Air Mata ADITA

Air Mata ADITA
episode 85 Berita utama.


__ADS_3

"Jadi ? apa mungkin orang yang aku liat tadi memang benar benar mas Willy?" pikirnya lagi yang saat ini sudah berada di kamarnya.


Adita tidak fokus untuk meneruskan tulisannya,dia kepikiran dengan perkataan bik Marni.


"Kenapa bik Marni lebih dulu tahu segalanya dari pada aku" tanyanya dalam hati.


"apa mas Willy kembali tinggal di rumah itu?" fikirnya lagi


saat lagi fokus pada pikirnya sendiri,tiba tiba ponselnya berdering


"hallo,"


"Kamu belum tidur?" tanya yoga.


"Belum,"


"Apa ada yang membuatmu kepikiran?" tanya yoga lagi.


"Tidak Yo,tidak ada " kilahnya


" cepatlah tidur ,besok kita akan sibuk sekali," ucapnya tidak ingin Adita memikirkan sesuatu yang membuatnya tidak bisa istirahat.


"Iya iya bawel,ini juga mau tidur " ucap Adita menutup laptopnya dan mulai berbaring .


"Jangan bohong ya ,aku punya Indra ke enam ,aku tahu kamu tidur atau tidak, kalau tidak ? apa aku perlu meninabobokan kamu? " goda yoga .


"Haish, apaan sih,ya sudah ini udah tidur " jawab Adita langsung mematikan ponselnya.


Di sisi lain


"Yah ,langsung di matikan!" grutunya.


Yoga kembali menelpon seseorang.


"Buk, makasi ya" ucap yoga setalah panggilan di angkat


"Iya nak sama sama,maafin ibu ya, ibu keceplosan tadi " sahutnya dari seberang sana


"iya gak apa apa , lain kali hati hati ya,yoga masih cari cara untuk memberi tahu Adita semuanya" ucap yoga yang memang kepikiran tentang semua ini,


Lambat laun Adita pasti curiga dengan mereka dan siapa mereka sebenarnya.


"ya sudah ibu istirahat ya,jaga kesehatan,dan terimakasih ibu sudah berkorban banyak buat yoga " ucap yoga


"sudah seharusnya ibu lakukan ini demi anak ibu," balasnya.


"ya sudah buk, assalamu'alaikum.."


"Waalaikumsalam"


Setelah kepergian Adita tadi,bik Marni langsung menelpon yoga dan memberitahu nya , dan yoga langsung menelpon Adita,dia khawatir Adita akan kepikiran dan membuatnya tidak bisa istirahat.


Keesokan harinya.


Ddrrr


Dddrrrt


Ponsel Adita kembali berdering,kali ini dari sahabatnya Mei.

__ADS_1


"hallo Mei, , apa kabar loe?" tanya Adita sumringah tumben tumbenan Mei menelpon nya.


pertemuan terakhir mereka saat pernikahan Mei yang tidak author publish ...hehe


" Loe yang apa kabar,sudah tidak menganggap gue sahabat ya? sampai berita sebesar itu loe tidak sharing ke sahabat yang terbuang ini ,hik, , hik..!" Mei protes pasalnya Adita tidak memberitahu tentang dirinya yang akan manjadi pemeran utama dalam film nya.


"maaf Mei,semuanya tiba tiba,dan ini belum belum dua Minggu kok ,gue di kabari dan langsung tanda tangani kontrak habis situ langsung shooting." jelasnya.


"Waah,sahabat gue Artis sekarang ya ". ucapnya


"Apaan sih,jangan gitu,nanti gue besar kepala"


"oh ya ,loe ada apa tumben?" Tanya Adita


"Oh ya gue sampai lupa,loe sudah lihat berita? Ada loe sama yoga tuh di berita utama ,makanya gue tau loe artis sekarang dan langsung menelpon ,apa itu loe atau cuma mirip aja. ? " tanya Mei langsung ke topik


"Apa? berita apaan ? gue gak tau?" ucap Adita


"coba loe cek,nih gue kirim link beritanya " ucap Mei


Tut


tut


setelah mematikan ponselnya,Adita mengecek link yang di kirim oleh Mei.


"Astaga, ,. ,kerjaan siapa ini?" kaget Adita melihat foto candidnya bersama yoga,dia segera mencari nomer yoga,tapi suara mobil menghentikan dirinya .


"Nah tuh anak nya,untung cepat sampai " ucap Adita bergegas keluar ,dia hanya menyambar tas nya saja.


"Assalamualaikum, Mi " sahut yoga


"Kalian sudah datang,ayok sarapan " ajak bik Marni dan mereka langsung ke ruang makan.


"Wah,enak nih " ucap yoga mengambil nasi dan lauk.


Belum sempat memasukkan nasi ke dalam mulutnya Adita datang .


"Hei,kerjaan siapa ini?" tanya Adita menyodorkan ponselnya yang berisi berita itu.


"Mana aku tahu " jawab yoga santai


Didin pun sama dia hanya mengangkat kedua bahunya dan melanjutkan sarapannya.


"Hei aku bicara sama kalian berdua" ucap Adita lagi.


" duduk dulu mi, duduk " ucap yoga


Adita pun menurut dia duduk dengan kesal,dia tidak marah dia hanya malu fotonya di pasang di berita tanpa sepengetahuan dirinya.


"Nih,makan dulu biar tenang," ucap yoga menyodorkan piring dan makanan ke depan Adita.


Melihat Adita diam saja,yoga mulai menggodanya lagi.


"Mi, , sarapan dong,atau mau calon suamimu ini menyuapimu" godanya


"Ma,Mi,Ma,Mi, , nanti orang salah paham yoga"


"lagian apa salahnya aku panggil mi,kan itu nama kamu DITAMI,mama pena kamu, Lagian kamu gak tau apa, nama itu yang bakal jadi nama kamu dari sekarang dan seterusnya karena orang mengenal nama DITAMI Bukan Adita Prayoga " jelas yoga.

__ADS_1


"ukhuk, , , ukhuk, , " Didin terbatuk mendengar ocehan sahabatnya itu


"Kenapa loe?" tanya yoga


"Huh, Adita Prayoga,preeet, , dia akui aja belom " ocehnya


"Diem loe,gak tau apa lagi usaha " jelas yoga sedikit berbisik


"kalian kenapa? " Tanya ayah Adita


"Selamat pagi ayah?" sapa keduanya.


"pagi, kalian kenapa?" tanya nya lagi


"Gini yah,nih mbak dita marah marah karena ada paparazi yang mengunggah berita Entang yoga dan mbak dita,"


"Oalah,wajar to nak,kamu kan orang yang lagi di sorot sekarang,jadi tidak heran,dan yang kamu harus lakukan memang harus menjaga cara tata cara kamu mulai sekarang,ucapan kamu ,tingkah laku kamu,dan apapun ,karena sedikit kesalahan kamu akan menjadi maslah besar nantinya " ucap ayah mengingatkan anaknya


"hmm, ,btul itu " ucap yoga masih mengunyah makanannya.


"Tapi yah,beritanya , , , "


"mbak ,apa salahnya berita itu, yoga gak keberatan kok,kalau itu juga jadi kenyataan " celetuknya


"Yogaaa " kesal Adita merasa Malu di goda di depan ayahnya.


bik Marni hanya tersenyum sambil menyuapi Mia yang memang tidak pernah rewel sama sekali.


setalah sedikit drama perdebatan di meja makan ,kini mereka sudah berada di lokasi shooting.


"Hari ini aku harus memastikan itu beneran Willy atau tidak " ucap Adita dalam hatinya.


Adegan shooting kali ini di lakukan ola kedua tokoh utama,yaitu Adita dan yoga.


Adegan yang di ambil adalah adegan di mana yoga meyakinkan Adita untuk bersamanya,yoga menatap Adita lekat dengan penuh perasaan,memegang tangannya dan membelai wajahnya dan hendak menciumnya.


dug


dug.


jantung Adita berdetak kencang,pasalnya tiap kali Adita berada sedekat itu dengan yoga ,dia merasa bagai seorang atlit lari maraton.


"Tahan beberapa detik " ucap pak sutradara berteriak


"Camera dua ,ambil gambar jadi jarak dekat " teriaknya lagi.


Camera dua pun berpindah ke arah samping untuk lebih dekat dengan sang artis .


Tanpa di sengaja Willy yang memang sengaja bersembunyi dari Adita melihat adegan itu saat camera dua pindah tempat .


Degh


Bagai di tusuk ribuan pisau ,Willy begitu sakit melihat adegan itu,itu hanya adegan ,bagaimana jika itu memang yang sebenernya?


"Dita," lirihnya merasa dunianya runtuh untuk kesekian kalinya


^^^Bersambung...^^^


^^^kasi semangat buat author dengan cara like,Komentar,dan juga kasi vote juga masukin karya author ke liat favorit kalian...^^^

__ADS_1


__ADS_2