
PoV author.
Adita dan yoga kini sedang berada di gudang,mereka sedang mencari sebuah kotak berwarna hitam,di sana terdapat beberapa album foto Adita semasih kecil.
"Di mana sih , , kok gak da " keluh Adita ,dia mulai kelelahan mencari di berbagai tempat namun tak menemukan apa yang di carinya.
"di sini juga tidak ada " ucap yoga .
mereka istirahat sebentar sambil mengipas tangannya ke lehernya,
"emang penting banget ya yo?" tanya Adita ,sejak tadi dia bertanya tapi yoga tak menjawab nya.
"nanti juga kamu akan tahu miy" ucap yoga
dia bangkit kembali dan mulai membongkar semua yang ada di gudang itu,dan yoga menemukan sebuah kotak yang telah berdebu,berbentuk persegi panjang dengan ukuran yang terlihat seperti buatan tangan.
",miy, , ini apa ya ?" tanya yoga sembari membersihkan debu yang ada di kotak itu.
Aditta melihat kotak itu dan yah itu lah kotak yang di cari oleh nya .
"kamu menemukan nya Yo" ucap Adita mengambil alih kotak itu dan mencoba membukanya.
cklek
tidak susah membukanya,karena memang tidak terkunci meski memiliki sebuah gembok.
Adita dan yoga mulai membuka satu persatu isi dari kotak itu,ada saputangan,ada baju anak anak dan juga sebuah album foto,album foto itulah yang di cari oleh mereka .
"ini albumnya Yo" ucap Adita memberikan yoga album foto itu dan yoga mulai membukanya.
lembaran pertama memperlihatkan Adita yang sudah duduk di bangku SMP,dia dengan gaya bertalak pinggang membuat dengan bibir manyun membuat yoga merrasa gemas.
"gemes banget si kamu waktu kecil " ucap yoga berhasil membuat wajah adita memerah.
" iya lah itu kan lagi imut imutnya " ucap Adita yang kini mulai narsis
__ADS_1
sementara yoga fokus pada album,Adita kini fokus pada sebuah baju anak kecil yang compang samping dan ada noda bekas darah di baju itu.
"baju apaan ini,kok seram amat" ucap Adita melepas semuanya dan hendak berdiri.
namun saat berdiri tiba tiba Adita pusing,pandangannya berkunang kunang,bayangan teriakan anak kecil yang tenggelam itu kembali datang ,pada akhirnya Adita selalu pingsan.
melihat Adita pingsan,yoga sangat terkejut,dia segera memanggil bik Marni.
"buk, , ,ibu , ,cepat kesini buk " teriak yoga.
buk Marni dan mbak Jum datang dengan tergesa.
"astaghfirullah, naaak, , ada apa dengannya Yo?" tanya bik Marni
"ya Allah nyonya kenapa? " ucap Mbak Jum juga khawatir dengan keadaan bosnya.
yoga membawa tubuh adita ke kamarnya,di menyuruh bik Marni mengambil minyak kayu putih agar Adita cepat sadar.
lima menit setelah Adita pingsan dia mulai membuka matanya perlahan ,
Adita bangun dan mendapati dirinya di atas kasurnya .
"waahh,,, aaawh " Adita merasa sakit di kepalanya setiap kali bayangan itu datang menghampirinya.
"pelan pelan sayang,jangan di paksakan ,kamu harus istirahat " yoga begitu khawatir dengan keadaan Adita,
"nak coba kamu minum ini,biar kamu lebih enakan " ucap bik Marni memberikan segelas teh hangat untuk Adita.
"terimakasih bik " ucap Adita
bik Marni duduk di pinggir ranjang Adita, sedangkan yoga duduk di kursi dekat ranjang itu,
"oh ya Yo,apa kau sudah menemukan apa yang kamu cari? " ucap Adita ,dia masih memikirkan apa yang yoga ingin ketahui.
"jangan bahas itu,lebih baik kamu istirahat saja,biar itu semua aku yang mengurusnya,maafkan aku ya sudah membuatmu seperti ini!" ucap yoga merasa bersalah ,dia menggenggam tangan Adita dan menciumnya di depan bik Marni
__ADS_1
Adita menggeleng ," Yo, , ada ibu kamu loh" tegur Adita merasa tidak enak dengan bik Marni
"Tau nih,kamu tidak menganggap ibu ya, bermesraan di depan ibu sendiri,kamu tidak sopan yoga " canda bik Marni sambil tersenyum.
dia merasa bahagia melihat yoga anaknya mendapatkan cintanya dan dia merasa senang melihat Adita yang menerima yoga apa adanya.
yoga hanya menggaruk tengkuknya kikuk,serta senyum mengembang dari bibirnya,membuat Adita merasa bahagia.
"ya sudah kamu istirahat ya,bibik akan masak sup buat kamu " ucap bik Marni seraya bangkit dari tempat duduknya.
Adita mengangguk sambil memejamkan matanya,.
"yah ,aku tidak di anggap di sini?" ucap yoga merasa Adita tidak menghiraukan dirinya.
Adita membuka matanya dan mengingatkan yoga agar pekerjaan nya cepat terselesaikan .
"bukanya kamu yang menyuruhku istirahat,? kerjakan saja apa yang belum kamu selesaikan Yoo," ucap Adita pada yoga..
yoga pun mengangguk dan hendak pergi,tapi tangan Adita menghentikan dirinya.
"Apa lagi,tak rela aku tinggal?" goda yoga sambil mengedipkan matanya.
"terimakasih" ucap Adita.
entah mengapa Adita mengucapkan terimakasih,yoga me dekat dan mengecup singkat kening Adita.
cup
" kamu istrirahat ya ,jika ada apa apa telpon aku langsung" ucap yoga.
setalah itu yoga keluar dan hendak mencari Didin.
"aku akan menyelesaikan semuanya miy,sebelum hari pernikahan kita ,akan ku pastika semuanya akan selesai tepat waktu " gumam yoga sebelum membuka pintu,dia sempat melirik rumah itu dan kembali menatapku sebuah foto yang di dapatkan di dalam kotak yang tadi di temukan nya .
dia yakin ada sesuatu di balik kejadian yang menimpa Adita dan juga keluarga darma.
__ADS_1
*****