
Cahaya mentari pagi yg begitu hangat membuat suasana hutan terasa sangat nyaman. Ditambah suara-suara serangga dan kicauan burung, benar-benar suasana yg begitu damai. Ini sebabnya aku lebih suka berdiam diri di hutan daripada terus berdiam diri di markas.
Pagi ini, kira-kira sekitar jam 7 pagi. Aku sudah duduk diatas bukit tempat biasa ku menikmati cahaya mentari pagi. Agenda hari ini seperti yg dijanjikan Zatrox adalah latihan penguasaan Manna. Aku harap dia bisa mengajariku, Soalnya aku sama sekali belum pernah melihat Zatrox mengajari orang lain. Aku jadi agak ragu, jangan-jangan dia melakukan itu karena tidak pandai mengajar.
" Tak kusangka kau sesemangat ini. Padahal masih jam 7 pagi"
Suara itu muncul dari dalam bayangan hutan. Zatrox muncul dari dalam bayangan pohon, lengkap dengan peralatan bertarungnya.
" Eee...kenapa kau berpakaian lengkap seperti itu?" Tanyaku heran " kita hanya latihan, bukan dalam misi kan?"
" Kau pikir latihan itu tak perlu persiapan?"
" Tidak, tapi ini hanya latihan penguasaan Manna kan?"
" Jangan banyak bertanya, kita mulai latihannya sekarang"
Zatrox sama sekali tak menjawab pertanyaanku. Apa dia menyembunyikan sesuatu?
" Pertama akan kujelaskan padamu apa itu Manna..." Ucap Zatrox.
" Kalau itu aku sudah tahu " ucapku.
" Hoo? Kalau begitu coba jelaskan?"
" Manna adalah sebuah aliran energi yg mengalir dalam tubuh makhluk hidup. Normalnya hampir semua mahluk hidup memiliki Manna. Seperti halnya tenaga, jumlah Manna juga akan mempengaruhi kegiatan seseorang. Semakin banyak Manna nya semakin besar kekuatan seseorang itu." Jelasku. Zatrox mendengarkan sambil mengangguk pelan.
" Kalau begitu, dari mana asal Manna?"
" Dari mana? Mungkin dari jiwa seseorang itu sendiri?" Jawabku.
" Tidak, Manna bukan berasal dari jiwa seseorang. Bukan juga berasal dari diri seseorang."
" Lalu? "
" Manna adalah energi kehidupan yg sama seperti udara. Kau tahu dari mana udara yg kita hirup ini berasal?"
" Pohon?"
" Ya. Dan seperti halnya udara, Manna berasal dari sesuatu yg alami seperti pohon " jelas Zatrox " dengan kata lain, sumber Manna adalah alam itu sendiri"
" Tunggu...jadi itu seperti energi alam? Manna alam?"
" Benar sekali " ucap Zatrox " pada asalnya Manna dan energi alam adalah satu unsur yg saling melengkapi. Manusia menggunakan Manna untuk menciptakan reaksi sihir, dan energi alam akan menjadi bahan bakar pembuatan reaksi sihir itu dan memperkuatnya. Semakin banyak kau bisa mengatur keduanya maka semakin besar pula energi sihir yg dapat kau munculkan"
Aku baru mendengar itu. Setahuku Manna adalah sumber energi jiwa. Tanpa Manna manusia tak akan bisa bertahan. Semua manusia memiliki Manna dengan jumlah yg berbeda-beda. Tapi ternyata Manna adalah alam itu sendiri. Selama ini kami memanfaatkan energi alam untuk bertahan hidup.
__ADS_1
" lalu, bagaimana Dengan energi alam itu?" Tanyaku.
" Sebagai penyihir, seharusnya kau sudah mengetahui hal ini. Tapi tak kusangka kalau kau belum mengetahuinya. Sepertinya inilah yg membuatmu kesulitan menguasai Manna."
Pernyataan itu sedikit menusukku.
" Manusia menyerap Manna dari alam dan menjadikannya energi untuk hidup. Selain itu, para penyihir menggunakan Manna untuk menciptakan reaksi sihir. Dengan kata lain, para penyihir adalah orang yg mampu mengendalikan Manna lebih hebat dari orang biasa...
"... Walaupun begitu, tak semua penyihir mampu menggunakan energi alam, atau yg biasa disebut dengan Manna alam. Hal itulah yg membuat perbedaan kekuatan antar penyihir...
" Contohnya, dengan menggunakan Manna, aku dapat menciptakan sebuah pedang dengan ukuran biasa, seperti pedang pada umumnya.
Zatrox mempraktekkan nya dan membuat sebuah pedang bayangan di tangannya. Itu adalah pedang dengan ukuran seperti biasa.
" Dan kali ini aku akan menciptakan pedang dengan menambahkan Manna alam..
Seketika pedang ditangan Zatrox berkembang dan berubah menjadi pedang besar dengan bentuk dan aura yg mengerikan. Aku bisa tahu kalau itu adalah wujud pedang yg sangat kuat..
" Jadi...dengan Manna alam kita dapat memperkuat...efek reaksi suatu sihir?" Tanyaku.
" Ya, itu benar" jawab Zatrox " karena hal itulah Paman Oliver memiliki kemampuan sihir dengan kemampuan penghancur yg luar biasa. Dengan sihirnya, ia dapat mengumpulkan Manna alam dan menyerapnya dengan mudah "
Jadi begitu. Paman Oliver pasti menggunakan sihir Absorb untuk menyerap Manna alam yg sudah dikumpulkannya untuk menciptakan sihir.
" Sekian penjelasan tentang Manna. Sekarang saatnya melatih penguasaan Manna mu" ucap Zatrox " dengan penjelasan tadi, kau bisa mengendalikannya dengan lebih baik kan?"
" Kalau begitu lakukan"
Seketika, aku merasakan suatu energi mengalir di kepalaku, membuatku merasa bisa melakukan segalanya. Aku tak tahu apa ini, tapi energi itu seolah memaksaku untuk melakukan sesuatu yg tak kubisa. Memaksakannya dan ajaibnya, aku menjadi cepat terbiasa dengan kemampuan baru.
Dilatihan ini, Zatrox bahkan diriku sendiri terkejut. Aku tahu kalau dengan penjelasan tadi aku jadi sedikit memahami konsep Manna yg sebenarnya dan akan memudahkanku menguasai Manna, jadi mungkin butuh sekitar 5 sampai 10 kali percobaan. Tapi ini diluar ekspektasi ku. Dengan sekali mencoba, tepat setelah energi itu muncul di otakku, aku dapat menguasai penggunaan Manna dan energi alam dalam jumlah besar. Ini lebih cepat dari yg kami bayangkan.
" Aku berhasil melakukan nya?" Gumamku.
" Zayn, apa kau memang berbakat seperti ini?"
Apa ini? Apa yg sebenarnya terjadi? Aku bahkan tak merasa kesulitan sama sekali. Seakan aku sudah lama menguasai kemampuan ini. Ini benar-benar membuatku bingung.
Didampingi Zatrox, aku melanjutkan latihan ku menghiraukan rasa heran ini. Aku mempelajari segala sesuatu yg mencangkup penguasaan Manna dengan cepat. Seakan aku meniru kemampuan penguasaan Manna milik Zatrox. Aku senang bisa berjalan semudah ini, tapi tetap saja mengherankan bisa menguasai semua itu hanya dalam waktu beberapa jam.
Lima jam berlalu, latihan kami selesai dengan Zatrox yg kehabisan bahan pengajaran. Itu karena entah kenapa aku sudah menguasai semua yg diajarkannya dengan sangat cepat, kelewat cepat malahan. Karena itu kami pun kembali ke markas untuk beristirahat.
Aku kembali ke kamar, hendak merenungi sensasi aneh yg muncul di kepalaku saat itu. Disaat aku membuka pintu, Kayn sudah duduk diatas kursi sambil membaca beberapa buku sejarah.
" Ah sudah selesai berlatih?" Tanya Kayn.
__ADS_1
" Ya... begitulah"
" Kenapa? Kau terlihat lesu begitu"
" Ya.... sesuatu terjadi, dan aku tak tahu sebenarnya apa itu"
" Kenapa ? Latihannya berjalan lancar kan?"
" Yah, terlampau lancar malahan. Aku sama sekali tak menemukan sesuatu yg membuatku kesulitan sedikit pun"
Kayn diam sebentar.
" Zayn, coba kau ceritakan apa yg terjadi" ucap Kayn, kini dengan wajah serius.
" Kenapa? Kau terlihat tak seperti biasanya"
" Ceritakan saja "
" Huh, baiklah" ucapku " saat aku berlatih tadi, sesuatu muncul di kepalaku. Seperti energi asing yg merasuki otakku..."
" Dan itu membuatmu dapat menguasai semua dengan lancar?"
Aku terdiam. Ucapan Kayn barusan benar-benar membuatku kaget. Itu tepat seperti apa yg ingin kukatakan, atau lebih tepatnya apa yg kurasakan.
" B-bagaimana kau bisa tahu?"
Kayn diam sebentar. Kali ini juga memasang wajah serius.
" Sebenarnya....aku juga merasakan itu beberapa hari yg lalu..." Ucap Kayn. " Tepat ketika kita bertemu dengan Orcholenius dihutan..."
Saat itu, yg kuingat Kayn menghadapi Orcholenius dengan zirah putih Plaidesnya. Lalu apa yg salah?
" Saat itu aku juga merasakan sensasi itu muncul dikepalaku. Apa kau tak merasakan ada yg aneh Zayn? Armor Plaides ku, berubah ke tahap paling sempurna saat itu " ucap Kayn " padahal sebenarnya aku tak bisa menguasai perubahan itu. Atau lebih tepatnya tak bisa menggunakannya karena pengendaliannya yg sulit"
Aku baru dengar itu. Sejujurnya, aku sama sekali tak ingat dengan wujud Plaides Knight. Tapi Kayn benar, seingat ku saat itu wujudnya terlihat sangat sempurna.
" Aku yg tak bisa menggunakan wujud sempurna Plaides Knight tiba-tiba bisa menguasainya dan menggunakannya untuk bertarung dengan sangat bebas tanpa kesulitan. Seolah aku sudah biasa menggunakannya. Padahal itu adalah kali pertama aku menggunakan wujud sempurna Plaides Knight."
Itu benar-benar persis seperti apa yg terjadi padaku.
" Apa sebenarnya yg terjadi Kayn?" Tanyaku " aku juga mengalami hal yg sama seperti itu. "
" Aku punya kemungkinan tentang ini..." Ucap Kayn serius " sepertinya, keturunan Endarker memiliki kemampuan unik. Kemampuan untuk menguasai sesuatu dengan sangat cepat..."
" Darimana kau bisa menyimpulkan hal itu?"
__ADS_1
" Hanya perkiraanku saja.tapi hal itu terjadi pada kita dengan gejala dan efek yg sama. Itu yg membuatku yakin tentang hal ini " ucap Kayn pasti " mungkin itulah yg membuat keluarga Endarker diincar oleh para iblis..."
" Jika seseorang dapat menguasai segala sesuatu dengan mudah, itu akan menjadi sangat berbahaya." Gumamku " karena semakin banyak yg kita, keluarga Endarker pelajari, itu akan membuat kita menjadi sosok kuat yg sangat ditakuti para iblis...."