Terpaksa Menerima Perjodohan

Terpaksa Menerima Perjodohan
Jangan emosi.


__ADS_3

Flashback


"Nathan!"


Shasa langsung memanggil Jonathan saat mereka berpasangan di gerbang sekolah, bagi nya ini adalah kesempatan baik untuk memperalat Jonathan agar lelaki itu bisa mendekati Tiara dan menjauhkan wanita itu dari lelaki yang di cintai nya. "Aku tidak mengira kau punya hubungan dekat dengan Tiara," ucapnya basa-basi. Dia langsung berjalan di samping Jonathan untuk berbincang dengan nya.


"Kau melihatnya di forum sekolah." timpal Jonathan dengan santai. Kata itu menjadi tidak asing baginya setelah beritanya dengan Tiara tersebar di forum sekolah.


"Nathan, maaf. Sebenarnya aku yang memberikan foto itu pada Mario." tutur Shasa tiba-tiba, bicara dengan suara melemas dan menundukkan wajahnya. Perkataanya memang terdengar terlalu jujur, tapi inilah tahap awal dia akan melancarkan aksinya.


"Kau?" Jonathan sampai heran, kenapa Shasa melakukan hal itu, dan tanpa keraguan mengakuinya.


"Itu karena aku tahu kau suka pada Tiara, makanya aku melakukan itu, maaf aku hanya ingin Tiara bahagia." tutur Shasa berusaha memancing Jonathan. Sebenarnya dia kurang yakin dengan cara ini, tapi dia akan berusaha.


"Apa maksudmu, aku tidak mengerti?" Jonathan malah di buat makin heran.


"Nathan, Tiara di jodohkan dengan Kenzo, aku tidak bisa membiarkan Tiara menjalin sebuah pertunangan tanpa di dasari cinta." tutur Shasa menjelaskan, seolah sedang mengeluh dan ingin memberikan perhatian lebih pada Tiara. "Kalau kau menyukai Tiara, kau harus memperjuangkan nya." ucapnya lagi memberi saran, dia harus berusaha meyakinkan kalau perasaan suka Jonathan pada Tiara tidaklah salah.


Jonathan sampai kaget, "Kau juga tahu mereka di jodohkan?" tanyanya penasaran. Kenapa perkataan Shasa seolah mengatakan kalau Tiara lebih pantas dengan nya dari pada dengan Kenzo; si lelaki dingin yang tidak pernah mengenal cinta.


"Aku tahu, karena sebenarnya aku sepupunya Tiara." timpal Shasa, dia terpaksa menguak hubungan mereka demi mendapatkan simpati Jonathan. "Makanya aku sangat senang saat mendengar kedekatan mu dengan Tiara, mungkin dia akan bahagia jika bisa mendapatkan cinta dari mu dari pada tertekan dengan hubungan itu." ucapnya lagi. Shasa sampai memasang wajah iba agar Jonathan mempercayai nya.


"Kau sedang tidak bercanda kan?" tanya Jonathan memastikan, raut wajahnya sampai berubah, dia benar-benar tidak mengira dengan apa yang Shasa bicarakan.


"Kenapa aku harus bercanda, kalau kau tidak percaya kau bisa tanya langsung pada Tiara. Dia pasti mengakui kalau aku sepupunya." jawab Shasa tanpa keraguan, hatinya makin tersenyum senang ada harapan besar kalau dia bisa memperalat Jonathan. "Kalau kau menyukai Tiara, tolong lepaskan dia dari pertunangan itu," pintanya lagi. Bicara dengan begitu lemas seolah memohon, tolonglah Tiara agar bisa lepas dari hubungan pertunangannya dengan Kenzo, karena lelaki itu pasti tidak akan memberikan cinta pada Tiara.


"Iya, Kenzo tidak pernah mengenal cinta. Tidak heran jika Tiara tertekan dengan pertunangan itu." gumam Jonathan, dia benar-benar sudah terhasut perkataan Shasa, di tambah lagi ia mengingat kejadian kemarin saat dia menelepon Tiara, dia sudah khawatir karena wanita itu tidak bicara apa-apa. Dan lebih khawatir lagi karena sampai sekarang nomer ponselnya tidak bisa ia hubungi. "Dia pasti kena amarah Kenzo." ucapnya lagi begitu khawatir.


"Nathan, Nathan. Dari dulu kau memang mudah sekali di bohongi." gumam Shasa dalam hati, dia sampai kegirangan, rupanya mengaku pada Jonathan tentang foto itu adalah hal tepat. Jika nanti dia kena masalah, Jonathan pasti bisa bersimpati pada nya. Toh apa yang dia lakukan bukan karena apa-apa, yang Jonathan tahu dia hanya berniat baik karena ingin membantu Tiara. Shasa tahu kelemahan seorang Jonathan, lelaki itu terlalu baik hati, jadi begitu mudah untuk di bohongi.

__ADS_1


"Nathan! Hubungan Kenzo dan Tiara hanya karena keterpaksaan. Mereka sama-sama tidak mempunyai rasa cinta satu sama lain, jikapun Kenzo selalu mempedulikan Tiara, itu hanya sebatas formalitas saja. Aku percaya kamu bisa memberikan cinta yang lebih dan bisa menjadi pasangan yang baik untuk Tiara."


ucap Shasa kembali bicara, dia harus menyempurnakan sandiwara nya dengan meyakinkan Jonathan, "Aku percaya padamu." timpal nya.


Jonathan terdiam, dia sudah terhanyut oleh perkataan Shasa, sekarang tinggal melihat apa yang akan terjadi dan seperti apa hubungan persahabatan antara dua lelaki itu, akankah baik-baik saja, atau menjadi hancur dan Tiara lah yang akan menjadi biang dari semaunya.


Flashback off


...*...


"Ken, kau memukulnya?" Tiara masih kaget, tidak habis pikir Kenzo benar-benar memukul seseorang, dia sedikit heran karena tidak tahu permasalahannya. "Kau tidak apa-apa?" tanyanya pada Mario, yang tadinya menatap Kenzo kini Tiara berbalik melihat keadaan Mario.


"Hei, jangan membela nya!" Kenzo sampai refleks merangkul pundak Tiara, menariknya pelan agar wanita itu kembali menghadap nya. Dia berdecak kesal, tidak terima kalau Tiara memperhatikan laki-laki lain, terlebih lelaki itu Mario; orang yang telah memancing amarah nya. "Dia pantas menerima itu." umpatnya dengan begitu kesal.


Tiara sampai keheranan, se-kesal itukah Kenzo pada lelaki itu sampai tidak membiarkan dia menatapnya. "Emang dia salah apa?" tanyanya penasaran.


"Dia yang meng-upload berita di forum sekolah, aku hanya butuh kesaksian nya untuk menguak dalang dari foto itu, tapi dia tetap membangkang, makanya aku hajar." tutur Kenzo menjelaskan begitu detail, dia tidak mau Tiara mengira kalau dia lelaki kejam tanpa sebuah alasan.


Kenzo sampai kaget, dia kira Tiara akan memarahi nya karena dia berbuat onar, ekh ternyata wanita itu malah ikut-ikutan bar bar dengan nya. "Dasar gadis ini." timpal Kenzo sampai geleng kepala. Rupanya wanita itu lebih kejam dari dugaannya.


Mario yang mendengar percakapan mereka sampai tertegun, "Gila, ku kira aku bisa bernafas lega" keluhnya, tidak habis pikir, rupanya hubungan mereka lebih dekat dari perkiraannya, bahkan mereka bagai sebelas dua belas.


Bukan hanya Mario yang di buat tertegun.


Semua murid yang ada di ruangan penyiar langsung bergemuruh. Mario yang tahu kebenaran berita di forum sekolah bisa langsung tahu kalau Kenzo dan Tiara punya hubungan dekat. Tapi tidak dengan murid lain yang tidak tahu apa-apa, kedatangan Tiara sontak jadi perbincangan mereka.


" Bukannya itu si murid baru?"


"Dia kan sedang dekat dengan Jonathan, apa yang di lakukan nya sekarang?"

__ADS_1


"Jangan bilang setelah mendekati Jonathan dia juga akan mendekati Kenzo."


"Iya, bahkan mereka terlihat begitu akrab."


"Dia pasti bukan wanita baik-baik, di forum sekolah kemarin dia terlihat begitu mesra dengan Jonathan, dan sekarang begitu percaya diri mendekati Kenzo."


"Biasa, dia sedang cari perhatian."


"Akh...Dasar jal*ng."


Perspektif mulai bermunculan, berita di forum sekolah kemarin memperlihatkan kedekatan Tiara dengan Jonathan, seolah memberi tahu murid lain kalau kedua orang itu memiliki hubungan spesial. Tapi hari ini berbeda, kehadiran Tiara yang tiba-tiba menghentikan kegilaan Kenzo dan berdiri di samping si brandal sekolah itu membuat murid lain melihat sebelah mata. Dalam pikiran mereka, mana bisa seorang murid baru dengan mudah dekat dengan dua cowok populer sekolah kalau wanita itu bukan wanita murahan yang suka terbar pesona.


Jonathan yang mendengar itu menjadi geram, begitupun Kenzo tidak kalah geram. Sedangkan di sudut lain Sahsa sudah tersenyum senang. "Mampus kau, Tiara." gumam nya.


Kenzo sampai mengepalkan tangan, rasanya ingin mencabik-cabik bibir mereka yang tidak tahu apa-apa apalagi berani bicara seenaknya. "Apa aku harus memukul mereka satu persatu?" decak nya kesal. Sudah mau melangkah menghampiri mereka tapi Tiara menghentikannya.


"Jangan, biarkan saja!" cegah Tiara, dia langsung menarik lengan Kenzo agar lelaki itu tidak terpancing emosi. Dia juga kesal mendengar ocehan mereka, tapi tidak mau Kenzo kembali marah-marah takut malah lelaki itu kena masalah. "Kita hanya perlu membuktikan pada mereka kalau berita itu tidak benar." ucap Tiara memberi nasehat.


Kenzo kembali menghampiri Mario dan menatapnya dengan tajam. "Heh banci! Lain kali jangan menerbitkan berita-berita palsu, bodoh. Biar ku beri tahu, wanita ini pacar ku, dia tidak pernah memiliki hubungan apapun dengan si ketua osis." tutur Kenzo dengan jelas, bahkan perkataanya penuh penekanan. Dia sengaja bicara dengan begitu keras agar seluruh murid yang ada di sana mendengar jelas pengakuan nya. Biar seluruh murid tahu Tiara bukanlah wanita rendah seperti yang mereka bayangkan. "Jangan terus bungkam bodoh, bilang pada semua orang kalau foto itu hanya settingan." titahnya dengan berdecak kesal.


Mario langsung terkaget-kaget, "Pacar?" dia sampai tidak percaya dengan apa yang Kenzo ucapkan, rupanya seorang Kenzo yang sedingin es dan sekejam batu karang memiliki seorang pacar. "Benar-benar di luar dugaan." gumam nya dalam hati, dia tahu mereka terlihat dekat, tapi tidak mengira kalau wanita itu begitu spesial sampai Kenzo mengakuinya di hadapan banyak orang. Tau gini dia tidak akan menerima tawaran Sahsa.


Bahkan semua murid yang ada di sana di buat tercengang, seorang Kenzo tidak pernah bermain main dengan ucapannya, berarti apa yang di ucapkan Kenzo benar adanya, "Gila, kita tertipu oleh berita settingan guys." oceh salah satu murid di sana.


"Settingan dengan siapa tuh si Mario, berani sekali mengusik wanita nya si Kenzo." timpal murid yang lainnya, mereka semakin penasaran, apa selanjutnya yang akan Kenzo lakukan.


Kenzo sampai menyeringai mendengar tanggapan mereka, Tiara sendiri langsung menghela napas, bukannya Kenzo tidak ingin di curigai orang lain, tapi kenapa malah mengakui dia sebagai pacarnya, "Apa tidak apa-apa, Ken?" bisik Tiara bertanya.


"Tidak ada jalan lain." jawab Kenzo dengan begitu santai. Seolah tidak ada beban jika dia mengakui Tiara sebagai pacarnya.

__ADS_1


Sedangkan di sudut lain, Jonathan sudah mengepalkan tangannya geram. "Kau hanya mengakui Tiara sebagai pacar mu, padahal dia tunangan mu sendiri, Ken." gumam nya kesal.


Pengakuan Kenzo memperkuat perkataan Shasa kalau mereka bertunangan karena keterpaksaan. Kalau tidak kenapa Kenzo menutupi pertunangan mereka pada yang lain.


__ADS_2