirumah sakit...


tak berselang lama mereka tiba d rumah sakit, dan berbagai pertanyaan mereka lontarkan kepa rafa..


"apa yang terjadi hingga alya kcelakaan ?..."


" bagaimana keadaan alya.."


" kenapa bisa begini.."


" rafa jawab ??.."


rafa bingung jawab yang mana dulu , akhirnya ia menjelaskan semuanya tanpa ada yang terlewatkan sedikitpun...


" sayang ini bukan saah kamu, mungkin alya hanya salah paham, kamu sabar y.." ucap mama rafa


" iya nak rafa, alya mungkin hanya salah paham.." ujar mama alya


para papa papa hanya menganggukan kepalanya saja..


sudah lebih 2 jam tapi dokter belym keluar juga dari ruangan, rafa mondar mandir d depat ruangan itu, ia takut terjadi sesuatu terhadap isteinya..


ya allah selamatkan istri hamba... doa rafka dalam hati


" oya ma anakku dengn siapa ?..


" anakmu d jaga sama susternya.. tadi dia nangis terus mungkin karna ikatan batin terlalu kuat dia bisa merasakan kalo ibunya kecelakaan, sabar y sayang"

__ADS_1


"iya ma.."


bagaimana keadaan alya selanjutnya, tunggu eps selanjutnya.....


__ADS_2