Air Mata ADITA

Air Mata ADITA
episode 71 Strategi


__ADS_3

PoV author.


Diwa sengaja menelpon Willy agar meninggal tempat itu, beralasan agar Willy cepat kembali ke kantor untuk urusan penting .


Sedangkan Didin,dia melanjutkan tugasnya untuk mengikuti Sisil,sengaja membuat video YouTube di mall itu karena target mereka ada di dalam mall itu,yang tenyata secara kebetulan mereka mendapati orang Sisil sengaja menjebak Adita di sana,dengan cepat didin merekam kejadian itu dan berhasil menyelamatkan Adita dari tuduhan maling.


"Target menuju rumah pak jaya" lapor Didin


Sisil degan rasa kesal menuju rumah sang Daddy,dia merasa jika dirinya kesal juga bad mood,dia akan lari ke sang Daddy,


sesampainya di sana Sisil masuk langsung mencari daddynya.


"Kita tidak bisaa masuk " lapor Didin


"Awasi sekitar,dan cari celah agar alat penyadap bisa masuk ke dalam sana" ucap Andi yang ikut mengawasi pergerakan lawan dari markas besar TBW.


Didin mencari cara agar bisa memasukan alat penyadap suara ke dalam rumah itu,dia melihat seorang ojol yang akan mengarah ke sana untuk menjemput ART berbelanja.


Dengan cepat didin menghentikan ojol itu dan menggantikannya dengan imbalan besar.


"Stop pak"


"Ada apa ya mas?"


"Mas ojol kan,anterin saya ke jalan xx dong"


"waduh maaf mas,saya mau jemput orderan saya ini,"


"Di mana?"


"Di rumah gedong ini mas,langganan saya,pembantu di sana mau ke pasar, belanja bulanan" jelas ojol itu.


tak lama Didin langsung membisikkan sesuatu ke telinga ojol itu,membuat ojol itu memebelalak kan matanya dan mengikuti Apa yang di inginkan oleh Didin..


"Bagaimana?" tanya didin

__ADS_1


Ojol itu terlihat ragu,namun Didin langsung mengeluarkan ID card nya dan ojol itu langsung mengangguk dan memberikan Jaket juga motornya untuk di pinjamkan.


setelah berganti pakaian,didin langsung menyamar sebagai ojol dengan mudah masuk ke dalam rumah besar itu.


tin


tin


"Eeh mas tunggu dulu ya,minim kebelet" ucap centil ART itu


Didin hanya mengangguk,


"Ayo bang" ajak ART itu setelah dari kamar mandi


"Nang,boleh Abang numpang ke kamar mandi? Abang kebelet" ucap didin


"hmm..boleh dong bang,ayok sana,lurusss lalu ke kanan ya" ucap Mimin


Didin langsung ke arah yang di tuju Mimin,dengan cepat dia berhasil masuk ke rumah itu dan melancarkan aksinya di tempat yang tidak terekam CCTV,setelah berhasil dia menaruh alat penyadap itu di suatu tempat yang aman,setelah itu dia kembali ke Mimin,untuk membawa Mimin prgi berbelanja.


"Neng,Abang ke kamar mandi lagi ya,kebelet lagi" ucap Didin


"Iih abang ini, tumben banget," ucap Mimin


"maklum Abang makan rujak tadi banyak ,jadi sakit perut!" alasan didin


"Ya sudah sana,minim tunggu di sini" ucap Mimin


Didin langsung ke kamar mandi dan langsung bergantian posisi dengan pemilik Ojol itu.


***


"uuh , , terimakasih Daddy" ucap manja Sisil terdengar dari alat penyadap yang di taruh oleh Didin.


"Iya sayang,sama sama,kalau kamu senang,anak Daddy yang di dalam perut kamu juga akan senang,bukan begitu?" ucap pak jaya

__ADS_1


"Iya dadd, , iih Daddy genit pegang pegang"


"Boleh ya,sekali lagi" bujuknya


"mm, , v kan yang lain menunggu di markas Daddy,bukanya sekarang hari yang penting?"


"Hmm, , Daddy sampai lupa,untung kamu ingetin"


"ingat dong, ayo sana pakai baju Daddy,Sisil tunggu di sini ya" ucap Sisil manja.


"Iya sayang,atau mandi bareng yuk" ajak pak jaya


"Gak mau ah,nanti mandinya lama,kan kita mau transaksi Sekarang" ucap sisil


***


"Good job, brother" ucap Andi melalui earphone nya


"jijik gue dengarnya" ucap Didin


" hahaha, derita loe "


"sialan"


"Apa Lo bilang,?"


"Iya iya..sorry"


"Sekarang,siapkan semua anggota ,kita menuju lokasi transaksi mereka" ucap Andi


"Siap bos" jawab Didin


^^^*bersambung^^^


next ketemu di bab selanjutnya

__ADS_1


salam manis Erin Kitty*.


__ADS_2