Air Mata ADITA

Air Mata ADITA
episode 28 siapakah di video itu?


__ADS_3

PoV Adita


Aku bergegas ke kamar mandi,memeriksa semua tas dan juga gelang yang sempat aku buka saat hamil kemarin,


deg


Entah mengapa hatiku begitu teriris melihat gelang dan tas yang persis sama dengan wanita yang aku tabrak tadi,


aku pasti tak salah lihat,semua mirip hanya beda warna di tas nya,namun gelang sudah ku pastikan memang sama persis.


Tapi mungkinkan itu memang kebetulan?


tapi kalau kebetulan gak mesti sama dengan tas dan juga gelang,aah entahlah aku sungguh pusing, terlebih akhir akhir ini mas Willy selalu menomersatukan aku dan juga anakku,apapun yang aku lakukan saat aku butuh dia dia pasti akan selalu ada buatku,untuk mencurigai nya rasanya tidak pantas.


"Ya sudah lah aku tak akan curiga,mungkin itu memang kebetulan saja" ucapku Masih tetap berfikir positif.


aku bergegas ke kamar Mia melihat Mia apakah masih tidur atau sudah bangun,dan ternyata dia masih tidur,aku kembali ke kamarku berhubung masih sore mas Willy akan pulang malam,aku melanjutkan tugas ku berselancar di aplikasi noveltoon untuk melanjutkan halusinasi ku, Hobby di bayar memang sangat menyenangkan,sampai saat ini mas willy tak tahu aku mendapatkan bayaran dari noveltoon,namun untuk berkarya ingin punya novel dia memang tahu dan mendukung,bayaran dari novel yang aku dapatkan akan aku pergunakan suatu saat nanti jika aku butuh,untuk skrng aku tak kekurangan uang sama sekali,jadi aku cukup untuk menggunakan uang dari suamiku untuk kebutuhan sehari hariku.


**


malam harinya aku seperti biasa makan malam sendiri,aku tak sanggup untuk menunggu mas Willy,karena sejak melahirkan aku tak tahan menahan lapar sampai jam 10 malam,


"nyonya, tuan belum pulang lagi" tanya bik Marni selaku Assisten rumah tangga ku


"Belum bik, mungkin pulang tengah malam lagi" ujarku menyantap makanan ku.


"Oh ya kalian sudah makan?" tanya ku pada bik Marni dan Susan selaku baby sitter ku


"habis ini makan di belakang" ujar bik Marni


"Baiklah,jika begitu nanti kamu panggil Susan ya kalau saya sudah ke atas"


"Iya nyonya"


"eem.,.nyonya ..an-nu, , ,eemm , , "


"kenapa bik? ada apa? " tanyaku pada bik Marni yang tiba tiba terlihat gugup .

__ADS_1


"mm..gak jadi nyah..gak apa apa" ucapnya


"kamu ada apa? mau izin cuti kah? mau pinjem uang kah? atau apa?" tanya ku menatap bik marni


Dia menggeleng" terus apa bik?, jangan bikin aku penasaran deh" ucapnya.


bik Marni tiba tiba menarik tanganku,mau tak mau aku mengikuti langkahnya menuju belakang,tepatnya di laundry room.


"eeh bik ada apa? kenapa bawa aku kesini" ucapku


Bik Marni terlihat melihat situasi,setalah di rasa aman ,dia mengambil sebuah kemeja dan juga celana.


"maaf sebelumnya nyah,bukan maksud bibik lancang atau apa,bibik cuma mau memastikan aja, ini kemeja dan celana punya tuan kan?" tanyanya tiba tiba memberikan ku Jemaja putih dan celana hitam milik mas Willy


Aku mengambilnya dan melihat," iya benar ini punya mas Willy,lantas ada apa?" tanyaku masih bingung.


bik Marni mengambil kembali dan membuka kemeja itu,di bagian depan nya ada bekas listrik berwarna maroon,dan juga di celana bagian ************ ada noda putih yang lebih mirip ingus kering.


Degh


jantungku berdetak kembali dengan cepat,mungkin apa yang aku rasakan saat ini itu yang di rasakan bik Marni melihat noda itu .


"Dan ini noda apa?" tanya ku lagi memegang celana di tangan kiri.


"Maaf nyonya,itu juga yang saya mau tanyakan,soalnya bibik gak pernah liat nyonya memakai lipstik dengan warna cerah kaya gitu" ujarnya


"Jadi maksud kamu mas Willy selingkuh" ucapku dengan sedikit berteriak


"Aduuh, , ssst jangan kencang kencang nyonya,nanti ada yang denger,bukan , , bukan itu maksud bibik,bibik tadi pagi ambil cucian kotor di kamar nyonya,biasanya kan kalau tuan pulang malam selalu lepas baju kotornya di bak cucian dekat pintu kan,terus kan bibik yang semalam buka pintunya dan kunci gerbang,nah pas bibik balik luar udah kunci sesuai pintu,bibik liat tuan naruh pakaian itu,terus paginya bibik ambil dan liat itu langsung" jelas bik Marni dengan sangat hati hati ,dia seolah takut tiba tiba suamiku pulang,atau susan mendengarnya.


"berarti aku harus selidiki semua ini" ucapku


"Maafin bibik ya nyonya,bukan maksud bibik apa apa,cuma bibik gak mau nyonya kaya dulu lagi,di sakitin lagi" jelas Bik Marni.


"Iya bik,aku percaya sama bibik,makasi ya udah kasi tahu,nanti aku akan selidiki semuanya,terlebih saat tadi siang di mall aku sudah curiga sama mas Willy" ujarku


"Sudah curiga gimana? " tanya bik Marni.

__ADS_1


aku melepas kemeja dan celana itu dan menarik bik Marni keluar,dan membawanya ke kamarnya untuk bicara,sejak dulu bik Marni memang sangat perhatian sama aku,dia bahkan tahu apa yang terjadi dalam rumah tangga ku.


Di kamar aku menjelaskan apa yang menjadi beban pikiran ku saat siang tadi ,bik Marni terlihat mengangguk paham apa yang aku katakan.


"Jadi gitu ceritanya bik, terlebih tadi bibik kasi tahu aku soal kemeja dan celana itu,aku makin yakin ada yang mas Willy sembunyikan dari aku" ucapku .


"Sabar nyah,bibik yakin pasti ada jalan keluar dari masalah ini" ucapnya


"ya sudah bik,bibik makan aja ya,masalah ini biar kita aja yang tahu, termasuk Susan gak boleh tahu" ucapku pada bik Marni


"Iya nyonya , , bibik paham" ucapnya


setelah itu aku kembali ke kamar setelah melihat Mia tertidur pulas,


tik


setetes air mataku kembali mengalir di pipiku,Huh rasnya aku sangat cengeng jika mengenai cinta,aku terlalu mencintai suamiku sampai perasaan ku seperti ini saat mencurigainya,belum dapat bukti apa apa aku sudah mewek seperti ini,apalagi jika benar itu semua terjadi,semoga saja semuanya kebetulan.


Hampir jam 12 malam,aku tak bisa tidur mengingat kejadian tadi siang dan malam tadi di laundry room,baru kali ini setelah beberapa bulan aku tak merasakan kecurigaan yang kuat pada suami,tapii hari ini aku sangat curiga dengan nya,bahan aku menerka dia berselingkuh lagi di belakang ku.


"mas, ,kamu harus jelasin semuanya" ucapku dalam hati


ku rebahkan tubuhku dan ku pejamkan mataku,namun tetap tak bisa membawa ku terlelap,yang ada bayangan suamiku yang tidak tidak terlintas dalam benakku.


Beberapa menit kemudian ,ponselku berbunyi


Ting


"Eeh siapa yang kirim pesan malam malam gini?" ujarku mengambil ponselku.


( Dita,suami loe bukan )isi pesan mei mengirim sebuah video singkat .


Melihat video itu rasanya tak mungkin di video itu mas willy,tak mungkin mas Willy seperti itu.


next


video siapakah itu??

__ADS_1


yuks bahas di bab selanjutnya.


__ADS_2