Air Mata ADITA

Air Mata ADITA
episode 98 sifat asli Natasya II


__ADS_3

PoV author


Setelah selesai membuat minuman dan juga cemilan wanita paruh baya itu hanya menonton dengan diam di sudut ruangan sambil menggeleng.


"Anak jamak sekarang," ucapnya pelan


Tak lama semua persiapan telah selesai,dan malam pun datang ,tepat jam 11 malam yoga pulang kerumah.


semua rumah dalam keadaan gelap tanpa cahaya,membuat yoga kebingungan terlebih hatinya sedang gusar akibat Natasya tidak bisa di hubungi sejak siang tadi.


"assalamualaikum" ucap yoga namun tak mendapatkan respon dari dalam.


Yoga panik,dia pikir ibunya sedang tidak baik baik saja ,terlebih dirinya seorang mafia membuat dirinya harus ekstra hati-hati dan tetap selalu memantau keluarganya,apalgi siang tadi setalah Natasya tidak membalas chatnya,ibunya bik Marni memberitahu kalau dirinya pulang lebih awal dari luar kota.


"Buk, , ibu " teriak yoga sambil berlari kecil masuk ke dalam rumahnya mencari saklar lampu.


namun saat di ruang tengah tiba tiba..


Daaaar


"SURPRISE " teriak Natasya berbarengan dengan menyalanya semua lampu rumah itu


"happy birthday to you, , happy birthday to you , , happy birthday, , happy birthday, , , happy birthday sayang" Natasya bernyanyi sambil berjalan ke arah yoga dengan anggun,membawa sebuah kue sebagai simbol bertambahnya usia yoga.


"Tasya " panggilnya dan memeluk kekasihnya itu .


"kamu kaget ya, , selamat ulang tahun sayang " ucap Natasya memberikan kue itu.


"cepat make a wish dulu,baru tiup lilin" ucap Natasya


Yoga melirik sekitar,tidak mendapati ibunya


" ibu mana? " tanya yoga


"ibu? mama kamu kan belum pulang sayang " jawab natasya


"sya,kata ibu dia sudah pulang tadi " ucap yoga kebingungan.dia selalu wanti wanti dengan keadaan ibunya yang sering sendiri di rumah.


"Tapi aku tidak melihat mama kamu,tadi siang sampai sekarang aku cuma bersama pembannnnnn, , , " ucapan Natasya terhenti saat seseorang datang dari arah samping.


"Kamu sudah pulang nak" ucap nya

__ADS_1


yoga menoleh" buuuu, , , aku fikir ibu kenapa kenapa!" ucapnya langsung menghampiri bik Marni dan memeluknya


"ibu baik baik saja " balas Bik Marni sambil melirik ke arah Natasya yang kini mimik wajahnya langsung berubah total.


"Iii- Buu " ucap Natasya melotot.


" Tasya Ini kenalin ibu aku, tadi pagi ibu rencana pulang besok ,tapi pas siang dia bilang sudah di rumah " ucap yoga


Natasya tidak tau harus berkata apa " tapi kenapa kamu tidak bilang , , , " tanya Natasya masih dengan wajah terkejut.


"bagaimana mau kasi tahu kamu,orang kamu tidak balas chat,juga tidak angkat telpon ku " ucap yoga


dah benar saja puluhan panggilan yoga dan juga chatnya belum terbaca sama skali,karena dia terlalu sibuk membuat dekorasi kejutan buat yoga.


"Tan, , te , ,maafin Natasya Tan" ucap Natasya mengulurkan tangannya dengan rasa malu Daan menyesal.


bik Marni tersenyum kecil sambil berkata " maaf non,pembantu ini tidak punya kesempatan untuk menjelaskan semuanya" ucap bik Marni tanpa di duga


"APA ...!" kaget yoga


"yoyo maafin aku Yo, , ,maafin aku, , aku kira mama kamu pembantu tadi ,makanya aku suruh suruh buat bantu bantu masak dan bikin cemilan " jelas Natasya dengan rasa bersalah langsung memegang tangan yoga.


"buk, maafin Tasya ya " ucap yoga


"Tante maafin Tasya ya Tan, , ,oh ya ini hadiah yang mau Tasya kasi ke tante , , " Ucap Natasya sambil mengambil paperbag yang berisi pakaian branded untuk bik Marni.


Bik Marni mengambilnya dan melihat isinya, dia tersenyum tapi berkata " maaf nona,,pakaian semahal ini tidak cocok untuk pembantu seperti saya,jadi lebih baik pakaian mahal mu ini kamu berikan pada ibu kamu " ucap bik Marni langsung meninggalkan mereka.


"kamu urus teman kamu,ibu mau masuk dulu " pamitnya pada yoga


sejak saat itu,dia tidak pernah menyukai wanita yang bernama Natasya,gadis Manja dan sombong juga suka memerintah seenaknya,itulah cap yang di pasang di kepala nya mengenai Natasya.


flashback off.


"ya ampun bik,Dita gak tau kalau kejadian sampai seperti itu " ucap Adita yang setia mendengar cerita dari Natasya


" bibik juga tidak tahu nak,dari mana yoga mendapatkan gadis seperti itu," jawab bik Marni yang tak habis pikir dengan anaknya.


"apa tanggapan yoga setelah semua itu terjadi ?" tanya Adita


"Dia tetap meyakinkan bibik kalau Natasya wanita baik baik,tapi bibik tidak pernah tanggapi,biar saja waktu yang menjawab semuanya,dan ternyata tidak lama setelah itu bibik dengar wanita itu meninggalkan yoga demi karinya dan juga demi orang kaya pilihan papanya." ucap bik Marni

__ADS_1


Adita hanya diam,dia berpikir bagaimana tanggapan bik marni tentang dirinya sebelum mengetahui bahwa bik Marni adalah ibu dari kekasihnya.


"ibu tau apa yang kamu pikirkan nak, ibu tahu dari awal bertemu sama kamu ,ibu sangat yakin kalau kamu anak yang baik," ucap bik Marni


"yah meski awalnya bibik kecewa melihat wanita pujaan anak bibik menikah dengan orang yang tidak tepat,tapi seiring berjalannya waktu bibik berpikir harus tetep melindungi kamu karena kamu wanita yang baik dan tidak pantas di sakiti " ucap bik Marni membuat wajah Adita merona seketika.


"eeh pipinya merah gitu " ucap bik Marni meledek Adita.


"iish ,bibik bisa aja,Dita tidak terbiasa di puji bik ,makanya malu " ucapnya sambil tersenyum.


Di tempat lain


" Buk, , bagaimana kabarmu buk, ,apa kamu baik baik saja ? "


"rasanya aku ingin cepat cepat bertemu kamu " ucap lirih seorang laki laki yang di taksir berusia 70 tahunan,dengan wajah penuh kesedihan diamenatap Poto seorang wanita yang telah lebih dulu meninggalkan nya ,ia meneteskan air mata sambil membelai lembut foto istrinya itu .


"Aku rasanya tidak bisa hidup tanpa kalian berdua" ucapnya lagi.


ia kembali teringat puluhan tahun yang lalu,saat istri dan anaknya masih kecil sekitar 10 tahun,mereka pergi bermain ke sebuah taman bermain ,mereka tertawa bahagia tanpa beban,tertawa lepas bahkan merasa satu satunya mereka lah pemilik dunia ini.


Tidak ada kebahagian yang mereka rasakan kecuali saling bersama satu sama lain .


"Ayaah Dita mau itu " teriak Gadis kecil yang ternyata Adita,dia menunjuk permen kapas yang berbentuk boneka hellokitty itu


"waah anak ayah pengen makan itu "


"iya yah,boleh ya " pintanya dengan puppy eyes nya membuat ayah dan ibunya tidak bisa berkata tidak.


"coba tunjukkan ke ayah bagiamana cara meminta yang baik dan sopan "


"ayah,ibu boleh tidak Adita makan permen kapas itu ?" tanya Adita dengan penuh harap ,sambil menunjuk ke arah penjual permen kapas itu.wajahnya yang tembem begitu lucu membuat siapa saja yang melihatnya akan tertarik untuk mencubit nya .


"waaah anak ibu pintar yaa , , " ucap ibunya


"ya sudah ayah belikan ya ,Dita sama ibu tunggu di sini" ucapnya


"baik ayah "


Adita dan ibu nya bermain sambil tertawa bahagia ,bayangan itu kembali terlintas di pikiran sang ayah membuatnya semakin tak kuasa menahan tangis.


"Adita anak ayahh..." lirihnya.

__ADS_1


__ADS_2