Air Mata ADITA

Air Mata ADITA
episode 93 Natasya.


__ADS_3

PoV Adita


"Tidak, , , jangan , , tolong, , aaaaarhh "


"Mau kemana anak manis,sini temani Abang hahaha " tawa sekelompok orang yang lagi mendekat ke arah seorang gadis yang lagi ketakutan di pinggiran sungai .


Byuuur


Terlihat seorang gadis kecil berguling guling di tengah sungai yang airnya sangat deras,anak kecil itu mengangkat tangannya dan perlahan semua gelap.


"Aaaark " aku terbangun dengan nafas terengah engah.


"huh, cuma mimpi " Segera ku ambil ponselku yang ku taruh di samping nakas, jam menunjukan pukul 03.00 .


Pikiranku kembali melayang ke cerita Didin yang menceritakan tentang seorang anak kecil yang hanyut di sungai dan menghilang sampai sekarang.


"Ada apa denganku" gumamku


aku berfikir mungkin aku hanya kepikiran dengan ucapan Didin sampai sampai semua ucapannya terbawa mimpi.


untuk mengembalikan ketenangan hatiku aku, aku beranjak dari tempat tidur menuju kamar mandi,aku ambil air wudhu untuk sholat tahajjud.


Setelah solat aku merasa sedikit tenang dan berjalan ke arah kamar bik Marni untuk melihat Mia,karena semenjak shooting aku selalu pulang malam dan Mia sudah dalam keadaan tidur pulas dengan bik Marni.


Ku lihat wajah lelah bik Marni membuatku merasa bersalah,terlebih saat dia adalah ibu dari yoga.


"Bik maafin Dita ya,selama ini Dita tidak tahu kalau bibik ibunya yoga,maafin Dita " ucapku seolah olah bik Marni mendengar ucapanku.


"bik makasi ya selama ini sudah menjaga Dita dan juga menjaga Mia dengan sepenuh hati ,bibik bagaikan malaikat untukku " ucapku lagi


Aku berdiri sebentar sebelum keluar dari kamar itu ,aku tidak melanjutkan tidurku melainkan aku memilih untuk menulis capture demi capture dari bab novel baruku sampai subuh berkumandang aku baru menyelesaikan bab bab novel yang akan terbit untuk 2 hari kedepan.


Berhubung aku bangun pagi,aku memilih untuk memasak di dapur.


" nak,tumben kamu bangun pagi banget ? gak bisa tidur? " tanya bik Marni yang menghampiri ku.


"iya bik,tadi Dita bangun jam 3 terus gak bisa tidur lagi " ucapku


"ada yang membuatmu kepikiran?" tanya bik Marni


Ingatan ku kembali pada mimpi brukku,namun tidak ingin ku ceritakan


"tidak bik, hanya susah tidur aja belakangan ini " ucapku berbohong


" Mungkin kamu kecapekan " ucap bik Marni yang mulai membantuku membuat sarapan pagi


" oh ya bik,maafin dita ya " ucapku

__ADS_1


"maaf untuk apa?" tanya bik Marni.


aku mendekat dan memeluknya" maafin Dita selama ini Dita gak tahu kalau bik Marni ibunya yoga ,da maafin Dita selalu merepotkan bibik salam urusan Mia " ucapku merasa bersalah.


"loh kenapa minta maaf?" tanya bik Marni


"ini sudah menjadi tugas bibik sejak bekerja di rumah Willy " ucapnya


aku melepaskan pelukanku dan menarik bik Marni untuk duduk.


"Bik jika hari ini bik Marni mau pulang,Dita gak apa apa bik,Dita akan cari assisten rumah tangga baru untuk merawat Mia dan juga bantu bantu di sini,sepeti kata yoga tugas Bibik sudah selesai sekarang " ucapku merasa sudah waktunya melepas bik Marni .meski akan sangat kesulitan mencari assiten rumah tangga yang pas untukku dan juga untuk merawat Mia.


bik Marni menggenggam tanganku.


" Bibik tidak akan kemana mana,bibik akan tetap tinggal di sini," ujarnya


" jika nanti bibik ingin pulang,bibik akan pulang " ucapnya lagi


aku mengiyakan keputusan bik Marni,hanya saja aku tidak tega jika harus membuat bik Marni melakukan segala sesuatu nya sendiri,untuk itu aku tetap akan mencari asisten rumah tangga untuk membantu ku di rumah.


"tapi bik ,Adita akan tetap untuk mencari Art untuk membatu pekerjaan rumah," pintaku


"iya nak,itu terserah kamu saja " ucapnya.


Tak lama kami berbincang suara klakson mobil yoga datang,seperti biasa aku pergi ke lokasi shooting bersama dengannya.


PoV author


Di lokasi


kegiatan shooting di lakukan di dekat sungai, Adita dan yoga kali ini sedang beradu acting, mereka layaknya anak kecil yang lagi bermain air dan ujung ujungnya Adita terjatuh dan di bantu yoga.


"kerja bagus Ditami " ujar pak sutradara


"kerja bagus Yo,oh ya ada seseorang yang sejak tadi menunggumu,dia ada di ruang staf " ucap pak sutradara pada yoga.


"siapa pak? " tanya yoga


"tidak tau,tapi katanya kau pasti ingin menemuinya " ucapnya lagi kemudian pergi sambil menepuk pelan pundak yoga.


"Bantar ya mi " ucap yoga


Adita yang penasaran pun mengikuti yoga ke ruang staf,terlihat Didin sedang berusaha mencegah seorang wanita yang ingin menemui yoga,


"hei, Kutu kupret ngapain sih pake datang segala" ucap didin sambil memegang tangan wanita itu


"Gue mau ketemu yoyo,urusan gue sama dia belum kelar " ucapnya.

__ADS_1


melihat kedatangan yoga,wanita itu senangnya bukan main.


"Yoyo, , ," teriaknya mendorong didin dan langsung memeluk yoga .


Adita hanya diam melihat kejadian itu,dia berfikir mungkin itu fans fanatik dari yoga,makanya bersikap seperti itu.


"Sya, , lepasin sya gak enak di liat orang " ucap yoga berusaha melepas pelukannya


"gak ,aku gak mau, , " ucapnya.


"dasar mak lampir ,keras kepala " kesal Didin meninggalkan mereka.


Adita duduk di kursi tempat dia beristirahat,namun dengan jelas bisa melihat yoga yang kini sedang duduk sambil berbicara,entah apa yang di bicarakannya Adita tidak cukup mendengar.


"Yo, kenapa kamu diam saja,kamu tidak senang aku datang lagi,aku kembali yoyo " ucapnya memegang tangan yoga.


yoga langsung melepaskan tangan itu seraya berkata " cukup sya, lebih baik kamu pulang saja" ucapnya berdiri


"Tidak Yo, , tidak, , aku datang untuk kembali yoyo ,aku kembali " ucapnya memegang tangan yoga


Yoga berhenti sejenak,sebelum melanjutkan ucapannya.


" Sudah terlambat sya,lebih baik kamu pulang sebelum aku mengusirmu " ucap yoga lagi


grep


wanita itu memeluk yoga sambil menangis " aku gak mau yo, aku datang kembali ke Indonesia untuk kamu,aku datang untuk kembali dengan mu,dan aku meninggalkan semua mimpi mimpiku hanya untuk kembali sama kamu seperti dulu lagi " teriaknya


degh


Adita mendengar semua itu langsung mendongakkan kepalanya dan menatap keduanya,bukan hanya Adita para staf pun tak luput memandang mereka dengan tatapan penuh tanda tanya.


Wanita itu memeluk yoga dari belakang,yoga berbalik arah dan memegang kedua bahu wanita itu.


"Natasya dengar, sejak kepergian mu dulu,aku sudah menganggap kita sudah tidak ada hubungan apa apa lagi ,jadi aku minta jangan buat waktumu sia sia di sini,lebih baik kamu pergi " ucapnya langsung meninggalkan Natasya.


"Gak,, Yo jangan pergiiii , , ,. !" teriaknya sambil menangis.


Yoga hanya diam meninggalkan ruangan itu,melewati Adita begitu saja tanpa suara.


"Siapa wanita itu ? " pikir Adita


Tak lama Yoga kembali membuat wanita itu menghentikan tangisnya


"yoyo,kamu kembali!" ucapnya senang


"haish, kenapa mbak pake ketinggalan segala sih , " ucapnya menarik tangan Adita meninggalkan ruangan itu.

__ADS_1


__ADS_2